Navigate

Carian

Ahad, 11 Januari 2015

Siapa SEBENARNYA JIBRIL?

Siapa sebenarnya JIBRIL ?

(Date written : 10 Jan 2015)
(Last Update : 17 Jan 2016)

1) Kita telah diberi faham sejak kecil bahawa JIBRIL adalah MALAIKAT Penyampai Wahyu dari Allah kepada Rasul jenis manusia.

2) Benarkah JIBRIL itu MALAIKAT ? Jika benar, perhatikan firman Allah ini :


Al-Baqarah : 98

مَن كَانَ عَدُوًّا لِّلَّهِ وَمَلٰٓئِكَتِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَجِبْرِيلَ وَمِيكٰىلَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِّلْكٰفِرِينَ

● Barang siapa yang menjadi musuh Allah, dan MALAIKAT-MALAIKAT-Nya, dan Rasul-Rasul-Nya, dan (WA) JIBRIL dan (WA) MIKAIL, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir. ●

Di dalam ayat di atas, jika WA dalam bahasa Arab di maksud kan sebagai DAN; maka Kelihatan JIBRIL dan MIKAIL di bezakan dan bukan dari JENIS MALAIKAT.

Namun perkataan 'WA' dalam Bahasa Arab tidak semestinya BERMAKSUD 'DAN'. Dalam banyak penggunaan 'WA' di dalam sesuatu ayat kadang-kadang ianya bermaksud 'KHAS NYA' atau 'KHUSUS NYA'.


3) Satu tugas JIBRIL adalah menjadi pelindung para Nabi, di sebut MAULA :

Firman Allah :


At-Tahrim : 4

إِن تَتُوبَآ إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا ۖ وَإِن تَظٰهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلٰىهُ وَجِبْرِيلُ وَصٰلِحُ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَالْمَلٰٓئِكَةُ بَعْدَ ذٰلِكَ ظَهِيرٌ

● Jika kamu berdua (isteri Nabi Muhammad) bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya qalbu kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah PELINDUNG dia (MAULAHU) dan (begitu pula) JIBRIL dan orang-orang mukmin yang SOLEH; dan selain dari itu MALAIKAT-MALAIKAT adalah penolongnya pula. ●

Jelas dari ayat di atas, JIBRIL adalah pelindung (MAULA) kepada Nabi.


4) JIBRIL adalah RUHUL QUDUS. JIBRIL adalah sejenis RUH. RUHUL QUDUS bermakna RUH yang SUCI.


An-Nahl : 102

قُلْ نَزَّلَهُۥ رُوحُ الْقُدُسِ مِن رَّبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَهُدًى وَبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِينَ

● Katakanlah: "RUHUL QUDUS (Jibril) MENURUNKANNYA (NAZZALAHU) (Al Quran) itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan orang-orang yang telah beriman, dan menjadi bimbingan serta pemberi khabar gembira bagi orang-orang yang BERSERAH DIRI (MUSLIMIN)  (kepada Allah)". ●


Al-Baqarah : 97

قُلْ مَن كَانَ عَدُوًّا لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُۥ نَزَّلَهُۥ عَلٰى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرٰى لِلْمُؤْمِنِينَ

● Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh JIBRIL, maka JIBRIL itu telah MENURUNKAN NYA (NAZZALAHU) (Al Quran) ke dalam QALBU KAMU (QALBIKA) dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi bimbingan serta pemberi khabar gembira bagi orang-orang yang beriman. ●

Dari dua ayat di atas, JELAS bahawa JIBRIL adalah RUHUL QUDUS atau yang sebenarnya  adalah RUH AL-QUDUS. AL-QUDUS atau Yang Suci adalah gelaran bagi RUH yang bernama JIBRIL ini.

QALBIKA atau QALBU KAMU di sini bermaksud QALBU Nabi.

Perhatikan Firman Allah ini :


Al-Mujadilah : 22

لَّا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْءَاخِرِ يُوَآدُّونَ مَنْ حَآدَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَوْ كَانُوٓا ءَابَآءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوٰنَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولٰٓئِكَ كَتَبَ فِى قُلُوبِهِمُ الْإِيمٰنَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍ مِّنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولٰٓئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَآ إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

● ... Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan KEIMANAN dalam QALBU mereka dan MENGUATKAN mereka dengan RUH dari-Nya (RUHI MINHU). .. ●

Dan perhatikan firman Allah ini :


As-Sajdah : 9

ثُمَّ سَوّٰىهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصٰرَ وَالْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

● Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya RUH-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan FUAD; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. ●



Deduksinya adalah SANGAT JELAS - RUH dalam diri kita adalah RUH dari Allah.

Meskipun ayat As-Sajdah:9 mengatakan RUHIHI namun ayat Al-Mujadilah:22 menyebut RUHI MINHU. Maka makna SEBETULNYA adalah RUH dari Allah dan BUKANNYA RUH ALLAH.

Ruh dalam Tubuh kita adalah RUH dari ALLAH.

Namun adakah RUH dari Allah dalam diri kita ini JIBRIL atau RUHUL QUDUS ?


5) Sebelum menjawab persoalan tersebut, mari kita faham apa tugas JIBRIL ini ?

Berdasarkan ayat2 Allah di atas, tugas JIBRIL atau RUH AL-QUDUS ini adalah :

a) MENG ANZAL kan (Menyingkapkan / Reveal) AL-QURAN atau ayat-ayat Allah ke dalam QALBU NABI.

b) Membenarkan kitab-kitab Allah sebelum ini.

c) Pemberi Bimbingan.

d) Pemberi Khabar Gembira

e) Meneguhkan atau MENGUATKAN orang beriman.


6) Apa beza MALAIKAT, RUH dan AMR ?


An-Nahl : 2

يُنَزِّلُ الْمَلٰٓئِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِۦ عَلٰى مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦٓ أَنْ أَنذِرُوٓا أَنَّهُۥ لَآ إِلٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَاتَّقُونِ

● Dia MENURUNKAN (YUNAZZILU) para MALAIKAT dengan RUH dari AMR-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: "Peringatkanlah olehmu sekalian, bahawasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku". ●

Malaikat lain dan Ruh lain. Keduanya adalah 'PEMBAWA' AMR atau PERINTAH atau ARAHAN atau COMMAND set dari Allah yang melakukan tugas berbeza.

Perhatikan Firman Allah ini :


Al-Isra' : 85

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّى وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

● Dan mereka bertanya kepadamu tentang RUH. Katakanlah: "RUH itu DARI (MIN) AMRI Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".

RUH adalah dari AMR/Perintah ALLAH.

Keduanya TA'RUJU atau KEMBALI kepada Allah dengan kelajuan 50 kali kelajuan CAHAYA :


Al-Ma'arij : 4

تَعْرُجُ الْمَلٰٓئِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

● MALAIKAT-MALAIKAT dan RUH-RUH TA'RUJU kepada Tuhan dalam SEHARI yang kadarnya LIMAPULUH RIBU TAHUN. ●

Manakala AMR atau PERINTAH atau DATA-DATA ARAHAN ALLAH pula YA'RUJU atau  KEMBALI kepada Allah dengan kelajuan CAHAYA :


As-Sajdah : 5

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَآءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

● Dia mengatur AL-AMR dari langit ke bumi, kemudian (AL-AMR) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu ●

Lajunya Kelajuan Cahaya adalah :

1 hari bergerak dengan kelajuan cahaya = 1000 tahun kehidupan kita.


JELAS kepada kita bahawa AMR, MALAIKAT dan RUH sentiasa DATANG dan KEMBALI menemui Allah dengan SANGAT LAJU.

Sila baca lanjut di sini -

http://cahayapalingbaik.blogspot.my/2016/01/apa-itu-malaikat.html?m=1

untuk mengetahui kaitan lebih lanjut antara MALAIKAT dan AMR Allah dan apa yang di perhatikan berdasarkan ILMU ALAM SEMESTA (Physics).

-----

Dan JIBRIL adalah RUH AL-QUDUS yang tugasnya seperti firman Allah di atas. Yang paling spesifiknya tugas JIBRIL adalah MENG ANZALKAN Wahyu Allah.

7) Nama lain bagi JIBRIL = RUH Al-Amin bermaksud RUH yang Amanah.


Asy-Syu'ara' : 192

وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ الْعٰلَمِينَ

● Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, ●


Asy-Syu'ara' : 193

نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ

● diturunkan (NAZALA = revealed) oleh AR-RUH AL-AMIN (Jibril), ●


Asy-Syu'ara' : 194

عَلٰى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنذِرِينَ

● ke dalam QALBU KAMU (QALBIKA) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, ●

8) JIBRIL juga di sebut sebagai RASUL atau UTUSAN yang Mulia.


Al-Haqqah : 40

إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ

● Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan melalui) Rasul yang mulia (RASULIN KARIM),  ●

9) RUHUL QUDUS banyak di kaitkan dengan Rasul Nabi Isa. Golongan Kristian yang sudah TERSESAT pemahaman nya telah mengadakan dua lagi ENTITY dalam Pemahaman 3 Tuhan nya - iaitu Bapa Tuhan, Anak Tuhan dan RUH AL-QUDUS dan RUHUL QUDUS = HOLY SPIRIT (in English)

Allah telah menjelaskan KESYIRIKAN ini di dalam firman Nya :


An-Nisa' : 171

يٰٓأَهْلَ الْكِتٰبِ لَا تَغْلُوا فِى دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللَّهِ وَكَلِمَتُهُۥٓ أَلْقٰىهَآ إِلٰى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِّنْهُ ۖ فَـَٔامِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۖ وَلَا تَقُولُوا ثَلٰثَةٌ ۚ انتَهُوا خَيْرًا لَّكُمْ ۚ إِنَّمَا اللَّهُ إِلٰهٌ وٰحِدٌ ۖ سُبْحٰنَهُۥٓ أَن يَكُونَ لَهُۥ وَلَدٌ ۘ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ وَكَفٰى بِاللَّهِ وَكِيلًا

● Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah UTUSAN (RASUL) Allah dan (yang diciptakan dengan) KALIMAT-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan RUH dari-Nya (RUHU MINHU). Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) TIGA", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha ESA (WAHID), Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah KEPUNYAAN-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. ●


Al-Baqarah : 87

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى الْكِتٰبَ وَقَفَّيْنَا مِنۢ بَعْدِهِۦ بِالرُّسُلِ ۖ وَءَاتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنٰتِ وَأَيَّدْنٰهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ ۗ أَفَكُلَّمَا جَآءَكُمْ رَسُولٌۢ بِمَا لَا تَهْوٰىٓ أَنفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ

● ... dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami MEMPERKUATNYA (AIYYADNAHU) dengan RUHUL QUDUS. ..●


Al-Baqarah : 253

تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۘ مِّنْهُم مَّن كَلَّمَ اللَّهُ ۖ وَرَفَعَ بَعْضَهُمْ دَرَجٰتٍ ۚ وَءَاتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنٰتِ وَأَيَّدْنٰهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ ۗ وَلَوْ شَآءَ اللَّهُ مَا اقْتَتَلَ الَّذِينَ مِنۢ بَعْدِهِم مِّنۢ بَعْدِ مَا جَآءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ وَلٰكِنِ اخْتَلَفُوا فَمِنْهُم مَّنْ ءَامَنَ وَمِنْهُم مَّن كَفَرَ ۚ وَلَوْ شَآءَ اللَّهُ مَا اقْتَتَلُوا وَلٰكِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ

● .. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami MEMPERKUAT dia (AIYYADNAHU) dengan RUHUL QUDUS. ..●


Al-Ma'idah : 110

إِذْ قَالَ اللَّهُ يٰعِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ اذْكُرْ نِعْمَتِى عَلَيْكَ وَعَلٰى وٰلِدَتِكَ إِذْ أَيَّدتُّكَ بِرُوحِ الْقُدُسِ تُكَلِّمُ النَّاسَ فِى الْمَهْدِ وَكَهْلًا ۖ وَإِذْ عَلَّمْتُكَ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَالتَّوْرٰىةَ وَالْإِنجِيلَ ۖ وَإِذْ تَخْلُقُ مِنَ الطِّينِ كَهَيْـَٔةِ الطَّيْرِ بِإِذْنِى فَتَنفُخُ فِيهَا فَتَكُونُ طَيْرًۢا بِإِذْنِى ۖ وَتُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ بِإِذْنِى ۖ وَإِذْ تُخْرِجُ الْمَوْتٰى بِإِذْنِى ۖ وَإِذْ كَفَفْتُ بَنِىٓ إِسْرٰٓءِيلَ عَنكَ إِذْ جِئْتَهُم بِالْبَيِّنٰتِ فَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ إِنْ هٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ

● (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan RUHUL QUDUS. ..●

Jelas dari ayat2 Allah di atas - Rasul Nabi Isa di lahirkan tidak dari air mani yang bercampur dengan benih wanita, tetapi dari KALIMAT NYA dan di kuatkan dengan RUHUL QUDUS iaitu JIBRIL.

Bagaimana yang dikatakan Al Masih Isa Ibnu Maryam di jadikan dari KALIMAT NYA :


Ali 'Imran : 59

إِنَّ مَثَلَ عِيسٰى عِندَ اللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ ۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

● Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah BERKATA (QALA) kepadanya: "JADILAH (KUN)" (seorang manusia), maka JADILAH dia (FAYAKUN). ●


Jelas,  Rasul Nabi Isa dijadikan dari KALIMAT ALLAH - KUN. Sebagaimana Adam dahulu jugak yang tidak Berbapa. Maka tidak ada yang SPECIAL sangat tentang Rasul Nabi Isa sehingga Orang Kristian atau Golongan Nasrani yang TERSESAT menganggapnya sebagai Anak Tuhan. Itu adalah KESYIRIKAN yang besar. Nabi Isa hanyalah Rasul Allah juga Hamba Allah :


Al-Ma'idah : 72

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوٓا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ۖ وَقَالَ الْمَسِيحُ يٰبَنِىٓ إِسْرٰٓءِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّى وَرَبَّكُمْ ۖ إِنَّهُۥ مَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوٰىهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظّٰلِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ

● Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". .. ●

10) Apakah hanya Rasul Nabi Isa sahaja yang dikuatkan dengan RUHUL QUDUS atau JIBRIL ?

Mari kita lihat lebih mendalam tentang cerita Maryam dan RUH dari ALLAH :


Maryam : 16

وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ مَرْيَمَ إِذِ انتَبَذَتْ مِنْ أَهْلِهَا مَكَانًا شَرْقِيًّا

● Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Kitab, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, ●


Maryam : 17

فَاتَّخَذَتْ مِن دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَآ إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا

● maka ia mengadakan TABIR (HIJAB) dari mereka; lalu Kami mengutus RUH Kami (RUHANA) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. ●

RUHANA atau RUH KAMI perlu di jelaskan berdasarkan ayat2 Allah yang lain ianya bermaksud RUH dari KAMI (Allah).


Maryam : 19

قَالَ إِنَّمَآ أَنَا۠ رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلٰمًا زَكِيًّا

● Ia (JIBRIL / RUH dari ALLAH) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang UTUSAN (RASUL) Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". ●


Maryam : 21

قَالَ كَذٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَىَّ هَيِّنٌ ۖ وَلِنَجْعَلَهُۥٓ ءَايَةً لِّلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِّنَّا ۚ وَكَانَ أَمْرًا مَّقْضِيًّا

● Ia (RUH dari ALLAH /JIBRIL) berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu TANDA (AYAT) bagi manusia dan sebagai RAHMAT dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". ●


-----
Perhatikan Firman Allah ini :


Ali 'Imran : 42

وَإِذْ قَالَتِ الْمَلٰٓئِكَةُ يٰمَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفٰىكِ وَطَهَّرَكِ وَاصْطَفٰىكِ عَلٰى نِسَآءِ الْعٰلَمِينَ

● Dan (ingatlah) ketika MALAIKAT (AL-MALA`IKAH) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu). ●


Selain Allah mengatakan RUH dari NYA yang di UTUS kepada MARYAM, Allah juga mengatakan yang di utus juga adalah MALAIKAT.

Ini bermaksud yang berjumpa Maryam adalah RUHUL QUDUS iaitu JIBRIL dan juga para MALAIKAT.

-----

Terdapat banyak penjelasan dan rumusan berdasarkan ayat2 Allah di atas :

a) Yang berjumpa Maryam berupa manusia adalah RUHANA bermaksud RUH dari Kami (Allah) atau JIBRIL.

b) Allah juga menjelaskan bahawa yang berkata-kata kepada Maryam adalah MALAIKAT, bermaksud selain JIBRIL iaitu RUHUL QUDUS, Malaikat juga berkata-kata kepada Maryam.

c) Bila KALIMAT "KUN" dari Allah di KATAKAN kepada MARYAM, terus Maryam mengandung dan sedia untuk di lahirkan. Kalimat KUN itu adalah kejadian RUH dari ALLAH ditiupkan ke dalam Tubuh Maryam dan sempurnalah kejadian Nabi Isa.

d) Kemudian Allah menerangkan bahawa kejadian itu adalah sebagai AYAT atau TANDA KEBESARAN NYA dan juga sebagai RAHMAT dari Allah.


9) Persoalan UTAMA : Adakah RUH yang ada dalam DIRI kita ini JUGA adalah RUHUL QUDUS atau RUHUL AMIN atau JIBRIL ? Adakah JIBRIL berada di dalam DIRI KITA ?

Mari kita perhatikan kembali firman Allah :


Al-Mujadilah : 22

لَّا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْءَاخِرِ يُوَآدُّونَ مَنْ حَآدَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَوْ كَانُوٓا ءَابَآءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوٰنَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ ۚ أُولٰٓئِكَ كَتَبَ فِى قُلُوبِهِمُ الْإِيمٰنَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍ مِّنْهُ ۖ وَيُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَا ۚ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ ۚ أُولٰٓئِكَ حِزْبُ اللَّهِ ۚ أَلَآ إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

● ... Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan (KATABA) KEIMANAN dalam QALBU mereka dan MENGUATKAN mereka dengan RUH dari-Nya (RUHI MINHU). .. ●


As-Sajdah : 9

ثُمَّ سَوّٰىهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصٰرَ وَالْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

● Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya RUH (dari)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan FUAD; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. ●

Berikut adalah DEDUKSI nya :

a) Allah berfirman bahawa salah satu tujuan RUHUL QUDUS adalah MENGUATKAN (AIYYAD) orang beriman.

b) Ayat Al-Mujadilah : 22 JELAS menerangkan bahawa setiap orang Beriman ALLAH KUATKAN mereka dengan RUHI MINHU bermakna RUH dari Nya.

c) Manakala Ayat As-Sajdah : 9 menjelaskan setiap manusia ada RUH dari Allah dalam diri kita.

d) Kesimpulan yang boleh di deduksi adalah jika kita BERIMAN sahaja baru RUHUL QUDUS atau JIBRIL di datangkan Allah untuk menguatkan kita. Jika kita tidak BERIMAN maka RUH dari Allah dalam diri kita TIDAK DI KUATKAN oleh RUHUL QUDUS atau JIBRIL.

Selain itu kita tidak TAHU tentang RUH jika tiada firman Allah menerangkan.


10) Sekarang mari kita FAHAM larangan Allah dalam ayat 97 surah Al-Baqarah IAITU supaya TIDAK MEMUSUHI JIBRIL atau RUH AL-QUDUS ini.


Al-Baqarah : 97

قُلْ مَن كَانَ عَدُوًّا لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُۥ نَزَّلَهُۥ عَلٰى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرٰى لِلْمُؤْمِنِينَ

● Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah MENURUNKAN NYA (NAZZALHU) (Al Quran) ke dalam qalbu mu (QALBIKA) dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi pembimbing serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. ●


Bagaimana yang dikatakan kita memusuhi JIBRIL ?

Kita sudah FAHAM tugas JIBRIL atau Ruh Al-QUDUS ini iaitu MENYINGKAPKAN ayat-ayat Allah kepada NABI. Memusuhi RUH AL-QUDUS ini adalah TAK SUKA kepada Kebenaran ayat2 Allah ini - tak mahu beriman kepada apa yang di turun kan atau apa yang mahu di singkap kan oleh JIBRIL.

Jika Kita iaitu INSAN yang ada 3 Unsur iaitu Ruh dari Allah,  NAFS atau Diri Persepsi dan juga Jasad Basyar ini tidak mahu menggunakan QALBU untuk BERFIKIR dan MENCARI kebenaran iaitu TERUTAMA ayat-ayat Allah iaitu Al-Qur'an,  bagaimana Mungkin kita akan DI KUATKAN dengan RUHUL QUDUS ? Tujuan RUHUL QUDUS adalah MENYINGKAPKAN makna dan maksud Sebenar Al-Qur'an atau ayat-ayat Allah kepada Nabi dan juga kepada kita YANG BERIMAN. Tanpa BERIMAN dengan ayat - ayat Allah,  tak mungkin kita mendapatkan (dengan Izin Allah) RUHUL QUDUS untuk MENYINGKAPKAN kebenaran Al-Qur'an di dalam diri kita.

Perhatikan Firman Allah ini :


Al-'Ankabut : 49

بَلْ هُوَ ءَايٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ فِى صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايٰتِنَآ إِلَّا الظّٰلِمُونَ

● Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang NYATA (JELAS - BAYYINAT) di dalam SUDUR orang-orang yang diberi ILMU (UTUL 'ILMA) . Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim. ●


UTUL 'ILMA bermaksud orang yang di beri ILMU bermaksud orang BERILMU bermaksud ULAMA. Inilah ULAMA sebenar. ULAMA sebenar adalah ORANG yang MEMAHAMI SEMUA maksud atau makna AYAT AL-QURAN di dalam MINDA atau MEMORI dalam MINDA (SUDUR).

Firman Allah :


Fatir : 28

وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَآبِّ وَالْأَنْعٰمِ مُخْتَلِفٌ أَلْوٰنُهُۥ كَذٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمٰٓؤُا ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

● .. Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ULAMA. .. ●

ULAMA yang sudah di singkapkan JIBRIL atau RUHUL QUDUS tentang makna dan ILMU Al-Qur'an lah ULAMA yang TAKUT kepada Allah.

=====

KESIMPULAN

1) Jibril adalah RUHUL QUDUS atau RUH yang Suci.

2) Jibril bukan seorang MALAIKAT (Allah Maha Mengetahui) sebab dengan JELAS, Allah berfirman bahawa Jibril adalah sejenis RUH - Ruhul Amin, Ruhul Qudus.

3) Tugas utama JIBRIL adalah meng anzal kan wahyu Allah ke dalam Qalbu para Nabi.

4) Salah satu TUGAS JIBRIL adalah Menguatkan Orang Beriman kepada Allah.

5) JIBRIL adalah juga RASUL yang Mulia.


=====
End.

Allah Ar-Rahman, Al-'Alim.

(Janganlah mengikut sahaja apa yang di tulis, yang BENAR adalah FIRMAN ALLAH. )

=====















Tiada ulasan:

Catat Ulasan