Navigate

Carian

Ahad, 3 Ogos 2014

Makanan HARAM

Makanan Haram

(Date written : 03 Aug 2014)
(Last update : 29 Nov 2015)


=========

Firman Allah TELAH JELAS - Consistent dan Tiada Bengkok


Al-Baqarah : 173

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ بِهِۦ لِغَيْرِ اللَّهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai/binatang mati sendiri (ALMAITATA), darah (DAM), daging babi (LAHNAL KHINZIR), dan APA yang di dedikasi (di persembahkan) (WA MA UHILLU) dengannya (BIHI) kepada selain Allah (LIGHAIRILLAH). Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●


Al-Ma'idah : 3

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِۦ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَآ أَكَلَ السَّبُعُ إِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَأَن تَسْتَقْسِمُوا بِالْأَزْلٰمِ ۚ ذٰلِكُمْ فِسْقٌ ۗ الْيَوْمَ يَئِسَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن دِينِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِ ۚ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلٰمَ دِينًا ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ فِى مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإِثْمٍ ۙ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Diharamkan bagimu (memakan) bangkai/binatang mati sendiri (ALMAITATU), darah (DAMU), daging babi (LAHMUL KHINZIR), dan APA yang di dedikasi / di buat persembahan (WA MA UHILLA) dengannya (BIHI) kepada selain Allah (LIGHAIRILLAH), binatang yang mati tercekik (MUNKHONIQAH - strangled to death), yang mati terpukul (MAUQUZAH - hit fatally), yang mati jatuh (MUTARODDIYAH), yang ditanduk (NATIHAH), dan APA (WAMA) yang dimakan binatang buas (AKALA SABU'U), kecuali (ILLA) apa (MA) yang kamu MEMBERSIHKANNYA (ZAKKAITUM), dan (diharamkan bagimu) APA (WAMA) yang di korbankan (ZUBIHA) untuk berhala (NUSUBI). ...........Maka barang siapa terpaksa kerana kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●

Rasulullah di wahyukan oleh ALLAH untuk MENGATAKAN apa yang Allah sudah perintahkan :


Al-An'am : 145

قُل لَّآ أَجِدُ فِى مَآ أُوحِىَ إِلَىَّ مُحَرَّمًا عَلٰى طَاعِمٍ يَطْعَمُهُۥٓ إِلَّآ أَن يَكُونَ مَيْتَةً أَوْ دَمًا مَّسْفُوحًا أَوْ لَحْمَ خِنزِيرٍ فَإِنَّهُۥ رِجْسٌ أَوْ فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِۦ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai/binatang mati sendiri (MAITATAN), atau darah yang mengalir (DAMAN MASFUHAN) atau daging babi (LAHMA KHINZIR) -- kerana sesungguhnya semua itu kotor (RIJSUN) -- atau yang di buat secara fasiq / disobedience (FISQAN) yang didedikasi / dipersembahkan (UHILLA) kepada selain Allah (LIGHAIRILLAH). Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". ●


An-Nahl : 115

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِۦ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai/binatang mati sendiri (ALMAITATA), darah (DAM), daging babi (LAHMAL KHINZIR), dan APA yang di dedikasi (di persembahkan) (WA MA UHILLU) dengannya (BIHI) kepada selain Allah (LIGHAIRILLAH). Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●


Al-Ma'idah : 4

يَسْـَٔلُونَكَ مَاذَآ أُحِلَّ لَهُمْ ۖ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبٰتُ ۙ وَمَا عَلَّمْتُم مِّنَ الْجَوَارِحِ مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ اللَّهُ ۖ فَكُلُوا مِمَّآ أَمْسَكْنَ عَلَيْكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

● Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?". Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh BINATANG BURUAN / ANJING (MUKALLIBIN) yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu; kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan SEBUTLAH NAMA ALLAH KE ATASNYA (WAZKURUSMALLAHI 'ALAIHI). Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya. ●

Dalam bahasa Arab, kalbun = anjing.

Al-Ma'idah : 5

الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبٰتُ ۖ وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتٰبَ حِلٌّ لَّكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَّهُمْ ۖ وَالْمُحْصَنٰتُ مِنَ الْمُؤْمِنٰتِ وَالْمُحْصَنٰتُ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتٰبَ مِن قَبْلِكُمْ إِذَآ ءَاتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ مُحْصِنِينَ غَيْرَ مُسٰفِحِينَ وَلَا مُتَّخِذِىٓ أَخْدَانٍ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِالْإِيمٰنِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُۥ وَهُوَ فِى الْءَاخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِينَ

● Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik (THOIYYIBAT). Makanan orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. ... ●

Al-An'am : 118

فَكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ إِن كُنتُم بِـَٔايٰتِهِۦ مُؤْمِنِينَ

● Maka makanlah (FAQULU) dari APA (MIMMA) yang disebut nama Allah (ZUKIRASMULLAH) keatasnya ('ALAIHI), jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.●

Al-An'am : 121

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُۥ لَفِسْقٌ ۗ وَإِنَّ الشَّيٰطِينَ لَيُوحُونَ إِلٰىٓ أَوْلِيَآئِهِمْ لِيُجٰدِلُوكُمْ ۖ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ

● Dan janganlah kamu memakan dari APA (MIMMA) yang tidak disebut nama Allah keatasnya ('ALAIHI). Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. ●

Al-Hajj : 36

وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَكُم مِّن شَعٰٓئِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَآفَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ ۚ كَذٰلِكَ سَخَّرْنٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

● Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka SEBUTLAH OLEHMU NAMA ALLAH KE ATASNYA (FAZKURUSMALLAHI 'ALAIHA) semasa beratur/standing in line (SAWAF). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang memerlukan dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur. ●

Al-Ma'idah : 96

أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُۥ مَتٰعًا لَّكُمْ وَلِلسَّيَّارَةِ ۖ وَحُرِّمَ عَلَيْكُمْ صَيْدُ الْبَرِّ مَا دُمْتُمْ حُرُمًا ۗ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِىٓ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

● Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan MAKANAN dari laut yang kamu makan (THO'AMAHU) sebagai peruntukan/provision (MATA'AN) bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan. ●

An-Nahl : 14

وَهُوَ الَّذِى سَخَّرَ الْبَحْرَ لِتَأْكُلُوا مِنْهُ لَحْمًا طَرِيًّا وَتَسْتَخْرِجُوا مِنْهُ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ مَوَاخِرَ فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

● Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya DAGING yang SEGAR/fresh (LAHMAN THORIYYAN), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. ●

======

Apa yang TIDAK DI HARAMKAN untuk kita Kaum Rasul Nabi Muhammad namun DI HARAM kepada orang Yahudi

Al-An'am : 146

وَعَلَى الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا كُلَّ ذِى ظُفُرٍ ۖ وَمِنَ الْبَقَرِ وَالْغَنَمِ حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ شُحُومَهُمَآ إِلَّا مَا حَمَلَتْ ظُهُورُهُمَآ أَوِ الْحَوَايَآ أَوْ مَا اخْتَلَطَ بِعَظْمٍ ۚ ذٰلِكَ جَزَيْنٰهُم بِبَغْيِهِمْ ۖ وَإِنَّا لَصٰدِقُونَ

● Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku (ZI ZHUFURIN) dan dari Lembu dan Kambing, Kami haramkan atas mereka LEMAK dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka; dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar. ●

Telah JELAS FIRMAN ALLAH.  Hanya untuk kaum Yahudi sahaja ADA LEBIH yang Allah Haramkan. Untuk kita TIDAK HARAM.

Ke ada 'Ulama' yang nak memandai-mandai (mengada-ngada) -  IFTIRA`AN ?


======

Apa yang tidak Di HARAM KAN Allah - Janganlah Sibuk2 semua yang Konon bergelar Ulama mengharamkan. Janganlah Mengada-adakan KEDUSTAAN terhadap Allah. 'ULAMA' sebegini adalah SESAT.


Al-An'am : 138

وَقَالُوا هٰذِهِۦٓ أَنْعٰمٌ وَحَرْثٌ حِجْرٌ لَّا يَطْعَمُهَآ إِلَّا مَن نَّشَآءُ بِزَعْمِهِمْ وَأَنْعٰمٌ حُرِّمَتْ ظُهُورُهَا وَأَنْعٰمٌ لَّا يَذْكُرُونَ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا افْتِرَآءً عَلَيْهِ ۚ سَيَجْزِيهِم بِمَا كَانُوا يَفْتَرُونَ

● Dan mereka mengatakan: "Inilah haiwan ternak dan tanaman yang dilarang; tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami kehendaki", menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan menungganginya dan ada binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah ke atasnya ('ALAIHA), semata-mata membuat-buat kedustaan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas mereka terhadap apa yang selalu mereka ada-adakan. ●

Al-An'am : 140

قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ قَتَلُوٓا أَوْلٰدَهُمْ سَفَهًۢا بِغَيْرِ عِلْمٍ وَحَرَّمُوا مَا رَزَقَهُمُ اللَّهُ افْتِرَآءً عَلَى اللَّهِ ۚ قَدْ ضَلُّوا وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ

● Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka, kerana kebodohan lagi tidak mengetahui dan mereka MENGHARAMKAN apa yang Allah telah REZEKI-kan pada mereka dengan semata-mata MENGADA-ADAKAN (IFTIRA`AN) terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah SESAT (DHOLLU) dan tidaklah mereka mendapat bimbingan.  ●

======
Lihat lah Peringatan Allah kepada 'Ulama' yang SIBUK mengharamkan APA yang Tidak Di HARAM kan Allah.

Sesungguhnya HAK nak MENENTUKAN HALAL HARAM sesuatu untuk di MAKAN hanyalah KUASA PENENTU itu dari Allah dan Bukan yang DI ADA-ADAKAN oleh selain Allah.

Al-A'raf : 32

قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللَّهِ الَّتِىٓ أَخْرَجَ لِعِبَادِهِۦ وَالطَّيِّبٰتِ مِنَ الرِّزْقِ ۚ قُلْ هِىَ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا خَالِصَةً يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ كَذٰلِكَ نُفَصِّلُ الْءَايٰتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

● Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat". Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. ●

Al-An'am : 150

قُلْ هَلُمَّ شُهَدَآءَكُمُ الَّذِينَ يَشْهَدُونَ أَنَّ اللَّهَ حَرَّمَ هٰذَا ۖ فَإِن شَهِدُوا فَلَا تَشْهَدْ مَعَهُمْ ۚ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِـَٔايٰتِنَا وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْءَاخِرَةِ وَهُم بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ

● Katakanlah: "Bawalah kemari saksi-saksi kamu yang dapat mempersaksikan bahwasanya Allah telah mengharamkan (makanan yang kamu) haramkan ini" Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut pula menjadi saksi bersama mereka; dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sedang mereka mempersekutukan Tuhan mereka. ●.

Silalah PONDER firman Allah ini berkali-kali :

Al-An'am : 119

وَمَا لَكُمْ أَلَّا تَأْكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَقَدْ فَصَّلَ لَكُم مَّا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ إِلَّا مَا اضْطُرِرْتُمْ إِلَيْهِ ۗ وَإِنَّ كَثِيرًا لَّيُضِلُّونَ بِأَهْوَآئِهِم بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِالْمُعْتَدِينَ

● Mengapa kamu tidak mahu memakan (WA MA LAKUM TA`QULU) dari apa (MIMMA) yang disebut nama Allah (ZUKIRASMULLAH) keatasnya ('ALAIHI), padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan SECARA TERPERINCI (FASSOLA) kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya. Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan HAWA mereka TANPA PENGETAHUAN (BI GHAIRI ILM). Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas. ●

Jelas,  Allah bertanya - apa pasal kau tak mahu makan apa yang Allah halalkan - bukankah Allah secara TERPERINCI sudah menjelaskan dalam KITAB AL-QUR'AN apa yang DI HARAMKAN ?

Ayat di atas sebenarnya adalah satu TEMPELAK kepada manusia yang memandai-mandai atau mengada-adakan pendustaan kepada Allah.


======
End.

Allah Al-'Alim.

======


Tiada ulasan:

Catat Ulasan