Navigate

Carian

Sabtu, 15 November 2014

Dunia ini Senda Gurau

Dunia ini Senda Gurau

(Date written : 14 November 2014)
(2nd update : 17 November 2014)
(Last update : 01 Jun 2016)

Seringkali kita mendengar Ustaz bercerita bahwa dunia ini hanya permainan dan senda gurau ?

Adakah untuk kita ?

Hidup di dunia for FUN ?

So - boleh main2 la ?

=====
Al-An'am : 32

وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْءَاخِرَةُ خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

● Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari PERMAINAN (LA'IBUN) dan SENDA-GURAUAN (Amusement = LAHWUN) belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? ●

Muhammad : 36

إِنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۚ وَإِن تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا يُؤْتِكُمْ أُجُورَكُمْ وَلَا يَسْـَٔلْكُمْ أَمْوٰلَكُمْ

● Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah PERMAINAN (LA'IBU) dan SENDA GURAU (LAHWUN). Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan ganjaran kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. ●

Al-'Ankabut : 64

وَمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْءَاخِرَةَ لَهِىَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

● Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan SENDA GURAU (LAHWUN) dan MAIN-MAIN (LA'IBUN). Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. ●

======

Macammana yang di katakan senda gurau ni ?

Hampir semua manusia kat dunia ni struggle atau kena berusaha untuk mendapatkan sesuatu seperti kena bekerja mencari rezeki, bersusah payah nak dapat projek, berniaga, kena tipu, menipu dan sebagai nya untuk nak dapat sesuatu.

Yang susah dan miskin, ada yang berlapar, dan bila tengok orang lain dapat sesuatu yang lebih, terasa - "apsal aku tak dapat yang dia dapat ah ?".

Al-Baqarah : 155

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوٰلِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِينَ

● Dan sungguh akan Kami berikan UJIAN kepadamu, dengan sedikit KEKHUATIRAN (KHAUFUN), KELAPARAN (JU'), KEKURANGAN HARTA (AMWAL), JIWA (NAFS) dan Hasil Tumbuhan (THAMARAT). Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. ●

Senda gurau ?

Makanya 100% - MAIN2 dan SENDA GURAU yang dimaksudkan adalah BUKAN DI TUJUKAN kepada KITA.

Sebab ?

Az-Zariyat : 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

● Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka MENYEMBAH (Mengabdi diri) kepada-Ku. ●

Kita di ciptakan bukanlah Untuk Main-main dan Bersenda GURAU.

Selain kita di cipta untuk MENGABDI DIRI kepada Allah - kita juga ada tugas iaitu menjadi WAKIL/KHALIFAH di bumi.


Fatir : 39

هُوَ الَّذِى جَعَلَكُمْ خَلٰٓئِفَ فِى الْأَرْضِ ۚ فَمَن كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُۥ ۖ وَلَا يَزِيدُ الْكٰفِرِينَ كُفْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ إِلَّا مَقْتًا ۖ وَلَا يَزِيدُ الْكٰفِرِينَ كُفْرُهُمْ إِلَّا خَسَارًا

● Dialah yang menjadikan kamu KHALIFAH-KHALIFAH (KHALA`IFA) di muka bumi. ..●

Dan amat besar tanggung jawab menjadi khalifah atau Wakil ini.

Selain kita ini diciptakan untuk Menyembah Allah, kita ada Tugas besar untuk menjadi Khalifah,  kita juga di uji.

Mana mungkin dunia ini tempat kita MAIN-MAIN dan SENDA GURAU.

=====
Larangan Main-main dan Senda Gurau

Al-An'am : 70

وَذَرِ الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَعِبًا وَلَهْوًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا ۚ وَذَكِّرْ بِهِۦٓ أَن تُبْسَلَ نَفْسٌۢ بِمَا كَسَبَتْ لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّهِ وَلِىٌّ وَلَا شَفِيعٌ وَإِن تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لَّا يُؤْخَذْ مِنْهَآ ۗ أُولٰٓئِكَ الَّذِينَ أُبْسِلُوا بِمَا كَسَبُوا ۖ لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌۢ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ

● Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai MAIN-MAIN (LA'IBAN) dan SENDA GURAU (LAHWAN), dan mereka telah DITIPU oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, kerana HASIL USAHANYA (KASABAT) sendiri. ... ●


Al-A'raf : 51

الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنسٰىهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَآءَ يَوْمِهِمْ هٰذَا وَمَا كَانُوا بِـَٔايٰتِنَا يَجْحَدُونَ

● (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai SENDA GURAU (LAHWAN) dan MAIN-MAIN(LA'IBAN), dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari (kiamat) ini, Kami MELUPAKAN mereka (NANSAHUM) sebagaimana mereka MELUPAKAN (NASU) pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. ●

At-Taubah : 65

وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ ۚ قُلْ أَبِاللَّهِ وَءَايٰتِهِۦ وَرَسُولِهِۦ كُنتُمْ تَسْتَهْزِءُونَ

● Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan BERMAIN-MAIN (NAL'ABU) saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" ●

Jelas SEJELASNYA bukan kepada KITA di dunia ini untuk MAIN-MAIN dan SENDA GURAU.

======
Maka, apakah yang di maksudkan dengan Dunia ini Senda Gurau ?

Maksudnya adalah TUJUAN ALLAH buat dunia ini BUKAN dengan TUJUAN untuk bersenda gurau kepada kita, atau untuk kita BERSENDA GURAU atau main-main di dunia ini.

NAMUN, Kehidupan Dunia ini sendiri adalah SENDA GURAU atau Ujian yang Berbentuk Senda Gurau. Tujuan - bukan untuk bersenda gurau.

Al-Hadid : 20

اعْلَمُوٓا أَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْأَمْوٰلِ وَالْأَوْلٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرٰىهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطٰمًا ۖ وَفِى الْءَاخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوٰنٌ ۚ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ إِلَّا مَتٰعُ الْغُرُورِ

● Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan (LA'IBUN) dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. ●

Dan Allah tidak bertujuan untuk bersenda gurau dengan kita :

Al-Anbiya : 17

لَوْ أَرَدْنَآ أَن نَّتَّخِذَ لَهْوًا لَّاتَّخَذْنٰهُ مِن لَّدُنَّآ إِن كُنَّا فٰعِلِينَ

● Sekiranya Kami hendak membuat sesuatu permainan (LAHWA), tentulah Kami mengambilnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya). ●

Allah tak pernah membuat sesuatu dengan sia-sia, maksudnya setiap satu Allah buat ada sebab :

Ali 'Imran : 191

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيٰمًا وَقُعُودًا وَعَلٰى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بٰطِلًا سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

● (iaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. ●

Allah menciptakan kematian dan kehidupan kepada makhlukNya adalah untuk menguji. Dunia inilah PENTAS UJIAN NYA :

Al-Mulk : 2

الَّذِى خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

● Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, ●

Memang kita di UJI di dunia, SIAPA yang terbaik amalannya. NAMUN ALLAH sudah MENGETAHUI sebelum DIA MENCIPTAKAN kita samada kita akan berbuat baik atau tidak.

Kalau kita ambil UJIAN peperiksaan, takde CIKGU yang boleh tahu samada kita akan SCORE atau TIDAK sebelum kita ambik periksa. Ini berlainan dengan ALLAH MAHA BIJAKSANA dan MENGETAHUI.

DIA sudah tahu.

Al-Isra' : 13

وَكُلَّ إِنسٰنٍ أَلْزَمْنٰهُ طٰٓئِرَهُۥ فِى عُنُقِهِۦ ۖ وَنُخْرِجُ لَهُۥ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ كِتٰبًا يَلْقٰىهُ مَنشُورًا

● Dan tiap-tiap manusia (INSAN) itu telah Kami kalungkan T°O`IRAH ('hasil amalannya') pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. ●

Jadi apa tujuan ? Umpama Apa kehidupan di dunia ini ?

BagiNYA - yang Tidak akan DITANYA oleh sesiapa pun, kehidupan DUNIA ini adalah SEBAGAI Main-main dan Senda Gurau semata-mata dari Allah kepada kita.

Dunia ini adalah PENTAS UJIAN dalam bentuk Permainan dan Senda Gurau. Fahamkan betul-betul. (Allah lebih Mengetahui).

DIA bagi UJIAN, DIA bagi kita NIKMAT TETAPI DIA dah tahu siapa yang akan BERSABAR dan siapa yang akan BERSYUKUR, dan DIA juga dah Tahu KE MANA kita akan pergi - Syurga atau Neraka.

Maksudnya supaya JANGAN TERPEDAYA - ianya bukan betul2. Kalau dapat sesuatu nikmat tu, JANGANLAH RASA BANGGA dan SOMBONG sangat - "main2 je" dan kalau dapat sedikit musibah tu, RASA SABARLAH, - "senda gurau je". Sebab seksa kita kat dunia kalau dapat pun, sikit sangat, seolah "senda gurauan", dan kurnia dan nikmat kita dapat kat dunia ni pun, sikit sangat, seolah "mainan"; JIKA DIBANDINGKAN dengan kehidupan sebenar di AKHIRAT.

Al-Hadid : 22

مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِى الْأَرْضِ وَلَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِى كِتٰبٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَآ ۚ إِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

● Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) SEBELUM Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. ●

Al-Hadid : 23

لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلٰى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَآ ءَاتٰىكُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

● (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, ●

(Sebagai Permainan dan Senda Gurauan bukanlah menjawab kepada persoalan apa Tujuan "kepada" Allah menciptakan kita.)

Al-Anbiya : 23

لَا يُسْـَٔلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْـَٔلُونَ

● Dia tidak DITANYA tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai. ●

Kalau Allah TAK TAHU apa akan jadi pada kita, TAK TAHU APA PILIHAN kita, TAK TAHU samada kita akan ke NERAKA atau SYURGA,  maka itu bukan Tuhan.


=====
Masuk Dalam lagi

Apa tujuan ALLAH menciptakan alam ini termasuk kita manusia ?

Adakah Allah mengharapkan sembahan kita ?
SAMA SEKALI TIDAK.

Allah perlukan kita ke ?

LAGI tak masuk AKAL. Tidak sama sekali - ALLAH TERTINGGI itu tidak perlu kan kita dan sembahan kita.

Kita lah yang memerlukan DIA.

Fatir : 15

يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ أَنتُمُ الْفُقَرَآءُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِىُّ الْحَمِيدُ

● Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji. ●

Al-Isra' : 111

وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٌ فِى الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ وَلِىٌّ مِّنَ الذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًۢا

● Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula MEMERLUKAN PELINDUNG dari KELEMAHAN (WALIYYUM MINAzzIL) dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya. ●

Allah suruh kita beriman, NAMUN :

Al-Kahf : 29

وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَآءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَآءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَآءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَآءَتْ مُرْتَفَقًا

● Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) BERIMAN LAH , dan barangsiapa yang ingin (kafir) KAFIRLAH". ... ●

Allah bagi kita Pilihan pada RASA DIRI kita ini - nak BERIMAN atau nak ENGKAR.

Jika ALLAH MAHU/INGIN atau BERKEHENDAK, DIA boleh buat semua orang beriman.

Yunus : 99

وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ لَءَامَنَ مَن فِى الْأَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا ۚ أَفَأَنتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتّٰى يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ

● Dan jikalau Tuhanmu MENGHENDAKI, tentulah BERIMAN SEMUA orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya? ●

Tetapi DIA tidak Berkehendak sebegitu.

Allah bagi juga KITA Pilihan untuk MEMILIH Jalan mana kita mahu :

Al-Insan : 29

إِنَّ هٰذِهِۦ تَذْكِرَةٌ ۖ فَمَن شَآءَ اتَّخَذَ إِلٰى رَبِّهِۦ سَبِيلًا

● Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa MENGHENDAKI / MAHU (SYA`A), maka AMBILLAH  (ATTAKHOzA) jalan kepada Tuhannya. ●

Namun,  boleh ke Kehendak kita itu BERDIRI SENDIRI ? Maksudnya boleh ke kehendak kita UNTUK Mengambil Jalan kepada Tuhan itu TERLAKSANA ?

TAK boleh jika ALLAH tak BERKEHENDAK :

Al-Insan : 30

وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

● Dan kamu tidak DAPAT Melaksanakan KEHENDAK itu, kecuali bila DIKEHENDAKI Allah (AIYASYA ALLAH). Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. ●

Sesungguhnya seluruh alam ini, perjalanan nya, pentadbirannya, segala yang berlaku,  sebelum,  sekarang atau akan datang, SEMUA NYA adalah MENGIKUT APA YANG DI KEHENDAKI ALLAH semata-mata.

Kehendak Allah itu ESA atau TUNGGAL.
Tiada Kehendak Lain yang BERLAKU. SEMUANYA KEHENDAK ALLAH yang berlaku.

Di sini Boleh TERJADI Iktiqad SYIRIK jika kita mengatakan atau PERCAYA yang kehendak kita boleh TERLAKSANA.

Walau TAAT walau TERPAKSA, semua (MAN) atau sesiapa pun sebenarnya TUNDUK mengikut KEHENDAK DIA :


Ali 'Imran : 83

أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُۥٓ أَسْلَمَ مَن فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

● Maka apakah mereka MENCARI (YABGHUNA) yang lain dari DEEN Allah, padahal kepada-Nya-lah TUNDUK BERSERAH (ASLAMA) segala sesiapa yang di langit dan di bumi, baik dengan RELA/TAAT (T°AU'A)  maupun TERPAKSA (KARHA)  dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. ●

=====
Jika Allah ciptakan seluruh Alam ini TETAPI tidak memerlukan suatu apa pun dari Alam ini, dan tidak berlaku segala kehendak ciptaan Nya melainkan KEHENDAK DIA yang berlaku -

Apa tujuannya ?

Nampak macam kita berkehendak,  tetapi TIDAK terlaksana satu apa pun kehendak kita.

Nampak macam kita melakukan sesuatu perbuatan,  tetapi bukan kita sebenarnya yang MENCIPTAKAN perbuatan kita.

As-Saffat : 96

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ

● Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa KAMU BUAT (TA'MALUN) itu". ●

Nampak MACAM kita boleh BERIMAN jika kita mahu, namun :

Yunus : 100

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَن تُؤْمِنَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ

● Dan tidak ada seorang DIRI (NAFSIN) pun akan BERIMAN kecuali dengan IZIN Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak BERFIKIR (YA'QILUN). ●

Dan KETETAPAN yang ini PASTI berlaku, BERIMANLAH 100% :

Hud : 119

إِلَّا مَن رَّحِمَ رَبُّكَ ۚ وَلِذٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

● ...TELAH tetap (TAMMAT) Kalimat Tuhanmu : sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia bersama-sama. ●


Memang kita di beri UJIAN, disuruh BERIMAN, diberi KITAB, di beri BIMBINGAN,  diberi RASUL,  namun Allah mengetahui masa lampau, sekarang dan masa depan,  dan sekali lagi HANYA KEHENDAK DIA yang berlaku dan DIA TELAH MENETAPKAN tanpa ada PERUBAHAN - akan masuk sebahagian jin dan manusia ke dalam NERAKA.

=====

Apa maksudnya semua ini?

Tanyakan Dalam-dalam pada Diri.

Tidakkah DUNIA ini SEPERTI Permainan dan Senda-Gurau dari DIA ?

Yang Tujuan Allah buat, bukan BERTUJUAN untuk kita main-main dan bersenda gurau di dalam dunia ini.

(Allah lebih mengetahui apa yang DIA lakukan).

Kita manusia atau INSAN ini yang bertugas sebagai WAKIL atau KHALIFAH di bumi ni diberi SEOLAH-OLAH "macam tuhan sifatnya" - hidup, melihat, mendengar, berkata-kata, berkehendak,  berilmu, berkuasa -


NAMUN


ITU semua hanya nyata Pada PERSEPSI - itu hanyalah "Mainan dan Senda-Gurauan" dunia kepada kita. Sifatnya dunia itu sebegitu, jika kita tak faham, kita tertipu dengan Dunia yang Sebagai Permainan ini iaitu sebagai UJIAN kepada kita.

Sebab,  SIFAT2 tersebut DIA yang Punya. Maka janganlah RASA "macam betul-betul".

Buangkan RASA "mempunyai" sifat2 tersebut,  sebab itu hanya PERSEPSI diri kita dan bukan betul2.

(Maha TINGGI ALLAH dari apa yang saya kata yang tidak sesuai dengan SIFAT NYA. )

=====

Sifat2 tersebut di rasai oleh kita kerana kita di beri 3 benda :

Al-Isra' : 36

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔولًا

● Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya PENDENGARAN, PENGLIHATAN dan FUAD (Conciusness), semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. ●

NAMUN

Al-An'am : 46

قُلْ أَرَءَيْتُمْ إِنْ أَخَذَ اللَّهُ سَمْعَكُمْ وَأَبْصٰرَكُمْ وَخَتَمَ عَلٰى قُلُوبِكُم مَّنْ إِلٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُم بِهِ ۗ انظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْءَايٰتِ ثُمَّ هُمْ يَصْدِفُونَ

● Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut PENDENGARAN dan PENGLIHATAN serta MENUTUPI QALBU MU, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" Perhatikanlah bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda Kami (AYATI) kemudian mereka tetap berpaling (juga). ●

=====
Apa hasilnya dari pemahaman ini. ?

Agungkanlah ALLAH YANG TUNGGAL ini dengan PENGAGUNGAN yang SEBENARNYA.

Dan, Rendahkanlah Diri kita ini Serendah-rendahnya di hadapan WAJAH ALLAH yang sentiasa MELIHAT, MENDENGAR dan MENGETAHUI apa bisikan RASA Diri (Qalbu), di mana sahaja kita berada. Serahlah segala Keinginan dan Kehendak kepada KEHENDAK ALLAH semata-mata :

Al-An'am : 162

قُلْ إِنَّ صَلَاتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ الْعٰلَمِينَ

● Katakanlah: sesungguhnya S°OLAT KU, PENGORBANAN KU (NUSUKI), HIDUP KU dan MATIKU hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. ●

Al-An'am : 163

لَا شَرِيكَ لَهُۥ ۖ وَبِذٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا۠ أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ

● Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama BERSERAH DIRI (kepada Allah) (MUSLIMIN)". ●

Berserah Diri adalah Tunduk Menyerahkan Segala Keinginan atau Kehendak kita kepada KEHENDAK ALLAH semata-mata.
(SUBMIT OUR WILL to the WILL of ALLAH)
Itulah Maksud kita INI ISLAM.


Kita ada TUGAS.
Kita ada TANGGUNG-JAWAB.
Kita SEDANG DI UJI dan YANG MENGUJI sudah tahu RESULT.

Katakanlah - ALLAHUSS°OMAD.

Kita MEMERLUKAN HANYA DIA (HU).
(Jantung berdegup mengalirkan darah keseluruh tubuh bukan semulajadi)

Cukup ke ? Allah SAHAJA yang kita perlukan untuk MELALUI KEHIDUPAN dunia UJIAN ini yang DATANG dari DIA jugak?

At-Taubah : 129

فَإِن تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِىَ اللَّهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

● Jika mereka berpaling, katakanlah: "CUKUP LAH ALLAH BAGIKU; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung". ●

Jika kita TAK PERLU kepada Allah dan RASA TAK CUKUP dengan ALLAH - tak payah SEMBAH DIA atau TAAT kepada DIA.

=====
End

Allah As-S°OMAD.


=====

Sila teruskan pembacaan di

http://cahayapalingbaik.blogspot.com/2014/11/tujuan-allah-ciptakan-manusia.html?m=0

Sebab di situ ada TUJUAN (with respect to HIM), mengapa DIA menciptakan kita.

======






1 ulasan: