Navigate

Carian

Isnin, 28 Ogos 2017

Langit

(Tarikh ditulis : 27 Aug 2017)

Pengenalan

Langit.

Adakah benar kita sudah benar-benar faham apa itu Langit atau As-Samaa` dalam Bahasa Arab.

Ianya tersangat penting untuk kita fahami tentang apa itu 'Langit' atau 'Sky' dalam Bahasa Inggeris kerana dalam Bahasa Arab dan dalam Al-Quran, keterangan tentang As-Samaa` itu LAIN dari apa yang kita biasa faham.


Analisa tentang Langit

Langit atau As-Samaa` yang berdasarkan kata dasar SIN MIN WAU disebut sebanyak 381 kali di dalam Al-Quran dengan pelbagai variasi lain termasuk SAMAAWAAT, ISM, ASMA, TASMIYYAT, MUSAMMAT, SAMMA.

[Kata dasar yang merujuk kepada Langit ini sama dengan ISM iaitu yang merujuk kepada Nama.]

Az-Zariyat : 47

وَالسَّمَآءَ بَنَيْنٰهَا بِأَيْيدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

● Dan LANGIT itu Kami BINA (construct / BANAINAHA) dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar MELUASKANNYA (LAMUSI'UUN). ●

Al-Baqarah : 22

الَّذِى جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرٰشًا وَالسَّمَآءَ بِنَآءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

● Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan LANGIT (AS-SAMAA`) sebagai PEMBINAAN (BINAA`AN / Construction), dan Dia menurunkan AIR dari LANGIT, lalu Dia menghasilkan dengan AIR itu segala buah-buahan (hasil tumbuhan) sebagai rezeki untukmu; kerana itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. ●

An-Nazi'at : 27

ءَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَآءُ ۚ بَنٰىهَا

● Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah LANGIT (AS-SAMAA`) ? Allah telah MEMBINANYA BANAHA), ●

An-Nazi'at : 28

رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوّٰىهَا

● Dia meninggikan (RAFA'A) bangunan / siling nya lalu menyempurnakannya, ●

Qaf (50): 6

أَفَلَمْ يَنظُرُوٓا إِلَى السَّمَآءِ فَوْقَهُمْ كَيْفَ بَنَيْنٰهَا وَزَيَّنّٰهَا وَمَا لَهَا مِن فُرُوجٍ

● Maka apakah mereka tidak melihat akan LANGIT yang ada di ATAS (FAUQA) mereka, bagaimana Kami MEMBINAnya (BANAINAHA) dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun? ●

An-Nur : 43

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِى سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُۥ ثُمَّ يَجْعَلُهُۥ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلٰلِهِۦ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَآءِ مِن جِبَالٍ فِيهَا مِنۢ بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِۦ مَن يَشَآءُ وَيَصْرِفُهُۥ عَن مَّن يَشَآءُ ۖ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِۦ يَذْهَبُ بِالْأَبْصٰرِ

● Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) AIS (HAIL) dari langit, (iaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) AIS itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. ●

Al-Anbiya : 32

وَجَعَلْنَا السَّمَآءَ سَقْفًا مَّحْفُوظًا ۖ وَهُمْ عَنْ ءَايٰتِهَا مُعْرِضُونَ

● Dan Kami menjadikan LANGIT itu sebagai ATAP (SAQFAN) yang TERPELIHARA (MAHFUZA), sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda yang terdapat padanya. ●

At-Tur : 44

وَإِن يَرَوْا كِسْفًا مِّنَ السَّمَآءِ سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَّرْكُومٌ

● Jika mereka di beri lihat SERPIHAN (KISFAN) dari LANGIT gugur, mereka akan mengatakan: "Itu adalah awan yang bertindih-tindih". ●

Al-Hajj : 65

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُم مَّا فِى الْأَرْضِ وَالْفُلْكَ تَجْرِى فِى الْبَحْرِ بِأَمْرِهِۦ وَيُمْسِكُ السَّمَآءَ أَن تَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ إِلَّا بِإِذْنِهِۦٓ ۗ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

● .. Dan Dia MENAHAN (YUMSIKU) (benda-benda) LANGIT jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia. ●

At-Tur : 5

وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ

● dan ATAP (AS-SAQFI) yang diTINGGIkan (MARFU') (langit), ●

Ar-Ra'd : 2

اللَّهُ الَّذِى رَفَعَ السَّمٰوٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِى لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْءَايٰتِ لَعَلَّكُم بِلِقَآءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

● Allah-lah Yang MENINGGIKAN LANGIT (RAFA'A AS-SAMAAWAAT) TANPA TIANG ('AMADIN) (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia ISTAWA` di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. ●


Al-Baqarah : 164

إِنَّ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلٰفِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِى تَجْرِى فِى الْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَمَآ أَنزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَآءِ مِن مَّآءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيٰحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَآءِ وَالْأَرْضِ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

● Sesungguhnya dalam penciptaan LANGIT (AS-SAMAAWAAT) dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari LANGIT berupa AIR (MAA`), lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis haiwan, dan pengisaran ANGIN (AR-RIYAAH) dan AWAN (AS-SAHAB) yang dikendalikan ANTARA LANGIT dan BUMI; sungguh (terdapat) tanda-tanda (bukti / AYAAT) bagi kaum yang meng'aqali. ●

Al-Baqarah : 29

هُوَ الَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوٰىٓ إِلَى السَّمَآءِ فَسَوّٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

● Dialah Allah, yang menciptakan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia ISTAWA` KE LANGIT (THUMMA-ASTAWAA ILA-SSAMAA`), lalu dibentuknya (SAWWAHUNNA) TUJUH LANGIT (SAB'A SAMAAWAAT). Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. ●

Fussilat : 11

ثُمَّ اسْتَوٰىٓ إِلَى السَّمَآءِ وَهِىَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَآ أَتَيْنَا طَآئِعِينَ

● Kemudian Dia ISTAWA ke LANGIT (ISTAWAA ILA-SSAMAA`) dan langit itu masih merupakan DUKHAN (KABUS / ASAP), lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan rela atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan rela". ●

Al-Ma'idah : 114

قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَآ أَنزِلْ عَلَيْنَا مَآئِدَةً مِّنَ السَّمَآءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِّأَوَّلِنَا وَءَاخِرِنَا وَءَايَةً مِّنكَ ۖ وَارْزُقْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرّٰزِقِينَ

● Isa putera Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu HIDANGAN dari LANGIT (MAA`IDATAN-MINAS-SAMAA`) (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama". ●

Al-An'am : 35

وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ اسْتَطَعْتَ أَن تَبْتَغِىَ نَفَقًا فِى الْأَرْضِ أَوْ سُلَّمًا فِى السَّمَآءِ فَتَأْتِيَهُم بِـَٔايَةٍ ۚ وَلَوْ شَآءَ اللَّهُ لَجَمَعَهُمْ عَلَى الْهُدٰى ۚ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْجٰهِلِينَ

● Dan jika perpalingan mereka (darimu) terasa amat berat bagimu, maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau TANGGA ke LANGIT (SULLAMAN FIS-SAMAA`) lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka (maka buatlah). Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka semua dalam petunjuk sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang jahil ●

At-Tur : 38

أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ ۖ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُم بِسُلْطٰنٍ مُّبِينٍ

● Ataukah mereka mempunyai TANGGA (SULLAMUN) (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata. ●

Sad : 10

أَمْ لَهُم مُّلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ فَلْيَرْتَقُوا فِى الْأَسْبٰبِ

● Atau apakah bagi mereka kerajaan langit dan bumi dan yang ada di antara keduanya? (Jika ada), maka hendaklah mereka MENAIKINYA dengan AL-ASBAAB (ke langit). ●

Al-Mu'min : 36

وَقَالَ فِرْعَوْنُ يٰهٰمٰنُ ابْنِ لِى صَرْحًا لَّعَلِّىٓ أَبْلُغُ الْأَسْبٰبَ

● Dan berkatalah Fir'aun: "Hai Haman, buatkanlah bagiku sebuah bangunan yang tinggi supaya aku sampai ke AL-ASBAAB (Pintu Masuk / Doorway), ●

Al-Mu'min : 37

أَسْبٰبَ السَّمٰوٰتِ فَأَطَّلِعَ إِلٰىٓ إِلٰهِ مُوسٰى وَإِنِّى لَأَظُنُّهُۥ كٰذِبًا ۚ وَكَذٰلِكَ زُيِّنَ لِفِرْعَوْنَ سُوٓءُ عَمَلِهِۦ وَصُدَّ عَنِ السَّبِيلِ ۚ وَمَا كَيْدُ فِرْعَوْنَ إِلَّا فِى تَبَابٍ

● (iaitu) PINTU MASUK (ASBAAB) LANGIT (SAMAAWAAT) supaya aku dapat melihat Tuhan Musa dan sesungguhnya aku memandangnya seorang pendusta". .. ●

Al-Hajj : 15

مَن كَانَ يَظُنُّ أَن لَّن يَنصُرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالْءَاخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى السَّمَآءِ ثُمَّ لْيَقْطَعْ فَلْيَنظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُۥ مَا يَغِيظُ

● Barangsiapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia MEMANJANGKAN (EXTEND / YAMDUD) BI SABABI (Pintu Masuk) ke (ILA) LANGIT (AS-SAMAA`), kemudian hendaklah ia MELALUINYA (YAQT°A'), kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya. ●

Al-Kahf : 84

إِنَّا مَكَّنَّا لَهُۥ فِى الْأَرْضِ وَءَاتَيْنٰهُ مِن كُلِّ شَىْءٍ سَبَبًا

● Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya SABABAA (Means / Jalan / Cara) (untuk mencapai) segala sesuatu, ●

Al-Kahf : 85

فَأَتْبَعَ سَبَبًا

● maka diapun MENEMPUH / MELALUI (ATBA') suatu SABABAA (Doorway / Gateway). ●

Al-An'am : 125

فَمَن يُرِدِ اللَّهُ أَن يَهْدِيَهُۥ يَشْرَحْ صَدْرَهُۥ لِلْإِسْلٰمِ ۖ وَمَن يُرِدْ أَن يُضِلَّهُۥ يَجْعَلْ صَدْرَهُۥ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِى السَّمَآءِ ۚ كَذٰلِكَ يَجْعَلُ اللَّهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ

● Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan S°UDUR (MINDA / dada) nya untuk Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang MENDAKI LANGIT. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. ●

Al-A'raf : 40

إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِـَٔايٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوٰبُ السَّمَآءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتّٰى يَلِجَ الْجَمَلُ فِى سَمِّ الْخِيَاطِ ۚ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُجْرِمِينَ

● Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka PINTU-PINTU LANGIT (ABWAABU-SSAMAA`) dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. ●

Al-Qamar : 11

فَفَتَحْنَآ أَبْوٰبَ السَّمَآءِ بِمَآءٍ مُّنْهَمِرٍ

● Maka Kami BUKAKAN (FATAHNA) PINTU-PINTU LANGIT (ABWAAB AS-SAMAA`) dengan (menurunkan) air yang tercurah. ●

An-Naba' : 19

وَفُتِحَتِ السَّمَآءُ فَكَانَتْ أَبْوٰبًا

● dan dibukalah (FUTIHAT) LANGIT, maka terdapatlah PINTU-PINTU (ABWAAB), ●

Al-Hijr : 14

وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِم بَابًا مِّنَ السَّمَآءِ فَظَلُّوا فِيهِ يَعْرُجُونَ

● Dan jika seandainya Kami MEMBUKAKAN (FATAHNA) kepada mereka salah satu dari PINTU (BABAN) LANGIT, lalu mereka 'terus menerus' (Z°ALLU) NAIK (YA'RUJUN) ke atasnya, ●

Az-Zariyat : 7

وَالسَّمَآءِ ذَاتِ الْحُبُكِ

● Demi LANGIT (AS-SAMAA`) yang mempunyai penuh RUANG-RUANG / LORONG-LORONG LALUAN (HUBUK / Pathway), ●

Al-Furqan : 61

تَبَارَكَ الَّذِى جَعَلَ فِى السَّمَآءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرٰجًا وَقَمَرًا مُّنِيرًا

● Maha Suci Allah yang menjadikan di LANGIT gugusan-gugusan bintang (BURUJAN) dan Dia menjadikan juga padanya yang bersinar (matahari) dan bulan yang bercahaya. ●

An-Nahl : 79

أَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرٰتٍ فِى جَوِّ السَّمَآءِ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا اللَّهُ ۗ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَءَايٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

● Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di TENGAH-TENGAH LANGIT (JAWWI-SSAMAA`). Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (AYAAT) bagi orang-orang yang beriman. ●

Al-A'raf : 96

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرٰىٓ ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكٰتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَالْأَرْضِ وَلٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنٰهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

● Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka BERKAT dari LANGIT (BARAKAATIN MIN AS-SAMAA`) dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. ●

Al-Isra' : 95

قُل لَّوْ كَانَ فِى الْأَرْضِ مَلٰٓئِكَةٌ يَمْشُونَ مُطْمَئِنِّينَ لَنَزَّلْنَا عَلَيْهِم مِّنَ السَّمَآءِ مَلَكًا رَّسُولًا

● Katakanlah: "Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami TURUNKAN dari LANGIT kepada mereka seorang MALAIKAT menjadi rasul". ●

Al-Kahf : 40

فَعَسٰى رَبِّىٓ أَن يُؤْتِيَنِ خَيْرًا مِّن جَنَّتِكَ وَيُرْسِلَ عَلَيْهَا حُسْبَانًا مِّنَ السَّمَآءِ فَتُصْبِحَ صَعِيدًا زَلَقًا

● maka mudah-mudahan Tuhanku, akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik dari pada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan (HUSBANAN) (petir) dari LANGIT kepada kebunmu; hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; ●

Maryam : 90

تَكَادُ السَّمٰوٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا

● hampir-hampir LANGIT PECAH (YATAFATT°ARNA) kerana ucapan itu, dan bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh, ●

Ta Ha : 4

تَنزِيلًا مِّمَّنْ خَلَقَ الْأَرْضَ وَالسَّمٰوٰتِ الْعُلَى

● iaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan LANGIT (AS-SAMAAWAAT) yang TINGGI (AL-'ULA). ●

Al-Anbiya : 4

قَالَ رَبِّى يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِى السَّمَآءِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

● Berkatalah Muhammad (kepada mereka): "Tuhanku mengetahui semua PERKATAAN di LANGIT dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". ●

Al-Anbiya : 30

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوٓا أَنَّ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

● Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya LANGIT dan BUMI itu keduanya dahulu adalah suatu yang PADU (SATU ENTITI / RATQAN), kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? ●

Al-Anbiya : 104

يَوْمَ نَطْوِى السَّمَآءَ كَطَىِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ ۚ كَمَا بَدَأْنَآ أَوَّلَ خَلْقٍ نُّعِيدُهُۥ ۚ وَعْدًا عَلَيْنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا فٰعِلِينَ

● (iaitu) pada hari Kami GULUNG (NAT°WIY) LANGIT (AS-SAMAA`) sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya. ●

Az-Zumar : 67

وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِۦ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُۥ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَالسَّمٰوٰتُ مَطْوِيّٰتٌۢ بِيَمِينِهِۦ ۚ سُبْحٰنَهُۥ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُونَ

● Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan LANGIT DIGULUNG (AS-SAMAAWAAT MAT°WIYYAT) dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. ●

Al-Furqan : 25

وَيَوْمَ تَشَقَّقُ السَّمَآءُ بِالْغَمٰمِ وَنُزِّلَ الْمَلٰٓئِكَةُ تَنزِيلًا

● Dan (ingatlah) hari (ketika) TERPECAH BELAH (TASYAQQAQ) LANGIT (AS-SAMAA`) mengeluarkan kabut putih dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang. ●

At-Tur : 9

يَوْمَ تَمُورُ السَّمَآءُ مَوْرًا

● pada hari ketika LANGIT benar-benar BERGONCANG, ●

Ar-Rahman : 37

فَإِذَا انشَقَّتِ السَّمَآءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ

● Maka apabila telah TERBELAH (INSYAQQATI) LANGIT dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. ●

Al-Insyiqaq : 1

إِذَا السَّمَآءُ انشَقَّتْ

● Apabila LANGIT (AS-SAMAA`) TERBELAH (INSYAQQAT), ●

Al-Ma'arij : 8

يَوْمَ تَكُونُ السَّمَآءُ كَالْمُهْلِ

● Pada hari ketika LANGIT menjadi seperti luluhan perak (MOLTEN COPPER / KALMUHLI), ●


An-Naml : 25

أَلَّا يَسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِى يُخْرِجُ الْخَبْءَ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُخْفُونَ وَمَا تُعْلِنُونَ

● agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang TERPENDAM (AL-KHOB`A) di LANGIT an di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. ●

An-Naml : 87

وَيَوْمَ يُنفَخُ فِى الصُّورِ فَفَزِعَ مَن فِى السَّمٰوٰتِ وَمَن فِى الْأَرْضِ إِلَّا مَن شَآءَ اللَّهُ ۚ وَكُلٌّ أَتَوْهُ دٰخِرِينَ

● Dan (ingatlah) hari (ketika) bertiup S°UUR, maka terkejutlah SESIAPA (MAN) yang di langit dan SESIAPA yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. ●

Ar-Rum : 25

وَمِنْ ءَايٰتِهِۦٓ أَن تَقُومَ السَّمَآءُ وَالْأَرْضُ بِأَمْرِهِۦ ۚ ثُمَّ إِذَا دَعَاكُمْ دَعْوَةً مِّنَ الْأَرْضِ إِذَآ أَنتُمْ تَخْرُجُونَ

● Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah BERDIRINYA (TAQUM) LANGIT dan bumi dengan iradat-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur). ●

Al-Mulk : 3

الَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا ۖ مَّا تَرٰى فِى خَلْقِ الرَّحْمٰنِ مِن تَفٰوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرٰى مِن فُطُورٍ

● Yang telah menciptakan TUJUH LANGIT BERLAPIS-LAPIS / BERTINDIH-TINDIH (TIBAQA). Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang TIDAK SEMPURNA (Fault / TAFAAWUT). Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang CACAT-CELA (FLAW / FUT°UR)? ●


Ar-Rum : 48

اللَّهُ الَّذِى يُرْسِلُ الرِّيٰحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَيَبْسُطُهُۥ فِى السَّمَآءِ كَيْفَ يَشَآءُ وَيَجْعَلُهُۥ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلٰلِهِۦ ۖ فَإِذَآ أَصَابَ بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ إِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُونَ

● Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira. ●

As-Sajdah : 5

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَآءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

● Dia mengatur AL-AMR dari LANGIT ke bumi, kemudian (AMR) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu ●

Al-Ahzab : 72

إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسٰنُ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

● Sesungguhnya Kami telah mengemukakan AMANAT kepada LANGIT bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, ●

Saba' : 2

يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ السَّمَآءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۚ وَهُوَ الرَّحِيمُ الْغَفُورُ

● Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang TURUN (ANZAL) DARI LANGIT dan apa yang NAIK (YA'RUJU) KEPADANYA. Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun. ●

At-Tariq : 11

وَالسَّمَآءِ ذَاتِ الرَّجْعِ

● Demi LANGIT yang mengandung (jalan) kembali (RAJ'I) ●


As-Saffat : 6

إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِزِينَةٍ الْكَوَاكِبِ

● Sesungguhnya Kami telah menghias LANGIT yang TERDEKAT (AS-SAMAA` AD-DUNYA) dengan hiasan, iaitu Planet-planet (AL-KAWAKIB), ●

As-Saffat (37) : 7

وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍ

● dan telah MEMELIHARAnya (HIFZ°UN) dari setiap syaitan yang sangat durhaka, ●

As-Saffat : 8

لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلَإِ الْأَعْلٰى وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ

● syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para MALAIKAT TERTINGGI (AL-MALAK AL-A'LA) dan mereka dilempari dari segala penjuru.●

Al-Jinn : 8

وَأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَآءَ فَوَجَدْنٰهَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيدًا وَشُهُبًا

● dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahsia / berita) LANGIT, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, ●

Al-Jinn : 9

وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقٰعِدَ لِلسَّمْعِ ۖ فَمَن يَسْتَمِعِ الْءَانَ يَجِدْ لَهُۥ شِهَابًا رَّصَدًا

● dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di LANGIT itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya). ●

An-Najm : 26

وَكَم مِّن مَّلَكٍ فِى السَّمٰوٰتِ لَا تُغْنِى شَفٰعَتُهُمْ شَيْـًٔا إِلَّا مِنۢ بَعْدِ أَن يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَن يَشَآءُ وَيَرْضٰىٓ

● Dan berapa banyaknya MALAIKAT DI LANGIT (MALAK FI AS-SAMAA`) syafa'at mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya). ●

Al-Mu'min : 57

لَخَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ أَكْبَرُ مِنْ خَلْقِ النَّاسِ وَلٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

● Sesungguhnya penciptaan LANGIT dan bumi LEBIH BESAR (AKBAR) daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. ●

Fussilat : 12

فَقَضٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحٰى فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِمَصٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

● Maka Dia menjadikannya TUJUH LANGIT dalam DUA HARI (YAUMAIN). Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit perintah / arahannya (AMRAHA). Dan Kami hiasi langit yang DEKAT (DUNYA) dengan bintang-bintang yang cemerlang (MAS°AABIH) dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. ●

Asy-Syura : 5

تَكَادُ السَّمٰوٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِن فَوْقِهِنَّ ۚ وَالْمَلٰٓئِكَةُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِمَن فِى الْأَرْضِ ۗ أَلَآ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

● Hampir saja LANGIT itu PECAH (YATAFATT°ARNA) dari sebelah ATAS (FAUQIHINNA) (kerana kebesaran Tuhan) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhan-nya dan memohonkan ampun bagi sesiapa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Penyayang. ●

Asy-Syura : 29

وَمِنْ ءَايٰتِهِۦ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِن دَآبَّةٍ ۚ وَهُوَ عَلٰى جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَآءُ قَدِيرٌ

● Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan LANGIT dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata (DAABBAH) Yang Dia sebarkan pada KEDUAnya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. ●

Ad-Dukhan : 10

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَآءُ بِدُخَانٍ مُّبِينٍ

● Maka tunggulah hari ketika LANGIT membawa KABUS (DUKHAN) yang nyata, ●

Ad-Dukhan : 11

يَغْشَى النَّاسَ ۖ هٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

● yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. ●

Ad-Dukhan : 29

فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَآءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنظَرِينَ

● Maka LANGIT dan bumi tidak MENANGISI mereka dan merekapun tidak diberi tangguh. ●

Al-Fath : 4

هُوَ الَّذِىٓ أَنزَلَ السَّكِينَةَ فِى قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوٓا إِيمٰنًا مَّعَ إِيمٰنِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

● ... Dan kepunyaan Allah-lah TENTERA (JUNUUD) LANGIT dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, ●

Az-Zariyat : 22

وَفِى السَّمَآءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ

● Dan di LANGIT terdapat REZEKI mu (provision) dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu. ●

Ar-Rahman : 33

يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا ۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطٰنٍ

● Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) PENJURU (AQT°AR) LANGIT dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan Siapa Yang Mempunyai Autoriti (SULT°AAN). ●

Berikut adalah Doa untuk mendapat dari Allah, seorag Sult°an untuk dapat kita menembusi Langit :

Al-Isra' : 80

وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطٰنًا نَّصِيرًا

● Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan / Autoriti (SULT°AN) yang menolong (NAS°IIRA). ●

Al-Hadid : 25

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنٰتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتٰبَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنٰفِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُۥ وَرُسُلَهُۥ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِىٌّ عَزِيزٌ

● ...Dan Kami TURUNKAN (ANZAL) BESI (AL-HADID) yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. ●

====

Al-A'raf : 54

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعٰلَمِينَ

● Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam ENAM HARI, lalu Dia ISTAWA di atas 'ARSY (ISTAWA 'ALAL 'ARASY). Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, kepunyaanNyalah AL-KHALQU (ciptaan Zahir) dan AL-AMR (kejadian Batin).. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. ●



Berdasarkan Al-Quran, berikut adalah deduksi yang saya telah buat tanpa meletakkan sebarang pendapat :

1) Langit itu Binaan (Construction) Atap kepada Alam, di atas Bumi dan sungguh LUAS (WASI').
2) Langit itu Binaan Atap di tinggikan tanpa Tiang.
3) Langit itu  berlapis-lapis. 7 Lapisan.
4) Langit itu Terpelihara dari jatuhnya atau tertimpa serpihan-serpihan langit (meteor, radiasi dan sebagainya) dan juga dari Syaitan yang mencuri dengar perbicaraan AL-MALAK AL-A'LA (Malaikat-malaikat tertinggi), dan akan di lempar dengan Bola api. Malaikat berada di Langit.
5) Langit itu ada Pintu-pintu (ABWAAB).
6) Langit itu ada Jalan-jalan atau Tangga-tangga Menuju Pintu Masuk (Stairway) untuk memasukinya.
7) Langit itu boleh di lalui atau di rentasi melalui SABABAA (Gateway / Doorway) sepertimana yang pernah di lalui Zulqarnain.
8) Perbuatan memasuki Langit di sebut Mendaki bermaksud Langit itu ada dari Rendah ke Tinggi.
9) Piramid di bina oleh Hamman untuk Fir'aun adalah kerana hendak membuat Pintu Masuk (Al-Asbaab) ke Langit.
10) Langit itu ada penuh dengan Hubuk atau Ruang-ruang atau Lorong-lorong laluan.
11) Langit itu ada Ruang-ruang yang boleh di rentasi setelah Pintu Langit itu di buka.
12) Di Langit yang Dekat / Rendah ada Buruj atau Gugusan Bintang-bintang (BURUJ) dan juga Planet-planet (AL-KAWAKIB)
13) Langit itu mengandungi Air dan Air di turunkan dari Langit.








Udara / Atmosfera adalah sebahagian dari Langit. Kebenaran perkataan Allah - video di atas menunjukkan BUKTI / EVIDENCE / AYAAT / TANDA Kebenaran bahawa Air (MAA`) memang datang / turun / Anzal / REVEALED dari Langit.

[Bezakan : Air Hujan adalah AL-WADQA atau WABILUN (Hujan Lebat) dengan MAA`]

14) Di Langit boleh terjadi gumpalan Awan setinggi gunung yang boleh menghasilkan Hujan Ais.
15) Burung terbang di Langit dan kita perhatikan Burung terbang di Langit dari Bumi ke Langit bermaksud definisi Langit adalah dari atas sahaja pada Bumi itu di panggil Langit.
16) Malaikat di turunkan (di anzalkan) dari Langit.
17) Dari Langit datangnya Balasan Hukuman (RIJZAN / HUSBANAN)
18) Langit boleh pecah dan terbelah
19) Ada Langit yang 'dekat' (DUNYA) dan ada Langit yang tinggi. Langit yang dekat adalah Langit yang Rendah.
20) Hidangan Makanan (AL-MA`IDAH) pernah di turunkan dari Langit.
21) Di Langit itu ada penghuni yang bernyawa dan berkata-kata.
22) Dari Langit datangnya Rezeki atau Provision dan juga Berkat. Di bumi juga demikian.
23) Langit dan Bumi dulunya adalah satu entiti.
24) Semasa Sa'ah (Kiamat), Langit akan di gulung dan BERGONCANG.
25) Semasa Kiamat / Sa'ah, Langit akan terbelah. Dan akan menjadi luluhan perak (Molten Copper).
26) Di Langit ada banyak benda yang terpendam atau yang tidak di perlihatkan.
27) Langit itu berdiri kukuh.
28) Langit itu sangat sempurna dan tiada cacat-cela.
29) Di Langit, Allah mengutus Angin untuk menggerakkan Awan pelbagai rupa dan mengeluarkan Air Hujan untuk keperluan Bumi.
30) Di antara Langit dan Bumi itu penuh dengan Al-AMR (Pelaksana Arahan Allah).
31) Langit, Bumi juga Gunung tidak mahu memikul AMANAT kerana takut mengkhianatinya. Manusia yang Zalim dan Bodoh seperti kita ini sanggup menerimanya.
32) Ada benda yang turun (ANZAL) dari Langit dan ada yang Naik (YA'RUJU) ke Langit.
33) Penciptaan Langit (dan bumi) adalah lebih besar dari penciptaan manusia.
34) Sebelum Langit di bentuk seperti sekarang, Langit adalah dalam bentuk DUKHAN (kabus /asap).
35) Langit di cipta dalam 2 hari.
36) Langit sebelah atas hampir PECAH ketakutan kepada Allah sedangkan Malaikat tak berhenti bertasbih sambil memuji Allah dan berdoa sentiasa agar mengampunkan sesiapa yang di bumi.
37) Di Langit juga ada DAABBAH (Makhluk melata) dan bukan sahaja di Bumi.
38) Sebelum SA'AH (Kiamat) tiba, Langit akan di penuhi DUKHAN (Kabus).
39) Langit itu benda hidup, boleh berkata-kata, boleh menangis, boleh ketakutan. Begitu juga Bumi.
40) Di Langit ada Tentera (JUNUUD) Allah. Begitu juga di Bumi.
41) Langit itu ada Penjuru atau Hujungnya (AQT°AR), dan manusia atau Jin boleh merentasinya dengan pertolongan SULT°AN ( Authorize Personnel). Ada doa diajar Allah sendiri.
42) Besi (AL-HADID) diturunkan (ANZAL) dari Langit.
43) Syaitan jenis Jin tidak boleh berada di Langit untuk mendengar berita-berita langit, jika cuba juga akan kena panah api. Maknanya syaitan jenis jin juga berada di bumi.
44) Langit itu bersempadan dengan Arasy Allah.
45) Allah berada (ISTAWA) 'di' Langit (ILA-SSAMAA`)
46) Allah berada (ISTAWA) 'di atas / beyond' 'ARASY ('ALAL 'ARSY) yang bersempadan dengan Langit.


Rumusan

Subhanallah.
La ilaha illa anta. Inni kuntu minazz°olimiin.

Segala apa yang di beritahu dari dalam Al-Quran sudah sangat terperinci.

=====
Qaf : 16

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسٰنَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِۦ نَفْسُهُۥ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

● Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh DIRI nya (NAFSUHU), dan Kami LEBIH DEKAT (AQRAB) kepadanya daripada URAT LEHERNYA (HABLIL-WARIID), ●

=====
Langit atau As-Samaa` tidak pernah jauh dari kita namun ianya WASI' atau LUAS dan juga sangat TINGGI. Ianya segala ruang kelihatan kosong yang kita lihat (dekat atau sejauh mata memandang) namun penuh dengan AL-AMR, Malaikat di sekeliling kita. Dan Langit itu berlapis-lapis / parallel bertindih-tindih dan 'Arasy Allah itulah yang memisahkan seluruh Alam dengan kita yang bersempadan dengan Langit, NAMUN, 'Arasy itu DEKAT (namun tersangat luas seluas Langit) kerana meski Allah itu ISTAWA atau berada di atas / di sebalik 'Arasy, ALLAH itu dekat dengan kita dari urat leher kita sendiri - menunjukkan 'Arasy itu sangat dekat dengan kita (namun LUAS dan Agong - 'Arsyil 'Az°im.

Selagi ada Ruang (AS-SAMAA`) - kosong atau tidak, Allah tidak pernah ada dalam Mana-mana Ruang, 'Arasy itulah yang MEMISAHKAN segala ciptaan Alam ini dengan DIA yang berdiri sendiri, Yang Tunggal.

[pemahaman tentang lapisan-lapisan / TIBAQA / parallel universe sangat penting].

====
End.

Demi Tuhan Langit dan Bumi dan antara keduanya - AMPUN YA ALLAH, AMPUN YA ALLAH.

Ar-Rahman : 29

يَسْـَٔلُهُۥ مَن فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِى شَأْنٍ

● Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap hari Dia dalam SYA`NIN / Urusan / Matter. ●

Al-Isra' : 80

وَقُل رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطٰنًا نَّصِيرًا

● Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan / Autoriti (SULT°AN) yang menolong (NAS°IIRA). ●

====






Tiada ulasan:

Catat Ulasan