Langkau ke kandungan utama

Catatan

Kertas dan bila Al-Quran di tulis

Kertas dan Bila Al-Quran itu di tulis (Date Written : 9 Feb 2020) Sejak bila Kertas itu di ciptakan di dunia? Apakah benar semasa zaman Nabi Muhammad (Sollu 'Alaihi) itu hidup, tatkala Wahyu di turunkan, Rasul menyuruh para sahabat untuk menulisnya di pelapah tamar dan kulit kambing? Benar atau tidak perkara yang di ajarkan kepada kita turun temurun ini ? Bagaimana kita nak mengesahkan ? Mari kita lihat firman Allah : Al-An'am 6 : 7 وَلَوْ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ كِتٰبًا فِى قِرْطَاسٍ فَلَمَسُوهُ بِأَيْدِيهِمْ لَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوٓا إِنْ هٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ ● Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas KERTAS (قرطاس), lalu mereka dapat menyentuhnya dengan tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang kafir itu berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata". ● Al-An'am 6 : 91 وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِۦٓ إِذْ قَالُوا مَآ أَنزَلَ اللَّهُ عَلٰى بَشَرٍ مِّن شَىْءٍ ۗ قُلْ مَنْ أَنزَلَ الْكِتٰبَ الَّذِى جَآءَ بِهِۦ مُ...

Akbar (Lebih Besar)

Akbar (Lebih Besar) Date written : 15 Jan 2020 22 kali perkataan Akbar di gunakan dalam Al-Quran. Di sinilah pentingnya MENG'AQALI atau MENGAITKAN ayat-ayat Allah yang Mutasyabiha, atau yang Serupa, dan Berulang, agar kita dapat FAHAM akan apa maksud yang di BELAKANG (TADABBUR). Ada sesuatu yang penting yang mahu Allah sampaikan kepada kita manusia, melalui WahyuNya. Sesuatu yang berkaitan PRIORITI atau KEUTAMAAN atau APA yang nak kita FOKUSKAN dalam hidup atau sesuatu yang berkenaan TUJUAN. Firman Allah : At-Taubah 9 : 72 وَعَدَ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَا وَمَسٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنّٰتِ عَدْنٍ ۚ وَرِضْوٰنٌ مِّنَ اللَّهِ أَكْبَرُ ۚ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ● Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin, lelaki dan perempuan, Jannah yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga 'Adn. Dan Redha dari Allah ...

Mengapa masih tidak Takut kepada Allah

(Date written : 25 Nov 2018) Sebelum di katakan Beriman kepada Allah dengan sebenarnya (MUKMINUUNA HAQQA), seseorang manusia itu mestilah TAKUT (KHASYIYA) kepada Allah. Ianya bukan boleh di buat-buat namun terasa pada QALBU yang BERGEMENTAR (WAJILAT QULUBUHUM). Seperti pekerja yang takut kepada Bos di tempat kerja, bila di panggil Bos, terasa bergementar qalbu - berdegupan jantung. Manusia yang beriman, sifatnya adalah bila Allah itu di sebut, bergementar qalbunya : Al-Anfal 8 : 2 إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمٰنًا وَعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ ● Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah GEMENTARLAH QALBU mereka (WAJILAT QULUBUHUM) , dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. ● Berapa ramai manusia yang sebegini ? Kita sendirilah tahu akan jawapannya samada qalbu ki...

3 Golongan - Sabiqun, Muqtasidun dan Yang Menzalimi diri sendiri

(Date written : 23 Nov 2018) Manusia sebenarnya hanya terbahagi kepada 3 Golongan sahaja, samada di dunia atau di akhirat : 1) Sabiqun - Golongan Yang Terdahulu atau Terkehadapan 2) Muqtas°idun -  Golongan kanan 3) Yang Menzalimi diri sendiri - Golongan kiri Firman Allah di bawah ini mengkelaskan golongan di dunia. Fatir 35 : 32 ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِالْخَيْرٰتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ ● Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada YANG MENZALIMI DIRI mereka sendiri dan di antara mereka ada yang MUQTAS°IDUN dan diantara mereka ada yang TERLEBIH DAHULU (SABIQUN) berbuat kebaikan (KHAIRAT) dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah kurnia yang amat besar. ● Manakala firman Allah di bawah ini pula mengkelaskan golongan di akhirat : Al-Waqi'a...

Apa yang kita kena segerakan ?

(Date written : 22 Nov 2018) Atau apa yang kita kena berlumba ? Jawapannya adalah Mendapat Keampunan (MAGHFIRAH) Allah. Kena di segerakan. Kena berlumba-lumba. Firman Allah : Ali 'Imran 3 : 133 وَسَارِعُوٓا إِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ● Dan BERSEGERALAH (SAARI'UU) kamu kepada AMPUNAN (MAGHFIRAH) dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, ● Al-Hadid 57 : 21 سَابِقُوٓا إِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَآءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۚ ذٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ ● BERLUMBA-LUMBALAH (SAABIQUU) kamu kepada (mendapatkan) AMPUNAN (MAGHFIRAH) dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah kurn...

Pakaian

(Date written : 20 Nov 2018) Ayat-ayat Allah banyak menyebut tentang pakaian. Mari kita selami apa maksud Pakaian yang mahu di sampaikan oleh Allah kepada kita. Kata akarnya adalah  لبس. Sebanyak 23 kali perkataan dari kata akar ini di gunakan dalam Al-Quran. Firman Allah : Al-A'raf 7 : 26 يٰبَنِىٓ ءَادَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوٰرِى سَوْءٰتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ذٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذٰلِكَ مِنْ ءَايٰتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ ● Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu PAKAIAN (LIBASA) untuk menutupi malumu dan untuk perhiasan. Dan PAKAIAN (LIBASU) TAQWA itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. ● Dari ayat di atas, sememangnya Pakaian yang kita pakai memang bertujuan untuk menutupi apa-apa yang memalukan kita jika di pandang orang ramai. Keduanya, tujuan orang memakai pakaian adalah untuk perhiasan diri. Namun, apabila A...

Siapa dia Wali Allah

(Date written : 19 Nov 2018) Kita sering di ceritakan tentang karamah Wali Allah, tentang 'special'nya Wali Allah, tentang kadang-kadang yang si Wali Allah pun tak kenal yang dia sudah pun menjadi Wali Allah. Dasar dalam menentukan sesuatu Takrifan yang tepat, dan yang di persetujui Jumhur Ulamak adalah Tafsir Quran bil Quran sebelum pergi ke Tafsir 'method' yang lain (contoh Tafsir Quran bil Hadith). Mari kita membuat suatu penemuan, secara deduksi, iaitu melakukan Tafsir Quran bil Quran, atau mentafsirkan Al-Quran itu dengan Al-Quran itu sendiri, dengan memahami bahawa Al-Quran itu adalah Fussilat atau memang sudah ada pen'detail'an atau perincian nya. Firman Allah : Yunus 10 : 62 أَلَآ إِنَّ أَوْلِيَآءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ● Ingatlah, sesungguhnya WALI-WALI (AULIYAA`) Allah itu, tidak ada KEKHUATIRAN (KHAUF) terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. ● AULIYAA` adalah jamak kepada WALIY (ولي) W...