Navigate

Carian

Selasa, 26 Januari 2016

Apa yang di tundukkan (SAKHKHARA) kepada Manusia

Apa yang di tundukkan kepada Manusia ?

(Date written : 25 Jan 2016)
(Last update : 30 Jan 2016)

Intro

Di dalam Al-Quran, Allah menyatakan banyak makhluk yang di tundukkan kepada kita manusia.

Apakah yang di tundukkan dan siapa yang di tundukkan dan mengapa di tundukkan dan bagaimana di tundukkan kepada manusia ?

Apa makhluk (ciptaan zahir) yang di tundukkan kepada manusia ?

1) Air 

Ibrahim : 32

اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ الْفُلْكَ لِتَجْرِىَ فِى الْبَحْرِ بِأَمْرِهِۦ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ الْأَنْهٰرَ

● Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan AIR dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air itu berbagai hasil tumbuh-tumbuhan menjadi rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu, berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai. ●

Siapa tak tau apa guna Air itu sengal.

2) Api

Ta Ha : 10

إِذْ رَءَا نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوٓا إِنِّىٓ ءَانَسْتُ نَارًا لَّعَلِّىٓ ءَاتِيكُم مِّنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

● Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat API (NAR), mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". ●

Api kita guna untuk memanaskan badan (unggun api di negara sejuk), memasak makanan dan pelbagai kegunaan lagi.

3) Matahari dan Bulan, Malam dan Siang, Bintang-bintang

Ibrahim : 33

وَسَخَّرَ لَكُمُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ دَآئِبَيْنِ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ

● Dan Dia telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) (pula) bagimu MATAHARI dan BULAN yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) MALAM dan SIANG. ●

An-Nahl : 12

وَسَخَّرَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ وَالنُّجُومُ مُسَخَّرٰتٌۢ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

● Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan BINTANG-BINTANG (AN-NUJUM) itu DITUNDUKKAN (MUSAKHKHARAH) (untukmu) dengan perintah (AMR)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (AYATI) bagi kaum yang MENG'AQALI (YA'QILUN). ●

Bintang atau gugusan bintang untuk mengetahui arah jalan.

Matahari dan Bulan untuk mengetahui bilangan hari, bulan dan tahun.

Matahari di siang hari untuk melihat dan mencari rezeki, malam untuk berehat.

Semua di atas ini ada di sebut dalam Al-Quran.

4) Lautan dan Sungai dan apa yang di dalamnya - daging ikan, binatang laut, perhiasan dan lain2.

An-Nahl : 14

وَهُوَ الَّذِى سَخَّرَ الْبَحْرَ لِتَأْكُلُوا مِنْهُ لَحْمًا طَرِيًّا وَتَسْتَخْرِجُوا مِنْهُ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ مَوَاخِرَ فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

● Dan Dialah, Allah yang MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya DAGING (LAHMAN) yang segar, dan kamu mengeluarkan dari lautan itu PERHIASAN (HILYATAN) yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari kurnia-Nya (FADHLIHI), dan supaya kamu bersyukur. ●

5) Tumbuh-tumbuhan dan Tanaman

An-Nahl : 13

وَمَا ذَرَأَ لَكُمْ فِى الْأَرْضِ مُخْتَلِفًا أَلْوٰنُهُۥٓ ۗ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايَةً لِّقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ

● dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia mengembang-biakkan untuk kamu di bumi ini yang berlain-lainan macam warnanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat TANDA / BUKTI (AYATAN) bagi kaum yang mengambil pelajaran. ●

6) Binatang-binatang darat

Al-Hajj : 36

وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَكُم مِّن شَعٰٓئِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَآفَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ ۚ كَذٰلِكَ سَخَّرْنٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

● ... Demikianlah Kami telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur. ●

Ya Sin : 72

وَذَلَّلْنٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ

● Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan. ●

Ya Sin : 73

وَلَهُمْ فِيهَا مَنٰفِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ

● Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur? ●


7)  Kenderaan di Lautan dan Daratan

Az-Zukhruf : 12

وَالَّذِى خَلَقَ الْأَزْوٰجَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُم مِّنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعٰمِ مَا تَرْكَبُونَ

● Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi. ●

Al-Jasiyah : 12

اللَّهُ الَّذِى سَخَّرَ لَكُمُ الْبَحْرَ لِتَجْرِىَ الْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِۦ وَلِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

● Allah-lah yang MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) lautan untukmu supaya KAPAL-KAPAL (AL-FULKU) dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia -Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur. ●

Az-Zukhruf : 13

لِتَسْتَوُۥا عَلٰى ظُهُورِهِۦ ثُمَّ تَذْكُرُوا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا سُبْحٰنَ الَّذِى سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُۥ مُقْرِنِينَ

● Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: "Maha Agung DIA yang telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, ●

SUBHANALLAZI SAKHKHARA LANA HAZA WA MA KUNNA LAHU MUQRINIIN.

8) Gunung (kepada Nabi Daud dan manusia zaman kita ini)

Sad : 18

إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُۥ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِىِّ وَالْإِشْرَاقِ

● Sesungguhnya Kami menundukkan GUNUNG-GUNUNG (AL-JIBAL) untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi, ●

Dah ada pelbagai jentera untuk tarah bukit dan gunung membuat pelbagai bangunan dan lain-lain keperluan. Kita sudah menundukkan gunung.

9) Burung (hanya kepada Nabi Daud dan Sulaiman)

Sad : 19

وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً ۖ كُلٌّ لَّهُۥٓ أَوَّابٌ

● dan (Kami tundukkan pula) BURUNG-BURUNG (AT-T°AIR) dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada Allah. ●

10) Besi (Nabi Daud dan juga manusia zaman kita)

Al-Anbiya : 80

وَعَلَّمْنٰهُ صَنْعَةَ لَبُوسٍ لَّكُمْ لِتُحْصِنَكُم مِّنۢ بَأْسِكُمْ ۖ فَهَلْ أَنتُمْ شٰكِرُونَ

● Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju BESI untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah). ●

11) Apa sahaja yang ada di daratan dan di lautan

Al-Hajj : 65

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِى الْأَرْضِ وَالْفُلْكَ تَجْرِى فِى الْبَحْرِ بِأَمْرِهِۦ وَيُمْسِكُ السَّمَآءَ أَن تَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِۦٓ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

● Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) bagimu apa yang ada di bumi dan BAHTERA (AL-FULK) yang berlayar di lautan dengan perintah (AMR)-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia. ●

12) Apa sahaja yang di langit dan apa sahaja yang di bumi

Luqman : 20

أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُۥ ظٰهِرَةً وَبَاطِنَةً ۗ وَمِنَ النَّاسِ مَن يُجٰدِلُ فِى اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتٰبٍ مُّنِيرٍ

● Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) untuk mu APA (MA) yang di LANGIT dan APA (MA) yang di BUMI dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya zahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan atau bimbingan dan tanpa Kitab yang menerangkan. ●

Al-Jasiyah : 13

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

● Dan Dia telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) untukmu APA.yang di langit dan APA yang di bumi SEMUANYA (JAMI'A), dari-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat TANDA-TANDA / EVIDENCES (AYATI) bagi kaum yang berfikir. ●


Apa AMR (ciptaan batin) yang di tundukkan kepada manusia ?

(Tidak Nampak di Mata, namun boleh di ukur dan di rasa)

1) Angin (kepada Nabi Sulaiman dan juga manusia zaman kita ini - kapal terbang)
.
Al-Anbiya : 81

وَلِسُلَيْمٰنَ الرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِى بِأَمْرِهِۦٓ إِلَى الْأَرْضِ الَّتِى بٰرَكْنَا فِيهَا ۚ وَكُنَّا بِكُلِّ شَىْءٍ عٰلِمِينَ

● Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman ANGIN (RIIHA) yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. ●

Sad : 36

فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِى بِأَمْرِهِۦ رُخَآءً حَيْثُ أَصَابَ

● Kemudian KAMI TUNDUKKAN (SAKHKHARNA) kepadanya ANGIN (RIIHA) yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya, ●

Zaman sekarang, Angin ini pun dapat kita manusia tundukkan dengan penciptaan kapal terbang, jet dan roket.

(Sila baca -
http://cahayapalingbaik.blogspot.my/2015/12/nabi-sulaiman-dan-kapal-terbang.html?m=1)


2) Tenaga

Kita sudah memahami Tenaga Elektrik, Arus Elektrik yang membolehkan kita membuat pelbagai Alat-alat Elektrik dan Elektronik Kegunaan kita - Peti Ais, TV, Lampu, Air-Cond, Komputer dan sebagainya.

Kita juga sudah memahami Tenaga Elektromagnet, sudah memahami Tenaga Gelombang boleh membawa data-data dan arahan-arahan dan sebagainya - maka terciptalah Handphone, Smartphone, Telefon dan alat-alat telekomunikasi yang lain.

Berdasarkan deduksi dari banyak ayat-ayat Allah, inilah sebahagian AMR / Pelaksana Arahan (suatu TENAGA atau ENERGY) yang Allah telah tundukkan kepada kita.

(Sila baca -
http://cahayapalingbaik.blogspot.my/2016/01/apa-itu-malaikat.html?m=1

Perlu di fahami bahawa yang manusia dapat menundukkan Tenaga dari AMR sahaja dengan Izin Allah dan bukan Malaikat sebab MALAIKAT hanya melaksanakan Arahan Allah - Allah lebih mengetahui).

Al-Hajj : 65

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِى الْأَرْضِ وَالْفُلْكَ تَجْرِى فِى الْبَحْرِ بِأَمْرِهِۦ وَيُمْسِكُ السَّمَآءَ أَن تَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِۦٓ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

● Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) bagimu apa yang ada di bumi dan BAHTERA (AL-FULK) yang berlayar di lautan DENGAN AMR-Nya (BI AMRIHI). Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia. ●

Al-Jasiyah : 13

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

● Dan Dia telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) untukmu APA yang di langit dan APA yang di bumi SEMUANYA (JAMI'A), dari-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat TANDA-TANDA / EVIDENCES (AYATI) bagi kaum yang berfikir.

Pemahaman tentang MENUNDUKKAN AMR ini sangat penting agar dapat kita sentiasa MENGINGAT ALLAH dan menjadi ULIL ALBAB seperti firman Nya. Setiap kali kita menggunakan SmartPhone, sedarlah Allah sudah tundukkan AMR itu kepada kita. Maka Pujilah Hanya DIA.

Dan RASAKAN bahawa Allah itu WUJUD ESA dan BERKUASA dengan SEBENARNYA.

Annal Quwwata Lillahi Jami'a.



3) Syaitan (kepada Nabi Sulaiman sahaja yang benar2 boleh mengarah dan menggunakan Syaitan sepenuhnya)


Al-Anbiya : 82

وَمِنَ الشَّيٰطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُۥ وَيَعْمَلُونَ عَمَلًا دُونَ ذٰلِكَ ۖ وَكُنَّا لَهُمْ حٰفِظِينَ

● Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan (SYAYAT°IIN) yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu, dan adalah Kami memelihara mereka itu, ●

Sad : 37

وَالشَّيٰطِينَ كُلَّ بَنَّآءٍ وَغَوَّاصٍ

● dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan (SYAYAT°IIN) semuanya ahli bangunan dan penyelam, ●


Namun, kita manusia boleh menghapuskan gangguan syaitan terutama kepada orang orang yang kena SAMPUK, setelah HIDUP Ruh dari Nya dalam diri kita dengan Pemahaman dan Iman terhadap Wahyu Allah, namun tidak melebihi Nabi Sulaiman.


(Sila baca -
http://cahayapalingbaik.blogspot.my/2016/01/bagaimana-mengubati-orang-terkena-sampuk.html?m=1)


Mengapa semua ini di tundukkan kepada manusia ?

1) Sebab yang paling kuat, adalah sebagai AYATI atau TANDA-TANDA atau EVIDENCES atau BUKTI-BUKTI kepada kita bahawa Wahyu Allah dalam Al-Quran itu adalah sesuatu Yang Haq.

Supaya kita TUNDUK BERSERAH DIRI (Islam) kepada Allah dan Beriman kepadaNya.

An-Nahl : 12

وَسَخَّرَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ وَالنُّجُومُ مُسَخَّرٰتٌۢ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

● Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan BINTANG-BINTANG (AN-NUJUM) itu DITUNDUKKAN (MUSAKHKHARAH) (untukmu) dengan perintah (AMR)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (AYATI) bagi kaum yang MENG'AQALI (YA'QILUN). ●

Al-Jasiyah : 13

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

● Dan Dia telah MENUNDUKKAN (SAKHKHARA) untukmu APA.yang di langit dan APA yang di bumi SEMUANYA (JAMI'A), dari-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat TANDA-TANDA / EVIDENCES (AYATI) bagi kaum yang berfikir. ●

Proses untuk dapat kita faham bahawa inilah BUKTI KEBENARAN Al-Quran itulah kena berfikir, memerhatikan, mengkaji dan merumuskan secara deduksi seluruh penciptaan langit dan bumi, proses kejadian alam semesta, apa  dan siapa yang ada di langit dan bumi dan juga terhadap diri kita sendiri.

Semuanya Allah suruh memerhatikan AYATINA (Ayat-ayat Kami) untuk memberi kefahaman kepada kita sehingga dapat kita mengatakan " Tidaklah Kau jadikan semua ini sia-sia".

Ali 'Imran : 190

إِنَّ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلٰفِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَءَايٰتٍ لِّأُولِى الْأَلْبٰبِ

● Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (AYATI) bagi ULIL ALBAB ●

ULIL Albab = Yang Mempunyai Kefahaman Intipati.

Ali 'Imran : 191

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيٰمًا وَقُعُودًا وَعَلٰى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بٰطِلًا سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

● (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. ●

2) Sebab hanya manusia yang memikul AMANAT yang berat berbanding semua Makhluk (Ciptaan Zahir) atau AMR (Ciptaan Batin), iaitu RUH yang di pertanggung-jawabkan untuk memahami Wahyu Allah. 

(Sila baca -
http://cahayapalingbaik.blogspot.my/2015/01/siapakah-ruh.html?m=1)

Inilah sebabnya kita manusia ini menjadi Khalifah di bumi. Selain daripada sesama manusia semuanya kena TUNDUK atau SAKHKHARA kepada kita.

Untuk nak faham Wahyu Allah, Allah sendiri MEMBERI KITA BUKTI-BUKTI / AYAT bahawa apa sahaja yang di sebut dalam Al-Quran itu, kita boleh cari buktinya dari alam semesta ini.

3) Supaya kita Mensyukuri Nikmat Allah, 

Dan supaya kita sentiasa Bertasbih dengan Memuji  HANYA Allah sahaja (bukan puji orang lain atau buat sesuatu untuk dapat pujian orang).


Ya Sin : 73

وَلَهُمْ فِيهَا مَنٰفِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ

● Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka TIDAK BERSYUKUR ? ●


----- Sedikit Teguran----

Dari dulu sehingga sekarang, terdapat banyak orang bagi ceramah atau pelbagai penulisan di buat tentang sesuatu perkara dan kemudian untuk membuktikan apa yang dia tulis atau cakap itu betul, penceramah membawa DALIL Al-Quran.

Jadilah Al-Quran itu hanya Supporting Statement kepada apa point yang penceramah atau penulis nak sampaikan.

Sebenarnya ini suatu KEBATILAN sebab Kalimah Allah atau Wahyu Allah KEBENARAN 100% Tanpa Ragu.

Ianya terbalik.

Jika Al-Quran menyatakan sesuatu, ianya Pastinya Yang Haq dan yang kita perhatikan atau hasil kajian alam semesta inilah DALIL nya atau Buktinya.

---------------------------

====
End.

Innallaha Huwarrazzaqu Zul Quwwatil Mateen.

====


Tiada ulasan:

Catat Ulasan