Belenggu Kita ini satu nama Namun punya pelbagai kasta Kastaku lagi mulia dari kastamu Jalan guruku jalan sunnah Aku betul kamu sentiasa salah Susah benarkah kebenaran itu Sedang sangkaan itu suatu belenggu Beban tak terlerai dek fanatiknya Si penaqlid buta Konon maksum si Mujtahid Agong Padahal iktiraf itu tidak datang dari Yang empunya tauliah = Rasul Mustofa; Yang benar itu kembarnya bukti Yang batil itu menyangka-nyangka Meski 1000 manusia berkata-kata Tahi tak kan bertukar menjadi Permata Bukan Mujtahid gelaran di kejar Melainkan SOLIHIN, SYUHADA, SIDDIQIN Maka terlepaslah belenggu jadian Ringanlah bebanan di punggung Bebas mengabdi pada Yang Tunggal Si Wajibul Wujud Hanif, juga Mukhlis. ~ KAS 21 Apr 2018 10:49pm~
An-Nahl (16) : 64 وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ إِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِى اخْتَلَفُوا فِيهِ ۙ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ ● Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat MENJELASKAN kepada mereka apa yang mereka PERSELISIHKAN itu dan menjadi PEMBIMBING dan RAHMAT bagi kaum yang beriman. ●