Navigate

Carian

Khamis, 17 November 2016

Apa itu FAHISYAH?

(Date written : 17 Nov 2016)
(Last update : 26 Dec 2016)

1) Fahisyah atau Perbuatan Keji atau Tidak Bermoral selalu di sebut di dalam Al-Quran.

Variasi perkataannya adalah FAHSYA`, FAWAAHISYA, FAAHISYAH atau FAAHISYATAN sebagai kata nama dan sebanyak 24 kali perkataan yang berdasarkan huruf dasar FA HA SHIN ini di sebut dalam Al-Quran.


Al-An'am : 151

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ ۖ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِۦ شَيْـًٔا ۖ وَبِالْوٰلِدَيْنِ إِحْسٰنًا ۖ وَلَا تَقْتُلُوٓا أَوْلٰدَكُم مِّنْ إِمْلٰقٍ ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ۖ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ ذٰلِكُمْ وَصّٰىكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

● Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu iaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu kerana takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati (LA TAQRABU) perbuatan-perbuatan yang KEJI (FAWAAHISYA), baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya). ●

LA TAQRABUL FAWAAHISYA.

Jangan kamu mendekati perbuatan keji.

Al-A'raf : 33

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّىَ الْفَوٰحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْىَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَن تُشْرِكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِۦ سُلْطٰنًا وَأَن تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

● Katakanlah: "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang KEJI (FAWAHISYA), baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan DOSA (ITHM), MENINDAS (BAGHYA / 'Oppression') tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui". ●

ALLAH melarang kita melakukan perbuatan KEJI samada secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi.


2) Apakah Perbuatan Keji tersebut ?


Al-Isra' : 32

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا

● Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya ZINA itu adalah suatu perbuatan yang KEJI (FAHISYAH). Dan suatu jalan yang buruk. ●


An-Naml : 54

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَتَأْتُونَ الْفٰحِشَةَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ

● Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan KEJI (FAHISYAH) itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?" ●

Al-'Ankabut : 28

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الْفٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِّنَ الْعٰلَمِينَ

● Dan (ingatlah) ketika Luth berkata pepada kaumnya: "Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang KEJI (FAHISYAH) yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu". ●

At-Talaq : 1

يٰٓأَيُّهَا النَّبِىُّ إِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَآءَ فَطَلِّقُوهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ وَأَحْصُوا الْعِدَّةَ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ رَبَّكُمْ ۖ لَا تُخْرِجُوهُنَّ مِنۢ بُيُوتِهِنَّ وَلَا يَخْرُجْنَ إِلَّآ أَن يَأْتِينَ بِفٰحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ ۚ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ ۚ وَمَن يَتَعَدَّ حُدُودَ اللَّهِ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُۥ ۚ لَا تَدْرِى لَعَلَّ اللَّهَ يُحْدِثُ بَعْدَ ذٰلِكَ أَمْرًا

● Hai Nabi, apabila kamu menceraikan isteri-isterimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar) dan hitunglah waktu iddah itu serta bertakwalah kepada Allah Tuhanmu. Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) ke luar kecuali mereka mengerjakan perbuatan KEJI (FAHISYATIN) yang terang. Itulah hudud Allah dan barangsiapa yang melanggar hudud Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Kamu tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah itu sesuatu hal yang baru. ●


Yusuf : 24

وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِۦ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَآ أَن رَّءَا بُرْهٰنَ رَبِّهِۦ ۚ كَذٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوٓءَ وَالْفَحْشَآءَ ۚ إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

● Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kejahatan (SUU`) dan perbuatan KEJI (FAHSYAA`). Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang MUKHLAS°IN.●

ZINA dan SODOMI (Homoseks) adalah perbuatan keji.

An-Nisa' : 22

وَلَا تَنكِحُوا مَا نَكَحَ ءَابَآؤُكُم مِّنَ النِّسَآءِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ فٰحِشَةً وَمَقْتًا وَسَآءَ سَبِيلًا

● Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat KEJI (FAAHISYAH) dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh). ●

Berkahwin dengan bekas Isteri Bapa sendiri juga adalah perbuatan KEJI.

Nyatalah, segala yang berkenaan SEKS yang tidak melalui Pernikahan yang SAH, atau SEKS sesama Jenis, adalah perbuatan KEJI atau FAAHISYAH.



3) Siapa yang menganjurkan Perbuatan Keji ini kepada manusia ?

Al-Baqarah : 169

إِنَّمَا يَأْمُرُكُم بِالسُّوٓءِ وَالْفَحْشَآءِ وَأَن تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

● Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat (SUU`) dan KEJI (FAHSYAA`), dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui. ●

Al-Baqarah : 268

الشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِالْفَحْشَآءِ ۖ وَاللَّهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللَّهُ وٰسِعٌ عَلِيمٌ

● Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat KEJI (FAHSYAA`) ; sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. ●

Ianya dari bisikan dan anjuran Syaitan.


4) Perbuatan KEJI dan Mungkar selalu digandingkan.


An-Nahl : 90

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسٰنِ وَإِيتَآئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْىِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

● Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan (IHSAN), memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan KEJI (FAHSYAA`), kemungkaran dan penindasan ('oppression' / BAGHYI). Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

An-Nur : 21

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَّبِعُوا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۚ وَمَن يَتَّبِعْ خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ ۚ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ مَا زَكٰى مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلٰكِنَّ اللَّهَ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

● Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang KEJI (FAHSYAA`) dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah kerana kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu SUCI (ZAKAA) (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah MENYUCIKAN (YUZAKKI) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ●


5) Bagaimana mencegah dari Perbuatan Keji ?


Al-'Ankabut : 45

اتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَأَقِمِ الصَّلٰوةَ ۖ إِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

● Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah solat. Sesungguhnya solat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) KEJI (FAHSYAA`) dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. ●

Baca Al-Quran dan Fahamkan.
SOLAT dapat MENCEGAH dari Perbuatan KEJI / FAAHISYAH dan Mungkar.


6) Beza Dosa Besar dengan Perbuatan Keji

An-Najm : 32

الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبٰٓئِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوٰحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وٰسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنتُمْ أَجِنَّةٌ فِى بُطُونِ أُمَّهٰتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوٓا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰىٓ

● (iaitu) orang-orang yang menjauhi DOSA-DOSA BESAR (KABI`IRA ITHM) dan perbuatan KEJI (FAWAHISYA) kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. ●

Asy-Syura : 37

وَالَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبٰٓئِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوٰحِشَ وَإِذَا مَا غَضِبُوا هُمْ يَغْفِرُونَ

● Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi DOSA-DOSA BESAR (KABA`IRA ITHM) dan perbuatan-perbuatan KEJI (FAWAHISYA), dan apabila mereka marah mereka memberi maaf. ●

An-Nisa' : 48

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرٰىٓ إِثْمًا عَظِيمًا

● Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang MEMPERSEKUTUKAN Allah, maka sungguh ia telah berbuat DOSA YANG SANGAT BESAR (ITHM 'AZ°IIMA). ●

DOSA PALING BESAR adalah Mensyirikkan Allah. Mengiktikadkan ada kuasa lain yang boleh beri Manfaat atau Mudharat selain Allah. Ada tempat lain yang boleh kita minta lindung. Ada tuhan (manusia, jin, nabi) lain yang kita seru tatkala susah. Terdapat banyak benda atau apa2 dan juga sesiapa yang manusia boleh mensyarikatkan atau menyekutukan Allah.

An-Nisa' : 49

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يُزَكُّونَ أَنفُسَهُم ۚ بَلِ اللَّهُ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ وَلَا يُظْلَمُونَ فَتِيلًا

● Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang menganggap dirinya SUCI (YUZAKKUN) ?. Sebenarnya Allah mensucikan siapa yang dikehendaki-Nya dan mereka tidak aniaya sedikitpun. ●

An-Nisa' : 50

انظُرْ كَيْفَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ ۖ وَكَفٰى بِهِۦٓ إِثْمًا مُّبِينًا

● Perhatikanlah, betapakah mereka mengada-adakan DUSTA terhadap Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi DOSA YANG NYATA (ITHM MUBIINA). ●

Ali 'Imran : 77

إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمٰنِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولٰٓئِكَ لَا خَلٰقَ لَهُمْ فِى الْءَاخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ وَلَا يَنظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

● Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan HARGA YANG SEDIKIT, mereka itu tidak mendapat bahagian di akhirat, dan Allah TIDAK AKAN BERKATA-KATA dengan mereka dan TIDAK AKAN MELIHAT kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih. ●


Ali 'Imran : 78

وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُۥنَ أَلْسِنَتَهُم بِالْكِتٰبِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتٰبِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتٰبِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِندِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِندِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

● Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan / sepuak yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", PADAHAL IA BUKAN DARI SISI ALLAH. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui. ●


Orang yang MERASAKAN DIRI mereka SUCI dan MELAKUKAN PENDUSTAAN terhadap Allah, dan MEMBUAT NIAGA AYAT-AYAT ALLAH dengan harga yang sedikit adalah melakukan DOSA YANG BESAR.


Al-Baqarah : 219

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَآ إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنٰفِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَآ أَكْبَرُ مِن نَّفْعِهِمَا ۗ وَيَسْـَٔلُونَكَ مَاذَا يُنفِقُونَ قُلِ الْعَفْوَ ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْءَايٰتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ

● Mereka bertanya kepadamu tentang KHAMAR (YANG MEMABUKKAN / MENGKHAYALKAN / YANG MENUTUP MINDA) dan JUDI. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat DOSA YANG BESAR (ITHMUHUMA AKBAR) dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir, ●

Memakan atau Meminum sesuatu yang KHUMUR atau KHAMRI atau KHAMAR dan Perbuatan JUDI adalah juga Dosa Besar berdasarkan ayat Allah di atas.

An-Nisa' : 112

وَمَن يَكْسِبْ خَطِيٓـَٔةً أَوْ إِثْمًا ثُمَّ يَرْمِ بِهِۦ بَرِيٓـًٔا فَقَدِ احْتَمَلَ بُهْتٰنًا وَإِثْمًا مُّبِينًا

● Dan barangsiapa yang mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian dituduhkannya kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya ia telah berbuat suatu kebohongan dan DOSA YANG NYATA (ITHM MUBIINA). ●

Al-Ahzab : 58

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتٰنًا وَإِثْمًا مُّبِينًا

● Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan DOSA YANG NYATA (ITHM MUBIINA). ●

Tidak mengaku KESALAHAN DAN DOSA dan MENUDUH PULA orang lain yang MELAKUKANNYA adalah melakukan DOSA BESAR.

Al-Furqan : 68

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلٰهًا ءَاخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا

● Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), ●

MEMBUNUH manusia lain tanpa alasan yang benar adalah DOSA YANG BESAR.

Manakala KEJI pula berdasarkan banyak ayat-ayat Allah di atas adalah berkenaan hubungan alat KELAMIN iaitu ZINA dan juga SODOMI. Samada di lakukan terang-terangan atau tersembunyi.


7) Perbuatan KEJI masih boleh di ampunkan.


Ali 'Imran : 135

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلٰى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

● Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan KEJI (FAHISYATAN) atau menzalimi diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. ●

Dengan BERSEGERA memohon Ampun dan tidak meneruskan Perbuatan Keji tersebut.


8) Apa itu Mungkar?

Sebanyak 37 kali huruf dasar NUN KAF RA di sebut dalam Al-Qurab dengan variasi perkataan MUNKAR, MUNKIRAT, NAKIR, NAKIRA, NAKIRU, YUNKIRU, NUKRA dan lain-lain.

Ali 'Imran : 104

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

● Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang MUNKAR; merekalah orang-orang yang beruntung. ●

Al-Hajj : 72

وَإِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ ءَايٰتُنَا بَيِّنٰتٍ تَعْرِفُ فِى وُجُوهِ الَّذِينَ كَفَرُوا الْمُنكَرَ ۖ يَكَادُونَ يَسْطُونَ بِالَّذِينَ يَتْلُونَ عَلَيْهِمْ ءَايٰتِنَا ۗ قُلْ أَفَأُنَبِّئُكُم بِشَرٍّ مِّن ذٰلِكُمُ ۗ النَّارُ وَعَدَهَا اللَّهُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

● Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya kamu dapat mengenal (TA'RIFU) pada wajah orang-orang Kafir itu tanda-tanda KEENGKARAN (AL-MUNKAR). Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah: "Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka?" Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali. ●

Tanda Keengkaran boleh di kenali melalui riak muka atau ekspresi muka atau Wajah.

Ar-Ra'd : 36

وَالَّذِينَ ءَاتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ يَفْرَحُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ ۖ وَمِنَ الْأَحْزَابِ مَن يُنكِرُ بَعْضَهُۥ ۚ قُلْ إِنَّمَآ أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ وَلَآ أُشْرِكَ بِهِۦٓ ۚ إِلَيْهِ أَدْعُوا وَإِلَيْهِ مَـَٔابِ

● Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan yang bersekutu, ada yang MENGENGKARI (YUNKIRU) sebahagiannya. Katakanlah "Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk mengabdi diri kepada Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali". ●

Berdasarkan ayat Allah di atas, MUNGKAR bermaksud KEENGKARAN.

Az-Zariyat : 25

إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلٰمًا ۖ قَالَ سَلٰمٌ قَوْمٌ مُّنكَرُونَ

● (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salaamun". Ibrahim menjawab: "Salaamun (kamu) adalah orang-orang yang TIDAK DI KENALI (MUNKARUN)". ●

Berdasarkan ayat Allah di atas, MUNKARUN bermaksud orang yang tidak di kenali.

Al-Mujadilah : 2

الَّذِينَ يُظٰهِرُونَ مِنكُم مِّن نِّسَآئِهِم مَّا هُنَّ أُمَّهٰتِهِمْ ۖ إِنْ أُمَّهٰتُهُمْ إِلَّا الّٰٓـِٔى وَلَدْنَهُمْ ۚ وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنكَرًا مِّنَ الْقَوْلِ وَزُورًا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ

● Orang-orang yang menzhihar isterinya di antara kamu, (menganggap isterinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah isteri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu PERKATAAN MUNKAR.dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun. ●

Berdasarkan ayat Allah di atas, MUNGKAR adalah MEMPERKATAKAN Sesuatu yang TIDAK BENAR seperti menyamakan Isteri dengan Ibu sendiri. Mungkar juga adalah suatu PERKATAAN.

An-Naml : 41

قَالَ نَكِّرُوا لَهَا عَرْشَهَا نَنظُرْ أَتَهْتَدِىٓ أَمْ تَكُونُ مِنَ الَّذِينَ لَا يَهْتَدُونَ

● Dia berkata: "Ubahlah / Buat Penyamaran (NAKKIRU) baginya singgahsananya; maka kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal(nya)". ●

NAKKIRU bermaksud membuat penyamaran agar orang tidak mengenal.

An-Nahl : 83

يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللَّهِ ثُمَّ يُنكِرُونَهَا وَأَكْثَرُهُمُ الْكٰفِرُونَ

● Mereka mengenal (YA'RIFU) nikmat Allah, kemudian mereka MENGENGKARINYA / MENAFIKANNYA (YUNKIRUNAHA) dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir. ●

YUNKIRU bermaksud Mengengkari atau Menafikan ('Deny').

Al-Kahf : 74

فَانطَلَقَا حَتّٰىٓ إِذَا لَقِيَا غُلٰمًا فَقَتَلَهُۥ قَالَ أَقَتَلْتَ نَفْسًا زَكِيَّةًۢ بِغَيْرِ نَفْسٍ لَّقَدْ جِئْتَ شَيْـًٔا نُّكْرًا

● Maka berjalanlah keduanya; hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidhr membunuhnya. Musa berkata: "Mengapa kamu MEMBUNUH JIWA YANG SUCI, bukan kerana dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang MUNKAR (NUKRA)". ●

NUKRA bermaksud suatu perbuatan yang besar kesalahannya, seperti membunuh orang lain yang tidak bersalah.

Al-Kahf : 87

قَالَ أَمَّا مَن ظَلَمَ فَسَوْفَ نُعَذِّبُهُۥ ثُمَّ يُرَدُّ إِلٰى رَبِّهِۦ فَيُعَذِّبُهُۥ عَذَابًا نُّكْرًا

● Berkata Dzulkarnain: "Adapun orang yang zalim, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang DAHSYAT (NUKRA). ●


Al-Qamar : 6

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ ۘ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ إِلٰى شَىْءٍ نُّكُرٍ

● Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru,  menyeru kepada sesuatu yang DAHSYAT (NUKRI), ●

NUKR bermaksud sesuatu yang Dahsyat.

Berdasarkan banyak ayat-ayat Allah tentang MUNKAR dan variasi perkataannya, MUNGKAR boleh di deduksi kepada :

a) Sesuatu yang tidak di kenali maka kita menafikannya dan mengengkarinya.

b) Suatu perbuatan yang jelas bertentangan dengan keadilan (contohnya membunuh jiwa yang suci) dan kebenaran (contohnya MENZIHAR isteri).

c) Membuat Penyamaran untuk mengelirukan sedangkan tahu ianya tidak sebegitu. Ia juga menyembunyikan kebenaran.

d) Menafikan atau enggan menerima kebenaran. Dan ianya kelihatan pada Wajah atau Ekspresi Muka.


MAKA, deduksinya MUNGKAR adalah segala Perbuatan DOSA BESAR yang di lakukan yang MENGENGKARI Larangan Allah.

Sebab itu banyak ayat-ayat Allah yang lain cuma menyebut FAHSYAA`I WAL MUNGKAR atau AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR kerana MUNGKAR adalah bersifat menyeluruh.


====
End.

Allah Al-Qahhar.
Allah Ar-Rahman.

Mohonlah sentiasa Rahmat Allah wahai diriku. Jika tidak, siapa pun tidak terlepas dari perbuatan keji dan mungkar:

An-Nur : 21

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَّبِعُوا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۚ وَمَن يَتَّبِعْ خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ ۚ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ مَا زَكٰى مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلٰكِنَّ اللَّهَ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

● Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah kerana kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ●

Dan Mintalah Lindungan Allah selalu melalui surah An-Nas agar Minda kita di pelihara dari bisikan Syaitan yang MENYURUH membuat perbuatan KEJI dan Mungkar.

====




1 ulasan:

  1. rimaksih buat infonya,,,
    sangat membantu dan bermanfaat,,
    ,,

    BalasPadam