Navigate

Carian

Ahad, 19 April 2015

Banyak Lagi ULIL

Banyak Lagi ULIL

(Date written : 18 Apr 2015)

Sebelum artikel ini ada di tulis tentang 5 Ulil -

http://cahayapalingbaik.blogspot.com/2014/03/5-ulil.html?m=1


Tujuan artikel itu di tulis adalah untuk mencari makna Sebenar ULIL ALBAB - manusia yang selalu di sebut dalam Al-Quran (16 kali).

Makin lama MENTADABBUR AL-Quran rupanya ULIL itu lebih banyak di sebut dalam Al-Quran maka pemahaman yang jitu tentang MAKNA dan Maksud sesuatu perkataan dalam Al-Quran perlu di perdalami lagi.

=====
ULIL atau ULUL adalah berdasarkan 3 huruf dasar iaitu

Alif/Hamzah Wau Lam

Terdapat sebanyak 170 kali perkataan yang berdasarkan huruf dasar ini di sebutkan di dalam Al-Quran.

Sebagai Kata Nama dan juga Kata Sifat :

AWWALA, AWWALU, AWWALI, AWWALUNA, AWWALINA, ULAA, ULAAHUM dan lain2.

semuanya bermaksud Yang Pertama, Yang Awal, Yang Sebelum ini, Yang Sebelum Mereka (ULAAHUM).

=====

Maka Maksud ULIL atau ULUL, selain dari bermaksud "Yang Mempunyai" seperti yang kita faham, ianya juga mempunyai maksud "Yang Terawal Mempunyai" atau "Yang Terlebih Dahulu Mempunyai" Atau "YANG LEBIH MEMPUNYAI".

1) ULIL ALBAB
2) ULIL ABS°OR
3) ULIL AIDI
4) ULIN NUHA
5) ULIL 'ILMU

(sudah di tulis sebelum ini)
====

6) ULIL AMRI

An-Nisa' : 59

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوٓا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِى الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنٰزَعْتُمْ فِى شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْءَاخِرِ ۚ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

● Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ULIL AMRI di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik TAKWILNYA (TA`WILA). ●

ULIL AMRI = Yang Mempunyai Kuasa Pemerintahan / Arahan.

7) ULUL FAD°LI

An-Nur : 22

وَلَا يَأْتَلِ أُولُوا الْفَضْلِ مِنكُمْ وَالسَّعَةِ أَن يُؤْتُوٓا أُولِى الْقُرْبٰى وَالْمَسٰكِينَ وَالْمُهٰجِرِينَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوٓا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَن يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Dan janganlah orang-orang yang MEMPUNYAI KELEBIHAN / KURNIA (ULUL FAD°LI) dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum KERABATNYA (ULIL QURBA), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, ●

FAD°L itu KURNIA.
ULUL FAD°LI = Orang Yang Mempunyai Kurnia / Kelebihan Kurniaan Allah

8) ULI / ULUL/ULIL QURBA

At-Taubah : 113

مَا كَانَ لِلنَّبِىِّ وَالَّذِينَ ءَامَنُوٓا أَن يَسْتَغْفِرُوا لِلْمُشْرِكِينَ وَلَوْ كَانُوٓا أُولِى قُرْبٰى مِنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُمْ أَصْحٰبُ الْجَحِيمِ

● Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum KERABATNYA (ULI QURBA), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam. ●

An-Nisa' : 8

وَإِذَا حَضَرَ الْقِسْمَةَ أُولُوا الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِينُ فَارْزُقُوهُم مِّنْهُ وَقُولُوا لَهُمْ قَوْلًا مَّعْرُوفًا

● Dan apabila sewaktu pembahagian itu hadir KERABAT (ULUL QURBA), anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari rezeki itu dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik. ●

QARIB adalah DEKAT.
KERABAT adalah berasal dari QARIB.

ULIL QURBA adalah Yang Terawal Dekat atau SAUDARA / KERABAT kita YANG TERDEKAT.


9) ULIL `IRBATI MINAR RIJAL

An-Nur : 31

وَقُل لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصٰرِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ ءَابَآئِهِنَّ أَوْ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَآئِهِنَّ أَوْ أَبْنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ إِخْوٰنِهِنَّ أَوْ بَنِىٓ أَخَوٰتِهِنَّ أَوْ نِسَآئِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمٰنُهُنَّ أَوِ التّٰبِعِينَ غَيْرِ أُولِى الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلٰى عَوْرٰتِ النِّسَآءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوٓا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

● Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menurunkan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki YANG TIDAK MEMPUNYAI KEINGINAN (terhadap wanita) (GHAIRI ULIL `IRBATI MINAR RIJAL) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. ●

GHAIRI ULIL `IRBATI MINAR RIJAL = Yang Tidak Mempunyai Keinginan Terhadap Wanita dari kalangan Lelaki = Bapuk Lelaki.


10) ULUL 'AZMI MINAR RASUL

Al-Ahqaf : 35

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُوا الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِل لَّهُمْ ۚ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوٓا إِلَّا سَاعَةً مِّن نَّهَارٍۭ ۚ بَلٰغٌ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الْفٰسِقُونَ

● Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang YANG MEMPUNYAI KETEGUHAN HATI (ULUL 'AZMI) dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik. ●

ULUL 'AZMI MINAR RASUL = Yang Mempunyai Keteguhan Hati / Azam Yang Tinggi dari Kalangan RASUL.


11) ULI BA`SIN SYADIID.

Al-Isra' : 5

فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ أُولٰىهُمَا بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَّنَآ أُولِى بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُوا خِلٰلَ الدِّيَارِ ۚ وَكَانَ وَعْدًا مَّفْعُولًا

● Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami YANG MEMPUNYAI KEKUATAN TENTERA yang BESAR (ULI BA`SIN SYADID), lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. ●

ULI BA`SIN SYADID = Yang Mempunyai Kekuatan Ketenteraan yang Besar

12) ULIN-NA'MAT

Al-Muzzammil : 11

وَذَرْنِى وَالْمُكَذِّبِينَ أُولِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيلًا

● Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang YANG MEMPUNYAI KEMEWAHAN / NIKMAT (ULIN NA'MAT) dan beri tangguhlah mereka barang sebentar. ●

ULIN NA'MAT = Yang Mempunyai Nikmat.

13) ULATIN HAMLIN

At-Talaq : 6

أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنتُم مِّن وُجْدِكُمْ وَلَا تُضَآرُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا عَلَيْهِنَّ ۚ وَإِن كُنَّ أُولٰتِ حَمْلٍ فَأَنفِقُوا عَلَيْهِنَّ حَتّٰى يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ ۚ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَـَٔاتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ ۖ وَأْتَمِرُوا بَيْنَكُم بِمَعْرُوفٍ ۖ وَإِن تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُۥٓ أُخْرٰى

● Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu MEMUDARATKAN mereka untuk MEYUSAHKAN HATI ("DISTRESS") mereka. Dan jika mereka (isteri-isteri yang sudah ditalaq) itu SEDANG HAMIL / MEMPUNYAI KANDUNGAN (ULATIN- HAMLIN), maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya. ●

ULATIN-HAMLIN = SEDANG HAMIL / MEMPUNYAI KANDUNGAN / AWAL MENGANDUNG


14) ULI BAQIYYATIN

Hud : 116

فَلَوْلَا كَانَ مِنَ الْقُرُونِ مِن قَبْلِكُمْ أُولُوا بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ الْفَسَادِ فِى الْأَرْضِ إِلَّا قَلِيلًا مِّمَّنْ أَنجَيْنَا مِنْهُمْ ۗ وَاتَّبَعَ الَّذِينَ ظَلَمُوا مَآ أُتْرِفُوا فِيهِ وَكَانُوا مُجْرِمِينَ

● Maka mengapa tidak ada dari generasi (QURUN) yang sebelum kamu orang-orang YANG MEMPUNYAI SISA PENINGGALAN (ULI BAQIYYATIN) yang melarang daripada (mengerjakan) kerosakan (FASAD) di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa. ●

ULI BAQIYYATIN = Yang Mempunyai / Mewarisi Sisa Peninggalan

15) ULUL ARHAM

Al-Ahzab : 6

النَّبِىُّ أَوْلٰى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ ۖ وَأَزْوٰجُهُۥٓ أُمَّهٰتُهُمْ ۗ وَأُولُوا الْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلٰى بِبَعْضٍ فِى كِتٰبِ اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُهٰجِرِينَ إِلَّآ أَن تَفْعَلُوٓا إِلٰىٓ أَوْلِيَآئِكُم مَّعْرُوفًا ۚ كَانَ ذٰلِكَ فِى الْكِتٰبِ مَسْطُورًا

● Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Dan orang-orang YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN DARAH (ULUL ARHAM) satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Allah daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). Adalah yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Allah). ●

ULUL ARHAM = Yang Mempunyai Talian Hubungan Saudara


16) ULI AJNIHATIN

Fatir : 1

الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلٰٓئِكَةِ رُسُلًا أُولِىٓ أَجْنِحَةٍ مَّثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَ ۚ يَزِيدُ فِى الْخَلْقِ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

● Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan YANG MEMPUNYAI SAYAP (ULI `AJNIHATIN), masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. ●

ULI `AJNIHATIN = Yang Mempunyai Sayap.

17) ULIL QUWWATI

Al-Qasas : 76

إِنَّ قٰرُونَ كَانَ مِن قَوْمِ مُوسٰى فَبَغٰى عَلَيْهِمْ ۖ وَءَاتَيْنٰهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَآ إِنَّ مَفَاتِحَهُۥ لَتَنُوٓأُ بِالْعُصْبَةِ أُولِى الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُۥ قَوْمُهُۥ لَا تَفْرَحْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ

● Sesungguhnya Qarun adalah termasuk kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah ORANG YANG MEMPUNYAI KEKUATAN (ULIL QUWWATI). (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri". ●

ULIL QUWWATI = Yang Mempunyai Kekuatan.

18) ULUT-T°AULI

At-Taubah : 86

وَإِذَآ أُنزِلَتْ سُورَةٌ أَنْ ءَامِنُوا بِاللَّهِ وَجٰهِدُوا مَعَ رَسُولِهِ اسْتَـْٔذَنَكَ أُولُوا الطَّوْلِ مِنْهُمْ وَقَالُوا ذَرْنَا نَكُن مَّعَ الْقٰعِدِينَ

● Dan apabila diturunkan suatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik itu): "Berimanlah kamu kepada Allah dan berjihadlah beserta Rasul-Nya", nescaya orang-orang YANG MEMPUNYAI KEMAMPUAN (ULUT-T°AULI) di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata: "Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk". ●

ULUT-T°AULI = Yang Mempunyai KEMAMPUAN.

19 ) ULID D°ARAR

An-Nisa' : 95

لَّا يَسْتَوِى الْقٰعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِى الضَّرَرِ وَالْمُجٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ ۚ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجٰهِدِينَ بِأَمْوٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ عَلَى الْقٰعِدِينَ دَرَجَةً ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنٰى ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجٰهِدِينَ عَلَى الْقٰعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

● Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak MEMPUNYAI KEUZURANi (GHAIRI ULID-D°ARAR) dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu darjat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (syurga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan ganjaran yang besar, ●

ULID-D°ARAR = Yang Mempunyai Keuzuran

====
End.

Perlu di fahami - LA HU MA FISSAMA WA TI WA MA FIL `ARD°.

Kepunyaan Allah apa yang ada di langit mahu pun di bumi.

Yang Mempunyai Segala Sesuatu = Allah.

(Segala yang di punyai makhluk adalah PEMBERIAN atau di beri Allah kepada Persepsi bukan REALITI/HAKIKI).

WA MA YA'LAMU TA`WILAHU ILLALLAH.

====










Tiada ulasan:

Catat Ulasan