Navigate

Carian

Khamis, 2 November 2017

Apakah manusia ada Pilihan?

(Tarikh ditulis : 02 Nov 2017)

Artikel ini ada kaitannya dengan artikel di bawah ini :

https://cahayapalingbaik.blogspot.my/2017/10/memahami-takdir-dengan-sebenar.html?m=1


Persoalan Qada dan Qadar juga takdir memang satu bab yang sangat perlu di fahami benar-benar.

Namun artikel kali ini ingin membentangkan lebih lanjut tentang persoalan apakah BENAR manusia ini mempunyai PILIHAN yang mutlak dalam menentukan AKHIR (ending) hidup mereka - ke Syurga atau Neraka.

Firman Allah berkenaan dengan Pilihan dan KEHENDAK ALLAH :

Al-Insan 76 : 29

إِنَّ هٰذِهِۦ تَذْكِرَةٌ ۖ فَمَن شَآءَ اتَّخَذَ إِلٰى رَبِّهِۦ سَبِيلًا

● Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. ●

Al-Insan 76 : 30

وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

● Dan kamu TIDAK DAPAT MENGHENDAKI (MA TASYAA`UUN) (menempuh jalan itu), KECUALI BILA DI KEHENDAKI ALLAH (AN YASYAA ALLAH). Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. ●

At-Takwir 81 : 28

لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ

● (iaitu) bagi siapa di antara kamu yang mahu menempuh jalan yang lurus. ●

At-Takwir 81 : 29

وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ اللَّهُ رَبُّ الْعٰلَمِينَ

● Dan kamu TIDAK DAPAT MENGHENDAKI (MA TASYAA`UUN) (menempuh jalan itu) KECUALI BILA DI KEHENDAKI ALLAH, Tuhan semesta alam. ●

Al-Qasas 28 : 68

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ ۚ سُبْحٰنَ اللَّهِ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُونَ

● Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia KEHENDAKI (YASYAA`) dan MEMILIHNYA (YAKHTAR). SEKALI-KALI TIDAK ADA PILIHAN (KHIARAH) bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). ●


Jika di perhatikan ayat-ayat di atas, ianya 'MEMPERLIHATKAN' bahawa manusia TIDAK dapat MEMBUAT PILIHAN.

Sedangkan firman Allah pada ayat yang lain pula menunjukkan manusia di beri membuat PILIHAN dan BERKEHENDAK :

Fussilat 41: 40

إِنَّ الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِىٓ ءَايٰتِنَا لَا يَخْفَوْنَ عَلَيْنَآ ۗ أَفَمَن يُلْقٰى فِى النَّارِ خَيْرٌ أَم مَّن يَأْتِىٓ ءَامِنًا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۚ اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ ۖ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

● Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? PERBUATLAH APA YANG KAMU KEHENDAKI (A'MALU MA SYI'TUM); Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. ●

Al-Baqarah 2 : 256

لَآ إِكْرَاهَ فِى الدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَىِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِالطّٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

● Tidak ada PAKSAAN dalam DEEN; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. .. ●

Al-Kahf 18 : 29

وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَآءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَآءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَآءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَآءَتْ مُرْتَفَقًا

● Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang INGIN / BERKEHENDAK KEPADA (SYAA`) (beriman) maka BERIMANLAH, dan barangsiapa yang INGIN (SYAA`) (kafir) biarlah ia kafir". . ●


Untuk memahami dengan tepat lagi jitu, mari kita perhatikan firman Allah yang lain tentang KALIMAT :

Al-An'am 6 : 115

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا ۚ لَّا مُبَدِّلَ لِكَلِمٰتِهِۦ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

● Telah sempurnalah KALIMAT Tuhanmu sebagai kalimat yang BENAR dan ADIL. TIDAK ADA YANG DAPAT MERUBAH-RUBAH (MUBADDALA) KALIMATNYA dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ●

Apa itu KALIMAT ALLAH ?

Luqman 31 : 27

وَلَوْ أَنَّمَا فِى الْأَرْضِ مِن شَجَرَةٍ أَقْلٰمٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُۥ مِنۢ بَعْدِهِۦ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمٰتُ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

● Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) KALIMAT Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ●

Al-A'raf 7 : 158

قُلْ يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّى رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِى لَهُۥ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ فَـَٔامِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِىِّ الْأُمِّىِّ الَّذِى يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمٰتِهِۦ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

● Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada KALIMAT-KALIMATNYA (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk". ●

Ali 'Imran 3 : 39

فَنَادَتْهُ الْمَلٰٓئِكَةُ وَهُوَ قَآئِمٌ يُصَلِّى فِى الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيٰى مُصَدِّقًۢا بِكَلِمَةٍ مِّنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِّنَ الصّٰلِحِينَ

Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan KALIMAT dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang soleh". ●

Ya Sin 36: 82

إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

● Sesungguhnya AMR-Nya apabila Dia MENGHENDAKI (ARADA) sesuatu hanyalah BERKATA (YAQUL) kepada nya (kepada AMR) : "Jadilah!" maka terjadilah ia. ●

Ali 'Imran 3 : 45

إِذْ قَالَتِ الْمَلٰٓئِكَةُ يٰمَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِّنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِى الدُّنْيَا وَالْءَاخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ

● (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan KALIMAT daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), ●

Berdasarkan ayat-ayat Allah, JELAS kepada kita bahawa Kalimat Allah itu bermakna Ayat-ayat di dalam Kitab-kitabNya dan juga SEGALA perkataan Allah berdasarkan KEHENDAKNYA yang tak dapat di hitung banyaknya yang MENJADIKAN atau MENCIPTAKAN sesuatu (SYAI`IN).

Perhatikan ayat Allah yang ini tentang KALIMAT Nya :

Hud 11 : 119

إِلَّا مَن رَّحِمَ رَبُّكَ ۚ وَلِذٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

● kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. KALIMAT Tuhanmu telah DI TETAP kan (TAMMAT): sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. ●

Fahamilah KALIMAT ketetapan yang ini bukanlah berdasarkan KEHENDAK ALLAH yang sengaja mahu memasukkan hamba ciptaanNya sendiri ke dalam Neraka.

KALIMAT ketetapan ini adalah berdasarkan hukum alam atau peraturan sebab-akibat yang Allah sendiri tetapkan dan Pengetahuan Allah bahawa memang akan ada manusia dan jin yang pasti durhaka dan mendustakan kebenaran yang datang kepada mereka.


Sekarang mari kita perhatikan ayat-ayat Allah yang lain tentang KEHENDAK ALLAH :

Al-Ma'idah 5 : 48

وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَآءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وٰحِدَةً وَلٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتٰىكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

● Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. SEKIRANYA Allah MENGHENDAKI (LAU SYAA ALLAH), niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), TETAPI ALLAH HENDAK MENGUJI KAMU (LIYABLUWAKUM) terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, ●

Al-Mulk 67 : 2

الَّذِى خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

● Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia MENGUJI kamu (LIYABLUWAKUM), siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, ●


Perhatikan pula Kehendak / Keinginan Manusia vs Kehendak / Pilihan Allah :

Yusuf 12 : 24

وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِۦ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَآ أَن رَّءَا بُرْهٰنَ رَبِّهِۦ ۚ كَذٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوٓءَ وَالْفَحْشَآءَ ۚ إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ

● Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu ANDAIKATA (LAU) dia TIDAK MELIHAT (LA RA`A) TANDA (BURHAN) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang MUKHLASIN ●

Al-An'am 6 : 35

وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ اسْتَطَعْتَ أَن تَبْتَغِىَ نَفَقًا فِى الْأَرْضِ أَوْ سُلَّمًا فِى السَّمَآءِ فَتَأْتِيَهُم بِـَٔايَةٍ ۚ وَلَوْ شَآءَ اللَّهُ لَجَمَعَهُمْ عَلَى الْهُدٰى ۚ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْجٰهِلِينَ

● Dan jika perpalingan mereka (darimu) terasa amat berat bagimu, maka jika kamu dapat membuat lobang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka (maka buatlah). KALAU ALLAH MENGHENDAKI (LAU SYAA ALLAH), tentu saja Allah menjadikan mereka semua dalam PETUNJUK sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang jahil ●

====
Kehendak manusia vs Ilmu Allah


Al-An'am 6 : 39

وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِـَٔايٰتِنَا صُمٌّ وَبُكْمٌ فِى الظُّلُمٰتِ ۗ مَن يَشَإِ اللَّهُ يُضْلِلْهُ وَمَن يَشَأْ يَجْعَلْهُ عَلٰى صِرٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

● Dan orang-orang yang MENDUSTAKAN AYAT-AYAT Kami (AYAATINA) adalah TULI, BISU dan berada dalam GELAP GELITA (Z°ULUMAT) gulita. Barangsiapa yang DI KEHENDAKI Allah (YASYAA ALLAH) (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang DI KEHENDAKI (YASYAA) Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikan-Nya berada di atas jalan yang lurus. ●

Al-Anfal 8 : 23

وَلَوْ عَلِمَ اللَّهُ فِيهِمْ خَيْرًا لَّأَسْمَعَهُمْ ۖ وَلَوْ أَسْمَعَهُمْ لَتَوَلَّوا وَّهُم مُّعْرِضُونَ

● Kalau sekiranya Allah MENGETAHUI ('ALIMALLAH) KEBAIKAN (KHAIRAN) ada pada mereka, TENTULAH Allah MENJADIKAN mereka DAPAT MENDENGAR. Dan jikalau Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka PASTI berpaling juga, sedang mereka memalingkan diri (dari apa yang mereka dengar itu). ●

Sedarlah dan fahamilah, manusia yang TIDAK mahu mendengar dan memerhatikan dan MEMAHAMI PETUNJUK ALLAH, SUDAH tiada kebaikan dalam diri mereka kerana mereka PASTI jadi tidak BERIMAN kepada Allah.

Itulah SEBAB Allah sendiri SESATKAN mereka.

Allah tidak pernah ZALIM dalam KEHENDAKNYA.

====
Kesimpulan

1) Memang benar kita ada Pilihan dan di beri membuat kehendak-kehendak. Dan pilihan kita adalah mahu memilih ISLAM sebagai DEEN dan juga BERIMAN kepada Allah menerusi ayat-ayat Nya juga KalimatNya dan juga melakukan amal soleh atau sebaliknya (KUFUR dan MENDUSTAKAN dan Berpaling).

2) Namun, fahamilah tidak semua apa yang kita KEHENDAKI itu boleh terjadi. Perlaksanaan Kehendak kita itu bergantung kepada IRADAH / KEHENDAK ALLAH. Ini adalah di sebabkan kita ini tiada daya kekuatan. La Quwwata Illa Billah. Annal Quwwata Lillahi Jami'a. Semua kekuatan itu Allah yang punya. Yang pasti terjadi adalah apa sahaja KEHENDAK ALLAH. Kehendak kita hanya terjadi bilamana Allah Berkehendak sekali. Inilah maksud ayat dalam surah 76:30 dan 81:29 di atas.

3) Apa sahaja Allah sudah TETAPKAN yang di dahului dengan KALIMATNYA, tiada SIAPA boleh mengubahnya. Ini termasuk apa sahaja peristiwa sejarah yang sudah berlalu termasuk hukum-hakam Alam - Api bersifat membakar dll. Jangan mimpi untuk menghendaki berbuat sesuatu yang berlain dari KALIMAT ALLAH. Kalimat Allah dan apa sahaja yang terlah berlaku dalam alam ini seperti matahari terbit dari timur, kita atau SIAPA sahaja TAK DAPAT MEMILIH dan BERKEHENDAK untuk mengubah supaya matahari itu terbit dari Barat.

4) Kadang-kadang kehendak kita hendak berbuat jahat juga terbantut tatkala Allah berkehendak kita menjadi orang yang suci sepertimana ayat 12:24 di atas.

5) Begitu juga dengan kehendak kita hendak berbuat baik atau berada di Jalan Allah (Fi Sabilillah) - ayat  76:29 dan 81: 28 di atas. Kita tidak dapat berbuat baik kerana dalam ILMU atau Pengetahuan Allah, kita sudah tiada KEBAIKAN dalam diri. Maka tiada guna melaksanakan kehendak kita itu. Allah tidak memberi petunjuk kerana manusia itu sendiri tidak percaya kepada Petunjuk itu. Allah tidak pernah Zalim dalam berkehendak.

6) Allah tidak BERKEHENDAK untuk semua manusia dan jin yang di ciptakanNya untuk masuk ke Syurga atau Neraka, meskipun dalam ayat 11:119 di atas, menunjukkan Allah akan memenuhkan Neraka Jahannam dengan Jin dan Manusia yang durhaka. Namun itu adalah KALIMATNYA yang bermaksud KETETAPAN Hukum yang Allah sudah tentukan berdasarkan ILMU Dia.

Yang Allah BERKEHENDAK adalah MENGUJI manusia terhadap pemberianNya (5:48).

Namun, inilah yang kita perlu PAHAM :

ALLAH itu Al-'Alim, DIA sudah TAHU akan Keputusan Ujian dan DAH TAHU samada kita akan BERIMAN atau TIDAK.

Dalam PENGETAHUANNYA yang tidak ada batasan masa, yang mengetahui sebelum, sekarang dan akan datang, DIA sudah TAHU siapa yang akan Beriman dan Beramal Soleh dan siapa yang akan Mendustakan Ayat-AyatNya dan Berpaling dari kebenaran itu.

Di sebabkan ILMU ALLAH inilah di sesatkan siapa yang DIA KEHENDAKI dan di beri PETUNJUK kepada siapa yang Dia Kehendaki kerana ALLAH SUDAH TAHU akan siapa yang memilih dan berkehendak mahu beriman atau mahu mendustakan.

Allah tidak pernah Zalim.

====
End.

Allah Al-'Adl.
====





Tiada ulasan:

Catat Ulasan