Navigate

Carian

Sabtu, 2 Julai 2016

Salam

Salam

(Date written : 2 July 2016)

Berapa penting ucapan Salam dalam kehidupan kita ?

Ada banyak atau tidak suruhan Allah agar kita menyampaikan atau mengucapkan SALAM kita kepada orang lain dalam ertikata dan makna yang sebenarnya.

Fahamilah - kebanyakan arahan Allah untuk memberi Salam atau mengucapkan SALAM itu adalah WAJIB dan bukan Sunat.

1) SALAM kepada Para Nabi.

Ini adalah WAJIB berdasarkan firman Allah ini :

Al-Ahzab : 56

إِنَّ اللَّهَ وَمَلٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِىِّ ۚ يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

● Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. ●

Ayat di atas adalah ayat perintah. Maka kita wajib memberi S°OLLU (solat / solawat) kepada para Nabi dan juga mengucapkan SALAM kepada mereka.

Begitu juga firman Allah di bawah :

An-Naml : 59

قُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَسَلٰمٌ عَلٰى عِبَادِهِ الَّذِينَ اصْطَفٰىٓ ۗ ءَآللَّهُ خَيْرٌ أَمَّا يُشْرِكُونَ

● Katakanlah: "Segala puji bagi Allah dan kesejahteraan (SALAMUN) ke atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?" ●

Ayat di atas juga adalah ayat perintah kepada kita untuk memberi Salam kepada hamba-hamba yang di pilihNya.

ALHAMDULILLAHI WA SALAAMUN 'ALA 'IBAADIHILLAZIINAS°TOFAA.

Pemberian Salam kepada para Nabi yang di ajar Allah :

As-Saffat : 79

سَلٰمٌ عَلٰى نُوحٍ فِى الْعٰلَمِينَ

● "Kesejahteraan (SALAMUN) dilimpahkan ke atas Nuh di seluruh alam". ●

As-Saffat : 109

سَلٰمٌ عَلٰىٓ إِبْرٰهِيمَ

● "Kesejahteraan (SALAMUN) dilimpahkan ke atas Ibrahim". ●

As-Saffat : 120

سَلٰمٌ عَلٰى مُوسٰى وَهٰرُونَ

●  "Kesejahteraan (SALAMUN) dilimpahkan ke atas Musa dan Harun". ●

As-Saffat : 130

سَلٰمٌ عَلٰىٓ إِلْ يَاسِينَ

● "Kesejahteraan  (SALAMUN) dilimpahkan ke atas Ilyas" ●

As-Saffat : 181

وَسَلٰمٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ

● Dan kesejahteraan (SALAMUN) dilimpahkan ke atas para rasul. ●

Wa salamun 'alal Mursaliin.


2) Menjawab SALAM.

Meskipun kepada orang yang tidak di kenali yang telah memberi Salam kepada kita, WAJIB kita menjawab Salam tersebut.

Az-Zariyat : 25

إِذْ دَخَلُوا عَلَيْهِ فَقَالُوا سَلٰمًا ۖ قَالَ سَلٰمٌ قَوْمٌ مُّنكَرُونَ

● (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salaamun". Ibrahim menjawab: "Salaamun (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal". ●


3) Memberi SALAM kepada orang beriman.



Al-An'am : 54

وَإِذَا جَآءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِـَٔايٰتِنَا فَقُلْ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلٰى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُۥ مَنْ عَمِلَ مِنكُمْ سُوٓءًۢا بِجَهٰلَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنۢ بَعْدِهِۦ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُۥ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

● Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (iaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ●

Ayat di atas adalah ayat arahan atau perintah Allah. Ianya adalah kewajiban.


4) Memberi SALAM kepada orang JAHIL.

Al-Furqan : 63

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُونَ قَالُوا سَلٰمًا

● Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata : "SALAM".

Al-Qasas : 55

وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَآ أَعْمٰلُنَا وَلَكُمْ أَعْمٰلُكُمْ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِى الْجٰهِلِينَ

● Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu (SALAMUN 'ALAIKUM), kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil". ●


5) Memberi SALAM kepada orang yang menentang kita atau kebenaran yang kita sampaikan.


Az-Zukhruf : 88

وَقِيلِهِۦ يٰرَبِّ إِنَّ هٰٓؤُلَآءِ قَوْمٌ لَّا يُؤْمِنُونَ

● dan (Allah mengetahui) ucapannya: "Ya Rabbku, sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak beriman". ●

Az-Zukhruf : 89

فَاصْفَحْ عَنْهُمْ وَقُلْ سَلٰمٌ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

● Maka berpalinglah dari mereka dan katakanlah: "Salam". Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk). ●

Maryam : 46

قَالَ أَرَاغِبٌ أَنتَ عَنْ ءَالِهَتِى يٰٓإِبْرٰهِيمُ ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ لَأَرْجُمَنَّكَ ۖ وَاهْجُرْنِى مَلِيًّا

● Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama". ●

Maryam : 47

قَالَ سَلٰمٌ عَلَيْكَ ۖ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ بِى حَفِيًّا

● Berkata Ibrahim: "Kesejahteraan dilimpahkan ke atasmu (SALAMUN 'ALAIKA), aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku. ●


6) Di Jannah nanti, ucapan SALAM itu kedengaran di sana sini.

Maka mulakanlah di dunia ini. Perbanyakkanlah ucapan SALAM sesama manusia.

Az-Zumar : 73

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتّٰىٓ إِذَا جَآءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوٰبُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خٰلِدِينَ

● Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam Jannah berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke Jannah itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) ke atasmu (SALAMUN 'ALAIKUM). Berbahagialah kamu! maka masukilah Jannah ini, sedang kamu kekal di dalamnya". ●

Al-Waqi'ah : 25

لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا تَأْثِيمًا

● Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, ●

Al-Waqi'ah : 26

إِلَّا قِيلًا سَلٰمًا سَلٰمًا

● akan tetapi mereka mendengar ucapan
"Salam, Salam". ●


Al-Ahzab : 44

تَحِيَّتُهُمْ يَوْمَ يَلْقَوْنَهُۥ سَلٰمٌ ۚ وَأَعَدَّ لَهُمْ أَجْرًا كَرِيمًا

● Salam penghormatan kepada mereka (orang-orang mukmin itu) pada hari mereka menemui-Nya ialah: Salam; dan Dia menyediakan ganjaran yang mulia bagi mereka. ●

Perhatikan firman Allah yang ini :

Ya Sin : 57

لَهُمْ فِيهَا فٰكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ

● Di Jannah itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. ●

Ya Sin : 58

سَلٰمٌ قَوْلًا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ

● (Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Mengasihani. ●

SALAMUN QAULAM-MIRRABIR-RAHIIM.

'SALAM. Adalah Perkataan dari Rabb Yang Mengasihani."


7) Kesejahteraan atau SALAM itu dapat kepada orang-orang yang Mengikuti Ajaran Kitab Wahyu.

Ta Ha : 47

فَأْتِيَاهُ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولَا رَبِّكَ فَأَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرٰٓءِيلَ وَلَا تُعَذِّبْهُمْ ۖ قَدْ جِئْنٰكَ بِـَٔايَةٍ مِّن رَّبِّكَ ۖ وَالسَّلٰمُ عَلٰى مَنِ اتَّبَعَ الْهُدٰىٓ

● ... Dan kesejahteraan (WASSALAAMU) itu dilimpahkan ke atas orang yang mengikuti petunjuk / bimbingan (AL-HUDA). ●

APA itu Al-Huda atau Petunjuk atau Pembimbing kita? Tak lain ianya, zaman ini, adalah Kitab Al-Quran.

Al-Baqarah : 2

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ

● Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk (HUDA) bagi mereka yang bertaqwa, ●


8) Tatkala kita di wafatkan Malaikat, kita di beri SALAM jika kita ini bertaqwa.

An-Nahl : 31

جَنّٰتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ ۖ لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَآءُونَ ۚ كَذٰلِكَ يَجْزِى اللَّهُ الْمُتَّقِينَ

● (iaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertaqwa, ●

An-Nahl : 32

الَّذِينَ تَتَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰٓئِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلٰمٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

● (iaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Salaamun 'alaikum, masuklah kamu ke dalam Jannah itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". ●

Bertaqwa dalam pengertian yang termudah untuk di fahami adalah sentiasa memelihara dan berhati-hati dalam memerhatikan arahan Allah ke atas diri dan seluruh kehidupan kita. Macammana nak tahu kita ini sudah bertaqwa iaitu memelihara arahan Allah ? Kita perlukan bimbingan. Dan bimbingan itu ada dalam Al-Quran maka ikutilah Al-Quran itu - IMAM kita yang sebenar.


9) Kita sebenarnya mendapat SALAM atau kesejahteraan adalah kerana KESABARAN. 

Sebab hendak mengikuti segala arahan Allah, untuk mendapat Taqwa, kita wajib BERSABAR dulu.

Ar-Ra'd : 23

جَنّٰتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَن صَلَحَ مِنْ ءَابَآئِهِمْ وَأَزْوٰجِهِمْ وَذُرِّيّٰتِهِمْ ۖ وَالْمَلٰٓئِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِم مِّن كُلِّ بَابٍ

● (iaitu) Jannah 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang soleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; ●

Ar-Ra'd : 24

سَلٰمٌ عَلَيْكُم بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

● (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima s°abartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. ●

'Kesejahteraan ke atas kamu di atas apa yang kamu sabarkan dahulu".


Kesimpulan
------------------
1) Memberi Salam kepada Para Nabi, menjawab Salam kepada orang yang tidak di kenali sekalipun adalah WAJIB.

2) Memberi Salam dan menjawab Salam sesama orang beriman adalah juga suatu kewajipan.

3) Kita juga di arah memberi Salam kepada Orang Jahil dan juga kepada orang yang tidak beriman, namun ini sebenarnya mempunyai tujuan tersendiri akan mengapa Allah arahkan untuk kita tetap memberi SALAM walaupun orang itu menentang kita atau kebenaran yang kita sampaikan. Deduksinya adalah, ini adalah ucapan SALAM Selamat Tinggal. Iaitu selepas memberi Salam, kita kena pergi dari mereka. Kita tetap tidak mengharapkan atau melafazkan keburukan atau kecelakaan bagi mereka. Benarlah Ad-Deen ISLAM kita ini adalah mewar-warkan atau menggesa kepada KESEJAHTERAAN atau SALAM ke atas semua manusia. ISLAM adalah cara hidup atau Ad-Deen yang sejahtera.

4) Salamun 'Alaikum adalah ucapan Salam kita kepada lebih dari seorang.

5) Salamun 'Alaika adalah ucapan Salam kita kepada seorang manusia sahaja.

6) Di dalam Jannah akan kedengaran sana sini ucapan 'Salam, Salam'. Dan Salam adalah perkataan dari Rabb (Empunya) kita Yang Mengasihani di Jannah kelak.

7) Dan janji Allah adalah sesiapa yang mengikuti Bimbingan / Petunjuk Nya iaitu Kitab Wahyu Allah, maka orang inilah yang akan mendapat Kesejahteraan atau SALAM ini. Maka baca dan fahamilah dan amalkanlah ajaran Al-Quran agar kita di kurniakan Kesejahteraan di dunia dan akhirat.

8) Jika kita orang bertaqwa, Malaikat yang mencabut nyawa akan mengucapkan SALAM kepada kita tatkala kita mati. Inilah kemenangan - iaitu Kesejahteraan berpanjangan.

9) S°obiriin atau orang-orang yang Sabar dalam mencari Redha Allah dan dalam memelihara segala arahan Allah lah sebenarnya yang mendapat SALAM atau Kesejahteraan ini.


====
End.

Allah As-Salam.

====



Tiada ulasan:

Catat Ulasan