Navigate

Carian

Ahad, 23 November 2014

RAHMAT

RAHMAT

(Date written : 23 Nov 2014)

Sila baca dahulu

http://cahayapalingbaik.blogspot.com/2014/11/tujuan-allah-ciptakan-manusia.html?m=0

Tujuan Allah menciptakan manusia adalah untuk memberi kita RAHMAT :

Hud : 119

إِلَّا مَن رَّحِمَ رَبُّكَ ۚ وَلِذٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

● kecuali orang-orang yang diberi RAHMAT oleh Tuhanmu. Dan UNTUK itulah ALLAH MENCIPTAKAN MEREKA... ●

Rahmat.

Sesuatu yang ramai antara kita yang nampak PAHAM tetapi tidak.

Allah beri Rahmat.

Apa tu ?

Apa kepentingan Rahmat dalam kehidupan kita ?

SANGAT PENTING.

=====

Ianya adalah suatu sebab mengapa kita di ciptakan. Ianya berkaitan PURPOSE atau TUJUAN.


Ali 'Imran : 132

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

● Dan TAATILAH Allah dan Rasul, supaya kamu DIBERI RAHMAT. ●

Ayat sebegini selalu ada Tujuan dan ada Method atau Cara.

Untuk nak mendapat RAHMAT ALLAH, hendaklah kita TAAT kepada ALLAH dan Rasul.

Jika tujuan Allah menciptakan kita adalah untuk di beri RAHMAT,  maka Allah sudah beritahu caranya iaitu TAAT kepada Perintah Nya dan Rasul Nya.

Taat kepada Rasul menandakan kita telah TAAT kepada Allah - sebab RASUL adalah UTUSAN ALLAH.

=====

Kepentingan RAHMAT

Kerana RAHMAT ALLAH lah kita terlepas dari Azab dan kerana RAHMATNYA lah kita mendapat NIKMAT.


An-Nur : 21

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تَتَّبِعُوا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۚ وَمَن يَتَّبِعْ خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ ۚ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ مَا زَكٰى مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلٰكِنَّ اللَّهَ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

● Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. SEKIRANYA TIDAKLAH (WALAU LA) kerana kurnia Allah dan RAHMAT-Nya kepada kamu sekalian, NESCAYA TIDAK seorangpun dari kamu BERSIH (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ●



Hud : 58

وَلَمَّا جَآءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا هُودًا وَالَّذِينَ ءَامَنُوا مَعَهُۥ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَنَجَّيْنٰهُم مِّنْ عَذَابٍ غَلِيظٍ

● Dan tatkala datang AMR (yang melaksanakan azab) Kami, Kami SELAMATKAN Huud dan orang-orang yang beriman bersama dia DENGAN RAHMAT (BI RAHMATIN) dari Kami; dan Kami selamatkan (pula) mereka dari azab yang berat. ●

Al-An'am : 16

مَّن يُصْرَفْ عَنْهُ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمَهُۥ ۚ وَذٰلِكَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ

● Barang siapa yang DIJAUHKAN AZAB dari padanya pada hari itu, maka sungguh Allah telah MEMBERIKAN RAHMAT kepadanya. Dan itulah keberuntungan yang nyata. ●

Hud : 66

فَلَمَّا جَآءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا صٰلِحًا وَالَّذِينَ ءَامَنُوا مَعَهُۥ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَمِنْ خِزْىِ يَوْمِئِذٍ ۗ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْقَوِىُّ الْعَزِيزُ

● Maka tatkala datang AMR (yang melaksanakan azab) Kami, Kami selamatkan S°OLEH beserta orang-orang yang beriman bersama dia dengan RAHMAT dari Kami dan dari kehinaan di hari itu. Sesungguhnya Tuhanmu Dia-Lah yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. ●



Ad-Dukhan : 40

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقٰتُهُمْ أَجْمَعِينَ

● Sesungguhnya hari HISAB itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya, ●


Ad-Dukhan : 41

يَوْمَ لَا يُغْنِى مَوْلًى عَن مَّوْلًى شَيْـًٔا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ

● yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan, ●


Ad-Dukhan : 42

إِلَّا مَن رَّحِمَ اللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

● kecuali orang yang DIBERI RAHMAT oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. ●




Kerana RAHMAT ALLAH juga kita tidak tersesat :

An-Nisa' : 113

وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ وَرَحْمَتُهُۥ لَهَمَّت طَّآئِفَةٌ مِّنْهُمْ أَن يُضِلُّوكَ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّآ أَنفُسَهُمْ ۖ وَمَا يَضُرُّونَكَ مِن شَىْءٍ ۚ وَأَنزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُن تَعْلَمُ ۚ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا

● Sekiranya bukan kerana kurnia Allah dan RAHMAT-Nya kepadamu, tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk MENYESATKAN MU... ●

Yunus : 86

وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِينَ

● dan SELAMATKAN LAH kami dengan RAHMAT ENGKAU (BIRAHMATIKA) dari orang-orang yang kafir". ●


Kerana RAHMAT ALLAH lah Diri (An-Nafs) Tidak Buat Kejahatan :

Yusuf : 53

وَمَآ أُبَرِّئُ نَفْسِىٓ ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌۢ بِالسُّوٓءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّىٓ ۚ إِنَّ رَبِّى غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Dan aku tidak membebaskan DIRIKU (NAFSI) (dari kesalahan), kerana sesungguhnya AN-NAFSA (DIRI) itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali DIRI yang diberi RAHMAT oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●

=====
Betapa kita diwajibkan untuk TIDAK BERPUTUS ASA dengan Rahmat Allah.


Az-Zumar : 53

قُلْ يٰعِبَادِىَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلٰىٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

● Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu BERPUTUS ASA dari RAHMAT Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●



Yusuf : 87

يٰبَنِىَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَايْـَٔسُوا مِن رَّوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُۥ لَا يَايْـَٔسُ مِن رَّوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُونَ

● Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu BERPUTUS ASA (TAI`ASU) dari RAHMAT Allah (RAUHILLAH). Sesungguhnya tiada BERPUTUS ASA (YAI`ASU) dari RAHMAT Allah (RAUHILLAH), melainkan kaum yang ENGKAR (KAFIRUUN)". ●

Al-Hijr : 56

قَالَ وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِۦٓ إِلَّا الضَّآلُّونَ

● Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang BERPUTUS ASA (YAQNAT°U) dari RAHMAT Tuhan-nya (RAHMATIHI), kecuali orang-orang yang SESAT (D°OLLUUN)". ●


Al-'Ankabut : 23

وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِـَٔايٰتِ اللَّهِ وَلِقَآئِهِۦٓ أُولٰٓئِكَ يَئِسُوا مِن رَّحْمَتِى وَأُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

● Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan Dia, mereka PUTUS ASA (YA`ISU) dari RAHMAT-Ku, dan mereka itu mendapat azab yang pedih. ●


=====
Apakah yang di katakan RAHMAT berdasarkan Al-Quran atau Firman Allah ?


Al-Qur'an sendiri adalah Rahmat :


Al-'Ankabut : 51

أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتٰبَ يُتْلٰى عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَرَحْمَةً وَذِكْرٰى لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

● Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) sedang dia dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al Quran) itu terdapat RAHMAT yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman. ●



Al-Isra' : 82

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

● Dan Kami turunkan dari AL-QURAN suatu yang menjadi PENYEMBUH (SYIFA`)dan RAHMAT bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. ●



Al-A'raf : 52

وَلَقَدْ جِئْنٰهُم بِكِتٰبٍ فَصَّلْنٰهُ عَلٰى عِلْمٍ هُدًى وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

● Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; MENJADI bimbingan dan RAHMAT bagi orang-orang yang beriman. ●


Al-A'raf : 203

وَإِذَا لَمْ تَأْتِهِم بِـَٔايَةٍ قَالُوا لَوْلَا اجْتَبَيْتَهَا ۚ قُلْ إِنَّمَآ أَتَّبِعُ مَا يُوحٰىٓ إِلَىَّ مِن رَّبِّى ۚ هٰذَا بَصَآئِرُ مِن رَّبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

● ... Al Quran ini adalah bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, bimbingan dan RAHMAT bagi orang-orang yang beriman". ●

Al-An'am : 157

أَوْ تَقُولُوا لَوْ أَنَّآ أُنزِلَ عَلَيْنَا الْكِتٰبُ لَكُنَّآ أَهْدٰى مِنْهُمْ ۚ فَقَدْ جَآءَكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ ۚ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن كَذَّبَ بِـَٔايٰتِ اللَّهِ وَصَدَفَ عَنْهَا ۗ سَنَجْزِى الَّذِينَ يَصْدِفُونَ عَنْ ءَايٰتِنَا سُوٓءَ الْعَذَابِ بِمَا كَانُوا يَصْدِفُونَ

● Atau agar kamu (tidak) mengatakan: "Sesungguhnya jikalau KITAB ini diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk dari mereka". SESUNGGUHNYA TELAH DATANG kepada kamu KETERANGAN yang NYATA dari Tuhanmu, bimbingan dan RAHMAT. .. ●


Rasul adalah Rahmat :


Al-Anbiya : 107

وَمَآ أَرْسَلْنٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِينَ

● Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan SEBAGAI RAHMAT bagi semesta alam. ●


Maryam : 21

قَالَ كَذٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ هُوَ عَلَىَّ هَيِّنٌ ۖ وَلِنَجْعَلَهُۥٓ ءَايَةً لِّلنَّاسِ وَرَحْمَةً مِّنَّا ۚ وَكَانَ أَمْرًا مَّقْضِيًّا

● Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan SEBAGAI RAHMAT DARI KAMI; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". ●



RUH dalam diri kita adalah RAHMAT :


Yusuf : 87

يٰبَنِىَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَايْـَٔسُوا مِن رَّوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُۥ لَا يَايْـَٔسُ مِن رَّوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُونَ

● Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari (MIN) RAUHILLAH (RAHMAT Allah). Sesungguhnya tiada berputus asa dari RAUHILLAH (Rahmat Allah), melainkan kaum yang kafir". ●

Huruf Ra Waw dan Ha, asal kepada perkataan RUH di sebut 57 kali dalam Al-Qur'an.

Ia ada kaitan dengan ANGIN (udara yang bergerak - tidak kelihatan namun boleh dirasai), itu sebab Allah berfirman MENIUPKAN RUH ke dalam tubuh Adam dan keturunan Adam (manusia). Lebih lagi, kita tak tahu - Allah Lebih Tahu.

TERNYATA Ruh dalam diri kita ini adalah RAHMAT dari Allah.

AMR adalah RAHMAT dari Allah :


Ad-Dukhan : 4

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

● Pada malam itu di bezakan (YUFRAQU) SETIAP AMR (KULLU AMRIN) yang penuh hikmah, ●


Ad-Dukhan : 5

أَمْرًا مِّنْ عِندِنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ

● (yaitu) AMR (AMRAN) dari SISI Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus RASUL-RASUL, ●


Ad-Dukhan : 6

رَحْمَةً مِّن رَّبِّكَ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

● SEBAGAI RAHMAT dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui, ●




MA` (AIR) adalah RAHMAT :

Al-A'raf : 57

وَهُوَ الَّذِى يُرْسِلُ الرِّيٰحَ بُشْرًۢا بَيْنَ يَدَىْ رَحْمَتِهِۦ ۖ حَتّٰىٓ إِذَآ أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنٰهُ لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ فَأَنزَلْنَا بِهِ الْمَآءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِۦ مِن كُلِّ الثَّمَرٰتِ ۚ كَذٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتٰى لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

● Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan RAHMAT-Nya (air), hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan AIR (AL-MA`) di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam HASIL TUMBUH-TUMBUHAN (THAMARAT). Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. ●


Al-Furqan : 48

وَهُوَ الَّذِىٓ أَرْسَلَ الرِّيٰحَ بُشْرًۢا بَيْنَ يَدَىْ رَحْمَتِهِۦ ۚ وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَآءِ مَآءً طَهُورًا

● Dialah yang meniupkan ANGIN (AR-RIYAHA) (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan RAHMAT-nya (AIR); dan Kami turunkan dari langit MA`(AIR) yang amat bersih (T°OHUURA), ●

Malam dan Siang adalah dari RAHMAT Allah :

Al-Qasas : 73

وَمِن رَّحْمَتِهِۦ جَعَلَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

● Dan DARI RAHMAT-Nya (MIN-RAHMATIHI), Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari dari kurnia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya. ●


======
Di mana RAHMAT Allah.


Meliputi segala sesuatu :

Al-A'raf : 156

وَاكْتُبْ لَنَا فِى هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ إِنَّا هُدْنَآ إِلَيْكَ ۚ قَالَ عَذَابِىٓ أُصِيبُ بِهِۦ مَنْ أَشَآءُ ۖ وَرَحْمَتِى وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ ۚ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكٰوةَ وَالَّذِينَ هُم بِـَٔايٰتِنَا يُؤْمِنُونَ

● Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan RAHMAT-Ku MELIPUTI (WASI'AT)  SEGALA SESUATU (KULLI SYAI'IN). Maka akan Aku tetapkan RAHMAT-Ku untuk orang-orang yang BERTAQWA, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami". ●


Al-Mu'min : 7

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُۥ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِۦ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَىْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

● (Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, RAHMAT dan ilmu Engkau MELIPUTI SEGALA SESUATU (WASI'TA KULLA SYAI'IN), maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, ●



======
Siapakah yang mendapat RAHMAT ALLAH ?

Ianya berdasarkan KEHENDAK (WILL) Mutlak Allah semata-mata :

Ali 'Imran : 74

يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِۦ مَن يَشَآءُ ۗ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

● Allah MEMILIH (YAKHTASS°U) RAHMAT-Nya kepada siapa yang DIKEHENDAKI-Nya (YASYA`) dan Allah mempunyai KURNIA yang besar. ●

Al-Baqarah : 105

مَّا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ وَلَا الْمُشْرِكِينَ أَن يُنَزَّلَ عَلَيْكُم مِّنْ خَيْرٍ مِّن رَّبِّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

● ...Dan Allah MEMILIH (YAKHTASS°U)  SIAPA yang DIKEHENDAKI-Nya (YASYA`) untuk diberi RAHMAT-Nya; dan Allah mempunyai KURNIA yang besar. ●


Al-Isra' : 54

رَّبُّكُمْ أَعْلَمُ بِكُمْ ۖ إِن يَشَأْ يَرْحَمْكُمْ أَوْ إِن يَشَأْ يُعَذِّبْكُمْ ۚ وَمَآ أَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ وَكِيلًا

● Tuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Dia akan memberi RAHMAT kepadamu jika Dia MENGHENDAKI dan Dia akan mengazabmu, jika Dia menghendaki. Dan, Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi WAKIL bagi mereka. ●

Semua Rasul dan Nabi mendapat RAHMAT ALLAH :


Maryam : 49

فَلَمَّا اعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ وَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحٰقَ وَيَعْقُوبَ ۖ وَكُلًّا جَعَلْنَا نَبِيًّا

● Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya'qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi NABI. ●

Banyak ayat2 Allah yang lain menceritakan tentang Rasul dan Nabi yang lain yang mendapat RAHMAT ALLAH.


Maryam : 50

وَوَهَبْنَا لَهُم مِّن رَّحْمَتِنَا وَجَعَلْنَا لَهُمْ لِسَانَ صِدْقٍ عَلِيًّا

● Dan Kami BERI (WAHABNA) kepada mereka dari RAHMAT Kami (MIN-RAHMATINA)  dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi. ●



Salah seorang orang yang mendapat RAHMAT ALLAH adalah Khidir. Dia bukan sahaja mendapat RAHMAT malah di ajar oleh Allah terus ILMU dari sisi NYA :


Al-Kahf : 65

فَوَجَدَا عَبْدًا مِّنْ عِبَادِنَآ ءَاتَيْنٰهُ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَعَلَّمْنٰهُ مِن لَّدُنَّا عِلْمًا

● Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya RAHMAT dari sisi Kami, dan yang telah Kami AJARKAN kepadanya ILMU dari sisi Kami. ●


======
Kriteria SIAPA yang mendapat RAHMAT
Atau Bagaimana mendapat Rahmat Allah

Orang yang Sabar.


Al-Baqarah : 155

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوٰلِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِينَ

● Dan sungguh akan Kami berikan UJIAN kepadamu, dengan sedikit KETAKUTAN, KELAPARAN, KEKURANGAN HARTA, JIWA dan HASIL Tumbuhan/Tanaman (THAMARAT). Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang SABAR. ●

Apa definasi orang Sabar. Apa ciri Sabar tersebut :

Al-Baqarah : 156

الَّذِينَ إِذَآ أَصٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رٰجِعُونَ

●(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (SESUNGGUHNYA kita ini KEPUNYAAN ALLAH dan SESUNGGUHNYA KEPADA ALLAH kita akan DIKEMBALIKAN). ●

Sesungguhnya ayat di atas bukanlah hanya di ucapkan TATKALA dengar berita orang mati. Ianya SEPATUTNYA diucapkan Tatkala mendapat apa-apa musibah SEPERTI :

- dapat ancaman yang menakutkan - kehilangan Punca pendapatan atau sebagainya
- dulu dapat makan hari2, bila rezeki Allah kurangkan kita tak dapat makan hari2
- dulu banyak duit dan harta lepas tu jatuh bangkrap - satu-satu harta kena jual
- dulu ada ramai adik beradik dan keluarga dan anak-anak - satu-satu ahli keluarga kita di cabut Nyawa oleh Allah
- dulu tanaman menjadi, tahun ni tak menjadi

Bila kita dapat MUSIBAH macam ni - RASAKANLAH - kita ini kepunyaan Allah - makanya kita RELA DI PERLAKUKAN APA SAHAJA oleh TUAN PUNYA, dan kita akan berjumpa dengan YANG MEMPUNYAI kita.

Al-Baqarah : 157

أُولٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

● Mereka itulah yang mendapat S°OLAWAT dan RAHMAT dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat BIMBINGAN. ●


Lagi kriteria :

At-Taubah : 71

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكٰوةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُولٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

● Dan orang-orang yang BERIMAN, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang MA'RUF, mencegah dari yang MUNGKAR, mendirikan SOLAT, menunaikan ZAKAT dan mereka TAAT pada ALLAH dan RASUL-Nya. Mereka itu akan DIBERI RAHMAT oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ●


Menafkahkan mendapat RAHMAT ALLAH :

At-Taubah : 99

وَمِنَ الْأَعْرَابِ مَن يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْءَاخِرِ وَيَتَّخِذُ مَا يُنفِقُ قُرُبٰتٍ عِندَ اللَّهِ وَصَلَوٰتِ الرَّسُولِ ۚ أَلَآ إِنَّهَا قُرْبَةٌ لَّهُمْ ۚ سَيُدْخِلُهُمُ اللَّهُ فِى رَحْمَتِهِۦٓ ۗ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Di antara orang-orang Arab Badwi itu ada orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang DINAFKAHKANNYA (YUNFIQU) itu, sebagai jalan untuk mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh
S°OLAWAT Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukan mereka kedalam RAHMAT Nya; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●


Orang BERJIHAD FI SABILILLAH :

An-Nisa' : 95

لَّا يَسْتَوِى الْقٰعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِى الضَّرَرِ وَالْمُجٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ ۚ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجٰهِدِينَ بِأَمْوٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ عَلَى الْقٰعِدِينَ دَرَجَةً ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنٰى ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجٰهِدِينَ عَلَى الْقٰعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

● Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan ganjaran yang baik dan Allah melebihkan orang-orang yang BERJIHAD atas orang yang duduk dengan ganjaran yang besar, ●

An-Nisa' : 96

دَرَجٰتٍ مِّنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

● (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta RAHMAT. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●


Orang yang BERIMAN kepada Allah dan BERPEGANG TEGUH kepada Allah :

An-Nisa' : 175

فَأَمَّا الَّذِينَ ءَامَنُوا بِاللَّهِ وَاعْتَصَمُوا بِهِۦ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِى رَحْمَةٍ مِّنْهُ وَفَضْلٍ وَيَهْدِيهِمْ إِلَيْهِ صِرٰطًا مُّسْتَقِيمًا

● Adapun orang-orang yang BERIMAN kepada Allah dan BERPEGANG TEGUH KEPADANYA,  niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam RAHMAT yang besar dari-Nya dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada arah jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. ●


Orang yang MENGIKUTI Al - Qur'an :

Al-An'am : 155

وَهٰذَا كِتٰبٌ أَنزَلْنٰهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

● Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka IKUTILAH dia (FATTABI'UHU) dan bertakwalah agar kamu diberi RAHMAT. ●


Orang BERTAQWA, Menunai Zakat dan BERIMAN kepada Ayat2 Allah :

Al-A'raf : 156

وَاكْتُبْ لَنَا فِى هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ إِنَّا هُدْنَآ إِلَيْكَ ۚ قَالَ عَذَابِىٓ أُصِيبُ بِهِۦ مَنْ أَشَآءُ ۖ وَرَحْمَتِى وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ ۚ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكٰوةَ وَالَّذِينَ هُم بِـَٔايٰتِنَا يُؤْمِنُونَ

● ...Maka akan Aku tetapkan RAHMAT-Ku untuk orang-orang yang BERTAQWA, yang menunaikan ZAKAT dan orang-orang yang BERIMAN kepada AYAT-AYAT Kami". ●



Ya Sin : 45

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّقُوا مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

● Dan apabila dikatakan kepada mereka: "PELIHARALAH (ATTAQU) kamu akan APA yang dihadapanmu dan APA yang akan datang supaya kamu mendapat RAHMAT". ●



Orang yang MENDENGAR BAIK-BAIK dan Menumpukan PERHATIAN terhadap MAKSUD AL-QUR'AN :

Al-A'raf : 204

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْءَانُ فَاسْتَمِعُوا لَهُۥ وَأَنصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

● Dan apabila dibacakan Al Quran, maka DENGARKANLAH baik-baik, dan TUMPUKAN PERHATIAN (ANS°ITU) agar kamu mendapat RAHMAT. ●

Orang MUHSININ :

Al-A'raf : 56

وَلَا تُفْسِدُوا فِى الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلٰحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ

● Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa khuatir (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya RAHMAT ALLAH amat DEKAT kepada orang-orang yang MUHSININ (berbuat baik). ●


Orang meminta Ampun adalah CARA mendapat RAHMAT :


An-Naml : 46

قَالَ يٰقَوْمِ لِمَ تَسْتَعْجِلُونَ بِالسَّيِّئَةِ قَبْلَ الْحَسَنَةِ ۖ لَوْلَا تَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

● Dia berkata: "Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? HENDAKLAH kamu meminta AMPUN kepada Allah, agar kamu mendapat RAHMAT". ●

Orang yang beriman dan perbaiki diri
 (S°OLEH) mendapat RAHMAT :


Al-Jasiyah : 30

فَأَمَّا الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِى رَحْمَتِهِۦ ۚ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ

● Adapun orang-orang yang BERIMAN dan mengerjakan AMAL S°OLEH (PERBAIKI) maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam RAHMAT-Nya. Itulah keberuntungan yang nyata. ●


=====
Apa jadi jika kita Tidak Mendapat RAHMAT


Kita akan RUGI :

Al-A'raf : 23

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخٰسِرِينَ

● Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah MENZALIMI DIRI kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi RAHMAT kepada kami, niscaya PASTILAH kami TERMASUK orang-orang yang RUGI. ●

Kita akan TERPEDAYA dan Mengikuti Syaitan :

An-Nisa' : 83

وَإِذَا جَآءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِۦ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلٰىٓ أُولِى الْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنۢبِطُونَهُۥ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَاتَّبَعْتُمُ الشَّيْطٰنَ إِلَّا قَلِيلًا

● ....Kalau tidaklah kerana KURNIA dan RAHMAT ALLAH kepada kamu, tentulah kamu MENGIKUT SYAITAN, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu). ●


=====
Apa hasilnya setelah kita mendapat Rahmat.

Kita akan GEMBIRA :

Yunus : 58

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

● Katakanlah: "Dengan KURNIA Allah dan RAHMAT-Nya, maka dengan itu mereka BERGEMBIRA. KURNIA Allah dan RAHMAT-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". ●

At-Taubah : 21

يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُم بِرَحْمَةٍ مِّنْهُ وَرِضْوٰنٍ وَجَنّٰتٍ لَّهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُّقِيمٌ

● Tuhan mereka MENGGEMBIRAKAN mereka dengan MEMBERIKAN RAHMAT dari pada-Nya, KEREDHAAN dan SYURGA, mereka memperoleh didalamnya kesenangan yang kekal, ●


=====
Kita di ajar Allah untuk sentiasa BERDOA kepada Nya agar di beri RAHMAT


Al-Mu'minun : 109

إِنَّهُۥ كَانَ فَرِيقٌ مِّنْ عِبَادِى يَقُولُونَ رَبَّنَآ ءَامَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرّٰحِمِينَ

● Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa : "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami RAHMAT dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik. ●

RABBANA AMANNA FAGHFIRLANA WARHAMNA WA ANTA KHOIRUR-ROHIMIN.




Al-Kahf : 10

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

● (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: "Wahai Tuhan kami, berikanlah RAHMAT kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)". ●

RABBANA `ATINA MILLADUNKA RAHMAH.



Al-Baqarah : 286

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلٰىنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِينَ

● .... "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan RAHMATILAH kami. Engkaulah PELINDUNG kami (ANTA MAULANA), maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". ●

WA'FU'ANNA WAGHFIRLANA WARHAMNA


Ali 'Imran : 8

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

● "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan qalbu kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri bimbingan kepada kami, dan BERIKANLAH kepada kami RAHMAT dari sisi Engkau; kerana sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (kurnia) (WAHHAB) ". ●


WAHABLANA MILLADUNKA RAHMAH.

=====
End.

Allah Ar-Rahman.

=====

Tiada ulasan:

Catat Ulasan