Navigate

Carian

Khamis, 15 Januari 2015

Siapa RAHMAT dari Allah

Siapa RAHMAT dari Allah

(Date written : 15 Jan 2015)

Dan bukan APA itu RAHMAT ALLAH.

Apakah RAHMAT itu sesuatu (MA) atau sesiapa (MAN). ?

Beza

MA = apa2 ciptaan Allah yang mati.
(Batu, Bumi,  Matahari,  dll)

Manakala

MAN = apa2 ciptaan Allah yang hidup.
(MANUSIA,  JIN, Malaikat, dll)


Fahamilah di Dalam DIRI kita yang ada 3 Unsur iaitu Jasad, Nafs dan Ruh - ada yang Mati dan ada yang Hidup. Jasad tanpa RUH itu MATI.


Perhatikan Firman Allah ini :


Ar-Rum : 19

يُخْرِجُ الْحَىَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَىِّ وَيُحْىِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ وَكَذٰلِكَ تُخْرَجُونَ

● Dia mengeluarkan yang HIDUP dari yang MATI dan mengeluarkan yang MATI dari yang HIDUP dan menghidupkan bumi sesudah matinya. Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur). ●




------

Untuk memahami SIAPA RAHMAT ALLAH, mari kita lihat ayat2 Allah yang berkaitan.

Firman Allah :


Al-Kahf : 65

فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا

● Lalu mereka bertemu dengan seorang HAMBA di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya RAHMAT DARI SISI KAMI, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ILMU dari sisi Kami. ●

Ayat di atas ada beberapa fakta penting.

1) Yang Rasul Nabi Musa berjumpa adalah seorang Hamba Allah yang diriwayatkan bernama Khidir.

2) Hamba Allah pada definasi yang tepat adalah orang yang DIRI PERSEPSI nya atau NAFS nya adalah TENANG TENTERAM. Orang yang TENANG TENTERAM adalah orang yang sentiasa MERASA SEDAR tentang WUJUD TUNGGAL ALLAH. Hamba Allah ini Redha kepada Allah bermaksud Redha kepada apa sahaja Kehendak Allah dan Allah juga Redha kepada mereka.




Al-Fajr : 27

يٰٓأَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ

● Hai NAFS yang TENANG (MUT°MA`INNAH). ●


Ar-Ra'd : 28

الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

● (yaitu) orang-orang yang beriman dan QALBU mereka menjadi TENANG dengan MENGINGATI ALLAH. Ingatlah, hanya dengan MENGINGATI ALLAH-lah QALBU menjadi TENANG (TAT°MA`IN). ●




Al-Fajr : 28

ارْجِعِىٓ إِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً

● Kembalilah kepada Tuhanmu dengan REDHA lagi DI REDHAI-Nya.●





Al-Fajr : 29

فَادْخُلِى فِى عِبٰدِى

● Maka masuklah ke dalam jama'ah HAMBA-HAMBA-Ku, ●


3) KHIDIR Hamba Allah ini juga DI BERI RAHMAT dari SISI ALLAH.


Apa yang ada DARI sisi Allah (MIN 'INDINA) ?

Firman Allah :



Ad-Dukhan : 5

أَمْرًا مِّنْ عِندِنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ

● (yaitu) AMRAN (AMR) DARI sisi KAMI. Sesungguhnya Kami Yang mengutus rasul-RASUL-RASUL, ●

Yang Dari Sisi Kami BERMAKSUD AMR ALLAH.

AMR ALLAH adalah PELAKSANA ARAHAN ALLAH yang juga Adalah SEBENARNYA RASUL atau UTUSAN Allah. Inilah RASUL yang bukan jenis manusia.

AMR ALLAH sentiasa MENEMUI ALLAH.


As-Sajdah : 5

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَآءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

● Dia MENGATUR AL-AMR dari langit ke bumi, kemudian (AL-AMR) itu KEMBALI / MENEMUI (YA'RUJU) kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. ●




RUH dan juga MALAIKAT adalah diciptakan khas DARI AMR Allah.



Al-Isra' : 85

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّى وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

● Dan mereka bertanya kepadamu tentang RUH. Katakanlah: "RUH itu dari AMR Tuhan-ku (AR-RUHU MIN AMRI RABBI), dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit". ●




An-Nahl : 2

يُنَزِّلُ الْمَلٰٓئِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِۦ عَلٰى مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ أَنْ أَنذِرُوٓا أَنَّهُۥ لَآ إِلٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَاتَّقُونِ

● Dia MENURUNKAN (YUNAZZILU) para MALAIKAT dengan RUH DARI AMR NYA  (MALAA`IKATA BIRRUHI MIN AMRIHI) kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: "Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku". ●

RUH dan MALAIKAT sentiasa MENEMUI ALLAH.


Al-Ma'arij : 4

تَعْرُجُ الْمَلٰٓئِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

● MALAIKAT-MALAIKAT dan RUH-RUH MENEMUI /KEMBALI (TA'RUJU) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun. ●





JIBRIL iaitu RUHUL QUDUS atau RUH yang Suci juga adalah di gelar RASUL yang mulia.


Al-Haqqah : 40

إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ

● Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan melalui) RASUL yang mulia (RASULIN KARIM). ●




Malaikat juga adalah RASUL atau UTUSAN ALLAH.


Hud : 69

وَلَقَدْ جَآءَتْ رُسُلُنَآ إِبْرٰهِيمَ بِالْبُشْرٰى قَالُوا سَلٰمًا ۖ قَالَ سَلٰمٌ ۖ فَمَا لَبِثَ أَن جَآءَ بِعِجْلٍ حَنِيذٍ

● Dan sesungguhnya UTUSAN-UTUSAN (RUSULUNA) Kami (MALAIKAT-MALAIKAT) telah datang kepada lbrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan: "Selamat". Ibrahim menjawab: "Selamatlah," maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang. ●



Hud : 70

فَلَمَّا رَءَآ أَيْدِيَهُمْ لَا تَصِلُ إِلَيْهِ نَكِرَهُمْ وَأَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيفَةً ۚ قَالُوا لَا تَخَفْ إِنَّآ أُرْسِلْنَآ إِلٰى قَوْمِ لُوطٍ

● Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Malaikat itu berkata: "Jangan kamu takut, sesungguhnya kami adalah (malaikat-ma]aikat) yang diutus kepada kaum Luth". ●



Maka Istilah RASUL atau UTUSAN perlu di fahami dengan betul2 bahawa IANYA KEBANYAKANNYA adalah DARI AMR ALLAH ini. RASUL jenis manusia juga ada seperti mana pemahaman kita sekarang. (RASUL dan Nabi Muhammad,  Ibrahim,  Isa, Musa, Nuh, dan lain2).


------

Dan ini untuk jawapan pada Artikel ini (SIAPA RAHMAT ALLAH):



Ad-Dukhan : 6

رَحْمَةً مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

● sebagai RAHMAT dari TUHANMU. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, ●

AMR Allah = RAHMAT Allah.

RAHMAT ALLAH jelas adalah CIPTAAN ALLAH dari AMR.

Ciptaan Allah ada 2 jenis :

1) KHALQU (segala yang kelihatan nyata atau ZAHIR ALAM ini)
2) AMRU (segala yang tidak kelihatan nyata atau BATIN ALAM ini)


Al-A'raf : 54

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعٰلَمِينَ

● Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari (yaum), lalu Dia ISTAWA di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang bergantung kepada AMR-Nya (BI AMRIHI). Ingatlah, KEPUNYAANNYA (LAHU) AL-KHALQU (Ciptaan Zahir)  dan AL-AMRU (Ciptaan Batin). Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. ●




Di mana RAHMAT ALLAH ini ?

Penuh di sekeliling atau MELIPUTI kita memenuhi sekalian langit dan bumi.



At-Talaq : 12

اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَىْءٍ عِلْمًۢا

● Allah-lah yang menciptakan tujuh LANGIT dan seperti itu pula BUMI. DI TURUNKAN (YATANAZZILU) AL-AMR di antara keduanya (langit dan bumi), agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar MELIPUTI (AHAT°O) segala sesuatu. ●





Meskipun penuh MELIPUTI kita namun Rahmat itu boleh berada JAUH atau DEKAT.


Al-A'raf : 56

وَلَا تُفْسِدُوا فِى الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلٰحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ

● .. Sesungguhnya RAHMAT Allah amat DEKAT (QARIB) kepada orang-orang yang berbuat baik (MUHSININ). ●

Orang MUHSININ adalah orang BERTAQWA.


Al-A'raf : 156

وَاكْتُبْ لَنَا فِى هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ إِنَّا هُدْنَآ إِلَيْكَ ۚ قَالَ عَذَابِىٓ أُصِيبُ بِهِۦ مَنْ أَشَآءُ ۖ وَرَحْمَتِى وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ ۚ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكٰوةَ وَالَّذِينَ هُم بِـَٔايٰتِنَا يُؤْمِنُونَ

● (Doa Nabi Musa) "Dan tetapkanlah untuk kami KEBAIKAN (HASANAH) di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau". Allah berfirman: "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan RAHMAT-Ku MELIPUTI segala SESUATU (WA RAHMATI WASI'AT KULLI SYAI'IN). Maka akan Aku tetapkan RAHMAT-Ku untuk orang-orang yang BERTAQWA, yang menunaikan ZAKAT dan orang-orang yang BERIMAN kepada ayat-ayat Kami". ●



Dan kita di suruh berdoa untuk sentiasa mendapatkan RAHMAT ALLAH ini :



Ali 'Imran : 8

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

● (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan Qalbu kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri bimbingan kepada kami, dan KURNIAKAN kepada kami RAHMAT DARI SISI ENGKAU (MILLADUNKA RAHMAT); kerana sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (kurnia)". ●


=====

Kesimpulan

Rahmat Allah adalah bukan sesuatu yang di Awang-awangan yang kita tidak boleh PAHAM. Ia bukan MA atau SESUATU yang Mati atau ia bukan sesuatu yang fizikal atau boleh NYATA ZAHIR dan NAMPAK.

RAHMAT ALLAH adalah AMR ALLAH dan ianya sesuatu yang HIDUP, SENTIASA MENEMUI ALLAH dan Allah berikan AMR ALLAH ini kepada SIAPA yang DI KEHENDAKI NYA.


Al-Baqarah : 105

مَّا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَلَا الْمُشْرِكِينَ أَن يُنَزَّلَ عَلَيْكُم مِّنْ خَيْرٍ مِّن رَّبِّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

● .. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) RAHMAT-Nya; dan Allah mempunyai KURNIA yang besar. ●


Yunus : 58

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

● Katakanlah: "Dengan KURNIA Allah iaitu RAHMAT-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". ●



Ayat di atas juga BERMAKSUD,
KURNIA ALLAH yang Besar = Rahmat Allah = AMR Allah.



Rahmat Allah BOLEH DI RASAI dan bukan boleh di LIHAT dengan MATA ZAHIR.


Hud : 9

وَلَئِنْ أَذَقْنَا الْإِنسٰنَ مِنَّا رَحْمَةً ثُمَّ نَزَعْنٰهَا مِنْهُ إِنَّهُۥ لَيَـُٔوسٌ كَفُورٌ

● Dan jika Kami RASAKAN kepada manusia (INSAN), RAHMAT dari Kami (MINNA), kemudian RAHMAT itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih. ●



=====
End.

Allah Ar-Rahman.

=====










Tiada ulasan:

Catat Ulasan