Navigate

Carian

Ahad, 2 Februari 2014

Arasy dan Wujud Allah di mana (1)

Arasy dan Wujud Allah di mana (1)

(First Written : 30 Dec 2013)
(2nd Update : 08 Jan 2014)
(3rd Update : 19 Jan 2016)
(4th update : 31 Oct 2016)
(Last Update : 03 Mar 2017)

Intromission
===========

Artikel ini di tulis adalah untuk memberi penjelasan lanjut (sebenarnya Fundamental) kepada Artikel-Artikel  Bagaimana nak rasa Allah wujud dari part 1 hingga part 3.

Kali ini perbincangan secara detail tentang Arasy dan di mana Allah berada.

Dari dulu ada sesetengah Ulama mengatakan bahawa Allah berada di Langit dan Istiwa ("bersemayam") di atas Arasy. Apakah sebenar maksud "bersemayam" itu?

'Arasy berasal dari huruf dasar 'AIN RA SHIN

Terdapat 33 kali huruf dasar ini di sebut dalam Al-Quran dengan variasi-variasinya.

Ada juga beberapa ayat2 Al Qur'an yang
menunjukkan Allah "berada" di Langit.

Namun terdapat juga ayat-ayat Al Quran yang mengatakan Allah berada dekat dengan manusia dan meliputinya.

Reti ke kita menjawab jika anak kecil kita bertanya Allah kat mana Ayah?

Nak jawab apa?

1) Allah kat atas langit ke 7 atas Arasy Jauuuh di atas  sana.
2) Allah ada di mana mana nak.. Oh ye ke
3) Allah tak bertempat.
4) Allah lebih dekat dari Urat Leher kita.
5) Allah ada di tempat nya. (Serupa macam orang tanya, Abu kat mana? Abu ada di tempatnya.  Kat mana? Di tempatnya. Sekehkan kepala orang ni)

Persoalannya apakah Pegangan yang betul berdasarkan Fakta Al Qur'an dan juga Fakta Saintifik (jika ada) ?

Mari kita lihat.
=====

Allah "bersemayam" di atas Arasy
=============================

Terdapat sekurang-kurangnya 7 ayat tentang Allah "bersemayam" di atas 'Arasy :

1)

Ar-Ra'd : 2

اللَّهُ الَّذِى رَفَعَ السَّمٰوٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِى لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْءَايٰتِ لَعَلَّكُم بِلِقَآءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

● Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia "bersemayam" (ISTAWA) di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur "URUSAN" (YUDABBIRU AMRA), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. ●

2)

Ta Ha : 5

الرَّحْمٰنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوٰى

● (Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang "bersemayam" (ISTAWA) di atas 'Arasy. ●

3)

Al-A'raf : 54

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعٰلَمِينَ

● Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari (SITTATI AYYAM), lalu Dia "bersemayam" (ISTAWA) di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada "perintah Nya" (BI AMRIHI). Ingatlah, menciptakan dan "memerintah" (AMRU) hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. ●

4)

Yunus : 3

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ ۖ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِنۢ بَعْدِ إِذْنِهِۦ ۚ ذٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

● Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari (SITTATI AYYAM), kemudian Dia "bersemayam" (ISTAWA) di atas 'Arasy untuk mengatur segala "urusan" (AMR). Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah (FA'BUDUH) Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? ●

5)

Al-Furqan : 59

الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۚ الرَّحْمٰنُ فَسْـَٔلْ بِهِۦ خَبِيرًا

● Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam hari (SITTATI AYYAM), kemudian Dia "bersemayam" (ISTAWA) di atas 'Arasy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia. ●

6)

As-Sajdah : 4

اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۖ مَا لَكُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَلِىٍّ وَلَا شَفِيعٍ ۚ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

● Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari (SITTATI AYYAM), kemudian Dia "bersemayam" (ISTAWA) di atas 'Arasy. Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? ●

7)

Al-Hadid : 4

هُوَ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ السَّمَآءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

● Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari (SITTATI AYYAM), kemudian Dia "bersemayam" (ISTAWA) di atas ('ALA) 'Arasy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. ●

=====

Allah berada di Langit ?
==================

1)

Al-Mulk : 16

ءَأَمِنتُم مَّن فِى السَّمَآءِ أَن يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْضَ فَإِذَا هِىَ تَمُورُ

● Apakah kamu merasa aman terhadap SIAPA (MAN) yang di langit (SAMA`) bahawa dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?, ●

2)

Al-Mulk : 17

أَمْ أَمِنتُم مَّن فِى السَّمَآءِ أَن يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ

● atau apakah kamu merasa aman terhadap SIAPA (MAN) yang di langit (SAMA`) bahawa dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku? ●

2 Ayat di atas saya sudah betulkan TERJEMAHAN nya mengikut maksud asal.

NAMUN,  2 Ayat di atas, MAN (Siapa) di
takwilkan oleh sesetengah Ulama` sebagai "Allah"; berikut adalah kebanyakan terjemahan :

Al-Mulk :16

● Apakah kamu merasa aman terhadap "Allah" yang (berkuasa) di langit bahawa "Dia" akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?, ●

Kali ni English Translation pun Takwil sebagai "He" :

Al-Mulk : 16

ءَأَمِنتُم مَّن فِى السَّمَآءِ أَن يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْضَ فَإِذَا هِىَ تَمُورُ

● Do you feel secure that "He" who [holds authority] in the heaven would not cause the earth to swallow you and suddenly it would sway? ●

Boleh jadi tak MAN atau SIAPA di langit tu adalah Malaikat? Atau Makhluk Allah yang lain?

Boleh ?

Perhatikan :

Al-Anbiya : 19

وَلَهُۥ مَن فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِندَهُۥ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ

● Dan kepunyaan-Nya-lah "segala yang" (MAN) di langit dan di bumi. Dan "malaikat-malaikat" (MAN) yang di sisi-Nya mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. ●

Sekali lagi - MAN bermakna SIAPA. In English it means WHO or WHOEVER.
MAN pada ayat di atas di takwilkan pula oleh kebanyakan Ulama sebagai Malaikat.

Ini English Translation :

● To Him belongs whoever (MAN) is in the heavens and the earth. And those (MAN) near Him are not prevented by arrogance from His worship, nor do they tire. ●

Lagi tepat terjemahan English dalam ayat ini. Tiada Takwilan.

Ini TERJEMAHAN yang betul dalam Melayu untuk memelihara keaslian makna Al Quran :

Al-Anbiya : 19

● Dan kepunyaan-Nya-lah SESIAPA (MAN) di langit dan di bumi. Dan SESIAPA (MAN) yang di sisi-Nya mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. ●

So, mana satu nak pegang ? Kejap TAKWIL kata MAN bermakna Allah yang berada di Langit dan  kejap kata MAN bermakna Malaikat yang berada di sisi Nya ?

Firman Allah :

Al-Israa : 55

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّۦنَ
عَلٰى بَعْضٍ ۖ وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًا

● And your Lord is most knowing of whoever (MAN) is in the heavens and the earth. And We have made some of the prophets exceed others [in various ways], and to David We gave the book [of Psalms]. ●

● Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa (MAN) yang di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebahagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud. ●

Ayat di atas tidak di takwilkan.  MAN bermakna WHOEVER atau SIAPA atau SESIAPA sahaja.

Dan, yang PALING kena FAHAM, ALLAH mengatakan DIA lebih mengetahui tentang MAN itu dan TERNYATA kepada orang yang Berilmu, bukan ALLAH yang berada di Langit, berdasarkan ayat Al-Mulk:16.

Maha Suci Allah dari SESIAPA yang menyifatkan ALLAH 'berada' atau 'bertempat' di LANGIT!

-------saya bagi jawapan dulu--------
MAN (Siapa) yang berada di langit pada ayat 15 dan 16 surah Mulk ini, BERKEMUNGKINAN BESAR (Pendapat saya - Allah Lebih Mengetahui seperti firmanNya) dimaksudkan adalah AMR yang BERTUGAS melaksanakan AZAB dari Allah dan bukan ALLAH berada di Langit! Itu sebab Allah bagi amaran.

Nanti selepas baca bab "Apa itu AMR" baru pembaca akan faham. Nanti perhatikan ayat Allah tentang Azab kepada Umat Nabi Nuh - "apabila datang AMR.."
-----------------------------------

3)

As-Sajdah : 5

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَآءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

● Dia mengatur "urusan" (AMRA) dari langit ke bumi, kemudian ("urusan") itu "naik" (YA'RUJU) kepada-Nya dalam satu hari (YAUM) yang kadarnya adalah seribu tahun (ALFA SANATIN) menurut perhitunganmu. ●

Ayat ini akan banyak kali dibincangkan kemudian. Sekali baca "macam nampaknya" Allah "berada" di Langit.  Apatah LAGI bila ada perkataan "naik" yang di gunakan kepada YA'RUJU.

4)

Al-Ma'arij : 4

تَعْرُجُ الْمَلٰٓئِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

● Malaikat-malaikat dan Roh (Jibril) "naik" (TA'RUJU) (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari (YAUM) yang kadarnya limapuluh ribu tahun (KHAMSINA ALFA SANATIN). ●

Begitu juga ayat di atas akan banyak dibincangkan kemudian. Dan sebab ada perkataan "naik" digunakan kepada TA'RUJU.

=====

Allah berada Dekat
===============

1)

Qaf : 16

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسٰنَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِۦ نَفْسُهُۥ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

● Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh dirinya (NAFSAHU), dan Kami lebih DEKAT (AQRAB) kepadanya daripada urat lehernya, ●

2)

Al-Baqarah : 186

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِى وَلْيُؤْمِنُوا بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

● Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah DEKAT (QARIB). Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ●

3)

Hud : 61

وَإِلٰى ثَمُودَ أَخَاهُمْ صٰلِحًا ۚ قَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّى قَرِيبٌ مُّجِيبٌ

●... Sesungguhnya Tuhanku amat DEKAT (QARIB) lagi memperkenankan (doa hambaNya)". ●

4)

Saba' : 50

قُلْ إِن ضَلَلْتُ فَإِنَّمَآ أَضِلُّ عَلٰى نَفْسِى ۖ وَإِنِ اهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوحِىٓ إِلَىَّ رَبِّىٓ ۚ إِنَّهُۥ سَمِيعٌ قَرِيبٌ

● Katakanlah: "Jika aku sesat maka
sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar (SAMI') lagi Maha DEKAT (QARIB)". ●

Terjemahan English ayat terakhir - ●"Indeed,  He is All-Hearer and Ever-Near." ●

SESUNGGUHNYA saya sangat  HAIRAN (WONDER) kenapa Nama Allah Yang Maha Dekat ini tidak ada dalam senarai 99 Nama-nama Allah ? Allah Maha Mendengar (As-Sami') ada. It is a puzzle to me right now, but I am going to find out (satu Kesimpulan nya sekarang adalah nama-nama Allah yang di sebut dalam Al Qur'an semestinya BUKAN HANYA 99 Nama).

5)

Al-Waaqia : 85

وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ

● And We are NEARER (AQRAB) to him than you, but you do not see - ●

● Dan Kami lebih DEKAT (AQRAB) kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat, ●

6)

Al-Ma'aarij : 6

إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُۥ بَعِيدًا

● Indeed, they see it [as] distant, ●

● Sesungguhnya,  mereka melihatnya Jauh (BA'IDA). ●

Al-Ma'aarij : 7

وَنَرٰىهُ قَرِيبًا

● But We see it [as] near. ●

● Tetapi Kami melihatnya DEKAT (QARIBA). ●

--------
Kita di perintahkan untuk MENDEKATKAN Diri kepada Allah - dan BERSUJUD adalah satu cara :

Al-'Alaq : 19

كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِب

● sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan DEKATKANLAH (WAQTARIB) (dirimu kepada Tuhan). ●

Pernah kita terfikir kalau Allah nuuun jauh berada di atas langit,  macammana nak dekatkan diri dengan Allah ?

======

Allah Meliputi Segala Sesuatu dan Allah Meliputi apa yang kita buat (kerjakan)
=========================

1)

An-Nisa' : 108

يَسْتَخْفُونَ مِنَ النَّاسِ وَلَا يَسْتَخْفُونَ مِنَ اللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمْ إِذْ يُبَيِّتُونَ مَا لَا يَرْضٰى مِنَ الْقَوْلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطًا

● They conceal [their evil intentions and deeds] from the people, but they cannot conceal [them] from Allah, and He is with them when they spend the night in such as He does not accept of speech. And Allah is, of what they do, ALL-ENCOMPASSING. ●

● mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Dia BERSERTA mereka (WA HUWA MA'AHUM), ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahsia yang Allah tidak redhai. Dan adalah Allah Maha MELIPUTI (MUHITHO) terhadap apa yang mereka buat (kerjakan). ●

Allah Maha Meliputi juga tidak ada dalam senarai 99 Nama-nama Allah yang Ulama kita buat sedangkan ianya di sebut dalam Al Qur'an. In fact, bila saya tengok senarai 99 nama Allah dari beberapa sumber, ada 2 3 nama Allah yang tergolong dalam 99 nama Allah - ada yang ada, ada yang tak ada, ada yang di tambah. Jadi, Kesimpulan nya 99 nama-nama Allah yang Ulama buat itu tidak Mutlak; sebab dah ada sedikit khilaf Ulama. Tetapi,  rata-rata Ulama setuju mengatakan nama Allah adalah lebih daripada 99 dan bukan seperti yang kebanyakan orang Fikirkan.

2)

Al-Anfal : 47

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ خَرَجُوا مِن دِيٰرِهِم بَطَرًا وَرِئَآءَ النَّاسِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

● ... Dan Allah Maha MELIPUTI (MUHITHO) apa yang mereka kerjakan. ●


3)

An-Nisaa : 126

وَلِلَّهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ مُّحِيطًا

● And to Allah belongs whatever is in the heavens and whatever is on the earth. And Allah is, of all things, ALL-ENCOMPASSING. ●

● Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah Allah Maha MELIPUTI (MUHITHO) segala sesuatu (KULLI SYAI'IN). ●


4)

Hud : 92

قَالَ يٰقَوْمِ أَرَهْطِىٓ أَعَزُّ عَلَيْكُم مِّنَ اللَّهِ وَاتَّخَذْتُمُوهُ وَرَآءَكُمْ ظِهْرِيًّا ۖ إِنَّ رَبِّى بِمَا تَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

●... Sesungguhnya Tuhanku MELIPUTI (MUHITHO) apa yang kamu kerjakan". ●

5)

Al-Isra' : 60

وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا الرُّءْيَا الَّتِىٓ أَرَيْنٰكَ إِلَّا فِتْنَةً لِّلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِى الْقُرْءَانِ ۚ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيٰنًا كَبِيرًا

● Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya Tuhanmu MELIPUTI (AHATHO) segala manusia". ... ●

6)

Al-Kahf : 91

كَذٰلِكَ وَقَدْ أَحَطْنَا بِمَا لَدَيْهِ خُبْرًا

● Thus. And We had ENCOMPASSED [all] that he (Zulkarnain) had in knowledge. ●

Al-Kahf : 91

كَذٰلِكَ وَقَدْ أَحَطْنَا بِمَا لَدَيْهِ خُبْرًا

● demikianlah. dan sesungguhnya Kami MELIPUTI (AHATHNA) apa Ilmu (KHUBRO) yang ada beserta padanya (Zulkarnain) (LADAIHI). ●

7)

Fussilat : 54

أَلَآ إِنَّهُمْ فِى مِرْيَةٍ مِّن لِّقَآءِ رَبِّهِمْ ۗ أَلَآ إِنَّهُۥ بِكُلِّ شَىْءٍ مُّحِيطٌۢ

● Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha MELIPUTI (MUHITHO) segala sesuatu (KULLI SYAI'IN). ●

8)

Al-Jinn : 28

لِّيَعْلَمَ أَن قَدْ أَبْلَغُوا رِسٰلٰتِ رَبِّهِمْ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَأَحْصٰى كُلَّ شَىْءٍ عَدَدًۢا

● Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang Dia MELIPUTI (AHATHO) apa yang ada (BIMA) beserta dengan mereka (LADAIHIM), dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu. ●


=====

Ilmu Allah juga WASI'A atau LUAS MELIPUTI segala sesuatu
==================================

1)

Al-An'aam : 80

وَحَآجَّهُۥ قَوْمُهُۥ ۚ قَالَ أَتُحٰٓجُّوٓنِّى فِى اللَّهِ وَقَدْ هَدٰىنِ ۚ وَلَآ أَخَافُ مَا تُشْرِكُونَ بِهِۦٓ إِلَّآ أَن يَشَآءَ رَبِّى شَيْـًٔا ۗ وَسِعَ رَبِّى كُلَّ شَىْءٍ عِلْمًا ۗ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

●... KNOWLEDGE of My Lord ENCOMPASSES all things; ... ●

●.... ILMU Tuhanku LUAS MELIPUTI (WASI'A) segala sesuatu (KULLA SYAI'IN). .. ●


Ada terdapat perbezaan antara ALLAH Meliputi iaitu MUHITHO dengan ILMU ALLAH Meliputi iaitu WASI'A.

WASI'A itu sesuatu yang LUAS dan BERKAPASITI maka ianya MELIPUTI.

MUHIT°O itu MELIPUTI.


2)

Al-A'raf : 89

قَدِ افْتَرَيْنَا عَلَى اللَّهِ كَذِبًا إِنْ عُدْنَا فِى مِلَّتِكُم بَعْدَ إِذْ نَجّٰىنَا اللَّهُ مِنْهَا ۚ وَمَا يَكُونُ لَنَآ أَن نَّعُودَ فِيهَآ إِلَّآ أَن يَشَآءَ اللَّهُ رَبُّنَا ۚ وَسِعَ رَبُّنَا كُلَّ شَىْءٍ عِلْمًا ۚ عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا ۚ رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنتَ خَيْرُ الْفٰتِحِينَ

●... Ilmu Tuhan kami LUAS MELIPUTI (WA SI'A) segala sesuatu (KULLA SYAI'IN). ... ●

3)

Ta Ha : 98

إِنَّمَآ إِلٰهُكُمُ اللَّهُ الَّذِى لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ وَسِعَ كُلَّ شَىْءٍ عِلْمًا

● Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Ilmu-Nya LUAS MELIPUTI (WA SI'A) segala sesuatu". ●

=====

Rahmat Allah juga LUAS MELIPUTI segala sesuatu
=====================================

Al-A'raf : 156

وَاكْتُبْ لَنَا فِى هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ إِنَّا هُدْنَآ إِلَيْكَ ۚ قَالَ عَذَابِىٓ أُصِيبُ بِهِۦ مَنْ أَشَآءُ ۖ وَرَحْمَتِى وَسِعَتْ كُلَّ شَىْءٍ ۚ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكٰوةَ وَالَّذِينَ هُم بِـَٔايٰتِنَا يُؤْمِنُونَ

●... "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku LUAS MELIPUTI (WASI'AT) segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami". ●

2)

Al-Mu'min : 7

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُۥ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِۦ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَىْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

● (Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, RAHMAT dan ILMU Engkau LUAS MELIPUTI (WASI'TA) segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, ●

======

Kursi Allah LUAS meliputi Langit dan Bumi
==============================

Al-Baqarah : 255

اللَّهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

●... Kursi Allah LUAS MELIPUTI (WASI'A) semua langit dan bumi. ... ●

Dari Ayatul Kursi di atas LUAS MELIPUTI juga menggunakan perkataan Arab - WASI'A dan bukan MUHITHO atau AHTHO.

Bila di katakan KURSI Allah LUAS MELIPUTI seluruh 7 lapisan langit dan bumi, ianya tidak termasuk Segala Sesuatu atau KULLI SYAI'IN sebab ianya tidak termasuk apa-apa dan sesiapa yang berada di langit dan bumi (Allah lebih mengetahui).

KURSI ALLAH lain dari RAHMAT ALLAH dan lain juga dari ILMU ALLAH.

Maka tidak boleh kita samakan Kursi Allah dengan Ilmu Allah dalam terjemahan makna Al Quran. (Sesetengah terjemahan Al-Quran di takwilkan oleh 'Ulama' yang KURSI adalah ILMU ALLAH).


=====

Allah MELIPUTI Ilmu Nya pada Segala Sesuatu
=====================================

Sebelum ini sudah ditunjukkan ayat2 Allah tentang Allah Maha MELIPUTI (MUHITHO) Segala sesuatu.

Dan kemudian sudah di tunjuk pula Ilmu Allah juga LUAS MELIPUTI (WASI'A) Segala Sesuatu.

Perhatikan dengan sesungguhnya Ayat ini pula :

At-Talaq : 12

اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَىْءٍ عِلْمًۢا

● Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Allah menurunkan AMR di antara keduanya, agar kamu mengetahui bahawasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah benar-benar MELIPUTI (AHATHO) akan IlmuNya pada segala sesuatu (KULLI SYAI'IN). ●

Ayat di atas bermaksud,  Ilmu Allah yang LUAS Meliputi segala sesuatu itu (WASI'A), ALLAH MELIPUTI (MUHITHO) pula IlmuNya yang Meliputi Segala Sesuatu Tersebut.

Ayat di atas lah yang benar-benar menerangkan bezanya LUAS Meliputi WASI'A dengan Meliputi MUHITHO. Ini menunjukkan ada Lapisan-lapisan yang Meliputi segala sesuatu.

=====
Kesimpulan tentang "Yang Meliputi"
=============================

Ini pendapat saya (Allah Paling 'Alim) tentang Lapisan-lapisan yang meliputi segala sesuatu iaitu seluruh 7 Lapisan Langit dan bumi : (Perlu di ingat kesemua yang saya kata pendapat saya boleh di argue jika ada orang lebih mengetahui dari saya. FAKTA jangan di debat, Pendapat boleh di debat kan).

1) Lapisan pertama yang Luas meliputi (WASI'A) seluruh lapisan langit dan bumi adalah Kursi Allah. Tetapi Kursi Allah tidak di katakan meliputi segala sesuatu.

2) Lapisan kedua yang Luas Meliputi (WASI'A) segala sesuatu adalah Rahmat Allah.

3) Lapisan ketiga yang Luas Meliputi (WASI'A) segala sesuatu adalah Ilmu Allah.

4) Melangkaui keseluruhan lapisan-lapisan yang Luas Meliputi (WASI'A) tersebut, ALLAH MELIPUTI (MUHITHO) keseluruhan lapisan-lapisan yang Luas Meliputi (WASI'A) segala sesuatu.

FAKTA adalah kesemua itu Meliputi. Pendapat adalah apa dulu yang mendahului lapisan mana yang Meliputi.

=======


Apa itu Langit
===========

Al Quran menyebut SAMA`.

Jamaknya adalah SAMAWAT.

Dalam Al-Qur'an ayatnya biasa digandingkan dengan bumi - SAMAWATI WAL ARD.

Apa maksud sebenar Langit?

Al-Baqarah : 22

الَّذِى جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرٰشًا وَالسَّمَآءَ بِنَآءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

● Dialah yang menjadikan bumi sebagai
hamparan bagimu dan LANGIT (AS-SAMA`) sebagai BINAA`AN  ●

Untuk memahami langit sebagai BINAA`AN, mari kita lihat ayat Allah yang lain :

Sad : 37

وَالشَّيٰطِينَ كُلَّ بَنَّآءٍ وَغَوَّاصٍ

● dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya AHLI BANGUNAN/ AHLI PEMBINAAN /CONSTRUCTORS (BANNAA`IN) dan penyelam, ●

Makanya JELAS, BINAA`AN adalah Construction atau satu PEMBINAAN.

Langit atau AS-SAMA` adalah satu PEMBINAAN atau BANGUNAN.

Ianya BUKAN hanya "ATAP" atau "CANOPY" seperti yang ditakwilkan 'ULAMA' dalam banyak terjemahan. Atap juga termasuk dalam Struktur Bangunan.

Jadi Langit adalah satu BINAAN atau satu 'BANGUNAN'.

LANTAI Bangunan atau BINAAN itulah BUMI atau Al-Ard°. Dan Bumi Allah itu juga WASI'A atau LUAS. Dan ianya DATAR.

------
Langit dan Bumi dulu adalah satu  (maksudnya tak terpisah) :

Al-Anbiya : 30

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوٓا أَنَّ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

● Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah SUATU yang PADU, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? ●

-------
Langit ke Bumi dulu Allah cipta ?

Fussilat : 10

   وَجَعَلَ فِيهَا رَوٰسِىَ مِن فَوْقِهَا وَبٰرَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَآ أَقْوٰتَهَا فِىٓ أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَآءً لِّلسَّآئِلِينَ

● Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat hari. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. ●

Fussilat : 11

ثُمَّ اسْتَوٰىٓ إِلَى السَّمَآءِ وَهِىَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَآ أَتَيْنَا طَآئِعِينَ

● Then He "directed" (ISTAWA) Himself to (ILA) the heaven while it was smoke and said to it and to the earth, "Come [into being], willingly or by compulsion." They said, "We have come willingly." ●

● Kemudian Dia "menuju" (ISTAWA) kepada LANGIT dan langit itu masih merupakan ASAP (DUKHAN), lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan rela atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan rela". ●

Ayat 10 surah Fussilat menerangkan Allah menciptakan Bumi kemudian "MENUJU" (ISTAWA) ke langit semasa ianya masih dalam keadaan asap dalam Ayat 11 surah Fussilat.

Al-Baqarah : 29

هُوَ الَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوٰىٓ إِلَى السَّمَآءِ فَسَوّٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

● Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu kemudian Dia "menuju" (ISTAWA) kepada langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. ●

Walaupun nampak dalam 2 Ayat tersebut Allah cipta Bumi dulu; namun Bila ALLAH kata DIA "MENUJU" (ISTAWA) ke Langit, maknanya Langit dah ada Dulu! Cumanya 7 Lapisan Langit Allah cipta selepas Allah cipta Bumi.
------

Langit ada berapa lapisan ?
Ada 7 Lapisan berdasarkan ayat di bawah :

Al-Mu'minun : 86

قُلْ مَن رَّبُّ السَّمٰوٰتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

● Katakanlah: "Siapakah Yang Empunya langit (SAMAWAT) yang tujuh (SAB'I) dan Yang Empunya 'Arsy yang agung ('AZIM)?" ●

Ini bermakna setiap kali Allah Berfirman SAMAWATI WAL ARD ianya bermaksud 7 LAPISAN-LAPISAN LANGIT dan Bumi.

Bukti Langit itu Berlapisan :

Nuh : 15

أَلَمْ تَرَوْا كَيْفَ خَلَقَ اللَّهُ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا

● Do you not consider how Allah has created seven heavens in layers ? ●

● Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit BERLAPIS-LAPIS (THIBAQO) ? ●

Al-Mulk : 3

الَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا ۖ مَّا تَرٰى فِى خَلْقِ الرَّحْمٰنِ مِن تَفٰوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرٰى مِن فُطُورٍ

● Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis (THIBAQO). ... ●

Lapisan Langit Pertama atau Lapisan Paling Rendah adalah lapisan untuk kita manusia dan seluruh makhluk di bumi yang berdimensi 3D dan ianya di sebut LANGIT DUNIA (atau Langit Yang Dekat / SAMA`ADDUN-YA) dan Ianya di hiasi dengan bintang-bintang :

Fussilat : 12

فَقَضٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحٰى فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِمَصٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

● Maka Dia menjadikannya tujuh langit (SAB'A SAMAWAT) dalam dua hari (YAUMIN). Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit (KULLI SAMA`) AMR ("Urusan") nya. Dan Kami hiasi LANGIT YANG DEKAT (SAMA ADDUN YA) dengan Lampu (MASABIH - bintang-bintang yang cemerlang) dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. ●

Al-Mulk : 5

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِمَصٰبِيحَ وَجَعَلْنٰهَا رُجُومًا لِّلشَّيٰطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ

● Sesungguhnya Kami telah menghiasi LANGIT YANG DEKAT (SAMA ADDUN YA) dengan LAMPU (MASABIH - bintang-bintang), ... ●

At-Talaq : 12

اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَىْءٍ عِلْمًۢا

● Allah-lah yang menciptakan TUJUH lapisan langit  (SAB'A SAMAWAT) dan seperti itu pula bumi. .. ●
------
Langit itu Luas

Adh-Dhaariyat : 47

وَالسَّمَآءَ بَنَيْنٰهَا بِأَيْيدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

● And the heaven We constructed with strength, and indeed, We are [its] expander. ●

Az-Zariyat : 47

وَالسَّمَآءَ بَنَيْنٰهَا بِأَيْيدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

● Dan langit itu Kami bangun/bina (BANAINAHA) dengan kekuasaan  dan sesungguhnya Kami lah yang MENGEMBANGKANNYA / MELUASKANNYA (MUSI'UUN)●


--------
Lapisan Langit
----------------------------------------

Macammana yang dikatakan Lapisan-lapisan Langit yang 7 Lapis ini ? BERLAPIS nya  macam mana ?

Firman Allah :

Al-Mu'minun : 17

وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَآئِقَ وَمَا كُنَّا عَنِ الْخَلْقِ غٰفِلِينَ

● Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu (FAUQAKUM) TUJUH JALAN (SAB'A THARA`IQA); dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami). ●

FAUQA bermaksud dengan tepat DI ATAS. Ini baru tepat terjemahan DI ATAS.
'ALA boleh bermaksud atas atau terhadap atau ke atas nya.

Jika di atas kita adalah langit yang berlapis 7 langit, maka jika Allah menyebut pula 7 JALAN maka fahamkanlah itu bermaksud pada tiap-tiap Lapisan Langit itu ada Jalan.

Pada tiap - tiap Lapisan Langit ada Pintu :


Al-A'raf : 40

إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِـَٔايٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوٰبُ السَّمَآءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتّٰى يَلِجَ الْجَمَلُ فِى سَمِّ الْخِيَاطِ ۚ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُجْرِمِينَ

● Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka PINTU-PINTU (ABWAB) langit dan tidak (pula) mereka masuk syurga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. ●

Al-Qamar : 11

فَفَتَحْنَآ أَبْوٰبَ السَّمَآءِ بِمَآءٍ مُّنْهَمِرٍ

● Maka Kami bukakan PINTU-PINTU (ABWAB) langit dengan air yang tercurah. ●

Jadi, pada setiap Lapisan Langit ada Jalan menuju ke Pintu sebelum boleh masuk atau pergi ke Lapisan Langit yang lain.

Ayat di bawah cantik untuk kita amati :

Ar-Rahmaan : 33

يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا ۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطٰنٍ

● O company of jinn and mankind, if you are able to pass beyond the regions of the heavens and the earth, then pass. You will not pass except by authority [from Allah]. ●

● Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup melepasi kawasan lapisan-lapisan langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat melepasinya kecuali dengan AUTHORITY (mendapat KUASA KELEPASAN)  (SULTHONI). ●

Berdasarkan ayat2 di atas, untuk melepasi Lapisan Langit (atau Lapisan Bumi - bumi juga 7 lapisan) dari pertama kepada seterusnya kena ikut Jalan dan kena cari Pintu dan kena ada "Identiti Authorized Personnel" dari Allah.

------------ key note --------
SEBENARNYA SETIAP Lapisan Langit dan Bumi adalah Lapisan DIMENSI ALAM. Ada 7 Multiple Universe yang bertindih ("parallel") bersama-sama dalam Alam Semesta ini.
------------------------------


=====

Apa itu Bumi
==========

Al Quran menyebut 'AL-ARD'.

Bumi ada berapa Lapisan ?

Juga 7 Lapisan berdasarkan ayat di bawah :

At-Talaq : 12

اللَّهُ الَّذِى خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ
لِتَعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَىْءٍ عِلْمًۢا

● Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan SEPERTI ITU pula BUMI. "Perintah" (AMR) Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu. ●

Lagi ayat Allah tentang Bumi :

Al-Baqara : 22

الَّذِى جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرٰشًا وَالسَّمَآءَ بِنَآءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

● [He] who made for you the earth a BED [SPREAD OUT RESTING PLACE] and the sky a CEILING and sent down from the sky, rain and brought forth thereby fruits as provision for you. So do not attribute to Allah equals while you know [that there is nothing similar to Him]. ●

Terjemahan Melayu nya :

Al-Baqarah : 22

الَّذِى جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرٰشًا وَالسَّمَآءَ بِنَآءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ الثَّمَرٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

● Dialah yang menjadikan bumi sebagai "HAMPARAN" (FAROSYA) bagimu dan langit sebagai BINA`AN, dan Dia menurunkan air dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan air itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. ●

Terjemahan "Hamparan" kepada FAROSYA adalah kurang tepat sedangkan English Translation bermaksud "A Resting Place atau A Bed".

Banyak Terjemahan ENGLISH dari ayat2 Allah menuju kepada maksud tersebut :

An-Naba : 6

أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهٰدًا

● Have We not made the earth a RESTING PLACE (MIHADAN) ? ●

Al-Ghaashiya : 20

وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ

● And at the earth - how it is SPREAD OUT (SUTHIHAT)? ●

Nuh : 19

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ بِسَاطًا

● And Allah has made for you the earth an expanse (WIDE SPREAD OUT) (BISATHO) ●

Al-Hijr : 19

وَالْأَرْضَ مَدَدْنٰهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوٰسِىَ وَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ شَىْءٍ مَّوْزُونٍ

● And the earth - We have SPREAD (MADADNAHA) it and cast therein firmly set mountains and caused to grow therein [something] of every well-balanced thing. ●

Al-Baqarah : 36

فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطٰنُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِى الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتٰعٌ إِلٰى حِينٍ

● Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari syurga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada TEMPAT KEDIAMAN (MUSTAQAR) di BUMI, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan". ●


Al-A'raf : 10

وَلَقَدْ مَكَّنّٰكُمْ فِى الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعٰيِشَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

● Sesungguhnya Kami telah MENEMPATKAN kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur. ●

Berdasarkan hampir semua ayat2 Allah tentang Bumi, ianya adalah TEMPAT REHAT KITA berupa HAMPARAN LUAS dan TEMPAT KEDIAMAN kita.
Bumi JUGA tempat kita hidup dan mati DAN kita AKAN DIBANGKITKAN pun DI ALAM AKHIRAT nanti juga dari BUMI  :

Al-A'raf : 25

قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ

● Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. ●

Sekali lagi, BUMI itu adalah HAMPARAN yang LUAS dan DATAR dan ianya boleh di gelar sebagai LANTAI ALAM SEMESTA.

--------

Berapa Lama ALLAH Ciptakan 7 Lapisan Langit (Diemensi) dan Bumi ?
==========================

AYYAM maksudnya Hari.
YAUM bermakna Satu Hari.
YAUMIN bermaksud 2 Hari.
SITTATI AYYAM bermaksud 6 Hari.

Dalam masa 6 Hari seluruh langit dan bumi Allah ciptakan.
Masa 4 Hari untuk menciptakan Bumi dan sumber kepada kehidupan Makhluk Nya di Bumi.
Dan kemudian,
2 Hari lagi menciptakan semua 7 Lapisan Langit.

-----
2 Hari untuk menciptakan Bumi (ALLAH cipta BUMI dulu sebelum 7 Lapisan Langit ):

Fussilat : 9

قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِى خَلَقَ الْأَرْضَ فِى يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُۥٓ أَندَادًا ۚ ذٰلِكَ رَبُّ الْعٰلَمِينَ

● Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan BUMI dalam DUA HARI (YAUMIN) dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam". ●

2 Hari untuk menciptakan segala SUMBER untuk kehidupan MakhlukNya di bumi ini :

Fussilat : 10

وَجَعَلَ فِيهَا رَوٰسِىَ مِن فَوْقِهَا وَبٰرَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَآ أَقْوٰتَهَا فِىٓ أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَآءً لِّلسَّآئِلِينَ

● Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam EMPAT HARI (ARBA'A AYYAM), KESELURUHANNYA (SAWA AN). (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. ●

Terjemahan kepada SAWA AN dalam setengah terjemahan Al Quran TIDAK ditunjukkan. SAWA AN bermaksud SAMA DENGAN atau TOTAL atau KESELURUHANNYA atau KESUDAHANNYA.
2 Hari cipta Bumi.
2 Hari cipta Keperluan Penghuni Bumi.
SAWA AN = 4 Hari.

2 Hari lagi untuk menciptakan kesemua 7 Lapisan Langit :

Fussilat : 12

فَقَضٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوَاتٍ فِى يَوْمَيْنِ وَأَوْحٰى فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمْرَهَا ۚ وَزَيَّنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِمَصٰبِيحَ وَحِفْظًا ۚ ذٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

● Maka Dia menjadikannya tujuh langit (SAB'A SAMAWAT) dalam DUA HARI (YAUMIN). ... ●

Dan perlu di fahami 1 Hari di sisi Allah adalah Seribu Tahun menurut perhitungan kita manusia.

Al-Hajj : 47

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِالْعَذَابِ وَلَن يُخْلِفَ اللَّهُ وَعْدَهُۥ ۚ وَإِنَّ يَوْمًا عِندَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

●... Sesungguhnya SEHARI (YAUM) disisi Tuhanmu adalah seperti SERIBU TAHUN (ALFA SANATIN) menurut perhitunganmu (MIMMA TA'UDDUN). ●

Masalah di sini adalah bila kebanyakan TERJEMAHAN akan menggantikan 6 Hari kepada "6 MASA" sedangkan perkataan Arab nya adalah SITTATI AYYAM yang bermaksud 6 Hari. Cuma, carilah 1 hari di sisi Allah itu bersamaan dengan berapa masa kehidupan kita.
Mudah je. Allah cipta SELURUH 7 LAPISAN LANGIT dan BUMI dalam 6 hari. Tetapi 6 hari tu,  pada kita adalah 6000 Tahun. Pada Allah 6 hari sahaja.


----------

Ada satu FAKTA BESAR yang sangat perlu kita fahami. Berdasarkan hampir keseluruhan ayat2 Al Qur'an,  tidak ada di ceritakan sejak bila 'Arasy Allah di cipta. Namun berdasarkan Hadis (Hadis Hasan) memang ada di sebut 'Arasy adalah antara ciptaan pertama Allah ciptakan sebelum Penciptaan Langit dan Bumi.

Kemudian, semasa permulaan ciptaan Alam, Langit dan Bumi adalah SUATU yang PADU. KEMUDIAN?  ALLAH memisahkan keduanya maka terciptalah LANGIT dahulu. Kemudian Allah ciptakan Bumi.
Kemudian baru Allah ciptakan 7 Lapisan Langit dan Bumi. Maknanya 7 Lapisan Alam.

TETAPI yang sangat perlu di fahami di sini,
dalam 7 Lapisan Langit ini (SAMAWAT),
DAN, keseluruhan BUMI itu juga ada 7 Lapisan Kesemuanya - yang inilah disebutkan SAMAWATI WAL ARDH. Dan ketujuh Lapisan Alam (Alam = Langit + Bumi) inilah Yang MEMPUNYAI  Dimensi Alam yang berbeza tetapi "berada bersama-sama", "bertindih (parallel)", tetapi Lapisan Alam Lebih Tinggi "meliputi" Lapisan Alam lebih rendah. Ini bermakna Lapisan Alam lebih TINGGI sentiasa boleh Melihat Lapisan Alam yang lebih rendah dan TIDAK sebaliknya.

Kita golongan manusia yang hidup di Lapisan Alam Paling Rendah.

Contoh Alam Jin adalah Lapisan Alam yang lebih tinggi dari kita,  Alam mereka MELIPUTI ALAM kita, dan mereka boleh melihat kita, tapi kita tidak boleh melihat mereka. Mereka SEBENARNYA berada BERSAMA-SAMA kita, tapi kita yang tak sedar,  tapi mereka Tahu dan SEDAR.
Untuk Lapisan Alam Rendah pergi ke Lapisan Alam lebih tinggi,  mestilah Melalui Jalan-Jalan dan Dalam Al Quran sekurang-kurangnya 2 kali menyebutnya :

Semak :

Al-Mu'minun : 17

   وَلَقَدْ خَلَقْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعَ طَرَآئِقَ وَمَا كُنَّا عَنِ الْخَلْقِ غٰفِلِينَ

● Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu (FAUQAKUM) TUJUH JALAN (SAB'A THARA`IQA); dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami). ●

Al-Ma'arij : 3

مِّنَ اللَّهِ ذِى الْمَعَارِجِ

● dari Allah, Yang mempunyai JALAN-JALAN "naik" (MA'ARIJ). ●

Dan, bila dah sampai kepada BORDER atau BATAS kepada Lapisan Langit yang lain, ada PINTU :

Al-A'raf : 40

إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِـَٔايٰتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوٰبُ السَّمَآءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتّٰى يَلِجَ الْجَمَلُ فِى سَمِّ الْخِيَاطِ ۚ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُجْرِمِينَ

● Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka PINTU-PINTU (ABWABU) langit dan tidak (pula) mereka masuk syurga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.●

Kisah Isra` dan Mikraj Rasulullah bersama Jibril menunjukkan ada Penjaga (Malaikat) pada setiap Pintu Langit ersebut.


========

Apa itu ISTAWA
=============


Maksud terjemahan Ulama Nusantara adalah "BERSEMAYAM".

Persoalannya apa maksud ALLAH BERSEMAYAM di atas Arasy ni?

Lagi,  betul ke ISTAWA bermaksud BERSEMAYAM ?


Mari kita lihat ayat Al Quran tentang penggunaan perkataan ISTAWA yang bukan semestinya kepada Arasy :

Fussilat : 11

   ثُمَّ اسْتَوٰىٓ إِلَى السَّمَآءِ وَهِىَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَآ أَتَيْنَا طَآئِعِينَ

● Kemudian Dia "menuju" (ISTAWA) kepada (ILA) langit (SAMA`) dan langit itu masih merupakan asap (DUKHAN) , lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan rela atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan rela". ●

ISTAWA di sini  ditakwilkan dengan "menuju" dan terjemahan English juga adalah "directed".

Lagi ayat ALLAH tentang ISTAWA :

Al-Baqarah : 29

هُوَ الَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوٰىٓ إِلَى السَّمَآءِ فَسَوّٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

● Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia "berkehendak" (ISTAWA)
(menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. ●

Namun ayat di atas Sudah DI TAKWIL kan Ulama, sedangkan TERJEMAHAN SEBENAR adalah :

● Dialah Allah, yang menciptakan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Kemudian Dia "MENUJU" (ISTAWA) kepada langit (SAMA`), lalu dijadikan-Nya tujuh langit (SAMAWAT) Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. ●


Jadi apakah maksud sebenar ISTAWA ini ?

Maksudnya dalam English adakah "Directed" ?
Maksud dalam Melayu adakah "Menuju" ?

Recall salah satu ayat pasal ISTAWA di atas 'Arasy :

Ar-Ra'd : 2

اللَّهُ الَّذِى رَفَعَ السَّمٰوٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۖ
وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِى لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْءَايٰتِ لَعَلَّكُم بِلِقَآءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

● Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia ISTAWA ("menuju") di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. ... ●

Mari kita semak :
1) Allah kata DIA "MENUJU" (ISTAWA) kepada (ILA) LANGIT.
2) ALLAH kata DIA "MENUJU" (ISTAWA) di atas ('ALA) 'Arasy.

"Menuju" dan "Directed" adalah Takwilan Ulama tentang maksud ISTAWA.

Apakah maksudnya di sini ?

Kalau dah "Menuju" ke situ MAKA BERADA atau MENETAP di situ.

Maka ayat Allah "SUMM ASTAWA 'ALA ARSY" yang 8 kali di sebut di dalam Al Qur'an BUKANLAH bermaksud BERSEMAYAM tetapi ianya bermaksud :

●"... Kemudian Dia (Allah) MENETAP  (ISTAWA) atas (atau melepasi atau "beyond") Arasy". ..●
Juga;

●...Kemudian Dia MENETAP (ISTAWA) kepada langit (SAMA`), .... ●

Untuk memahami dengan lebih jelas lagi tentang maksud ISTAWA, mari kita lihat ayat Allah ini :

Hud : 44

وَقِيلَ يٰٓأَرْضُ ابْلَعِى مَآءَكِ وَيٰسَمَآءُ أَقْلِعِى وَغِيضَ الْمَآءُ وَقُضِىَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِىِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِينَ

● Dan difirmankan: "Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah," dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun BERLABUH (WASTAWAT) di atas bukit Judi, dan dikatakan: "Binasalah orang-orang yang zalim". ●

Berlabuh = Landing = Stay there = Tinggal di situ = MENETAP di situ.

Jelas, ISTAWA bermaksud MENETAP.

Ini MEMBUKTIKAN 'Arasy Allah adalah LAPISAN "SESUATU" yang lebih TINGGI dari Lapisan Langit Tertinggi dan MELIPUTI Lapisan Langit Tertinggi tersebut TERMASUK kesemua Lapisan Langit yang lain.

Maka, ALLAH ISTIWA (MENETAP) di sebelah bahagian "atas" atau "beyond" 'Arasy dan bukan di "bawah" 'Arasy sebelah Langit berdimensi Tertinggi. Bermakna,  melepasi bahagian "atas" 'Arasy itu tiada ALAM,  tiada Ruang Waktu dan tiada Dimensi.

-------
Mulai sekarang buanglah perkataan "bersemayam" kepada terjemahan ISTAWA itu. Sebab, gambaran di dalam "kepala" macam Raja Duduk Atas Kerusi Singgahsananya itu sangat "mendekati" menyerupai makhluk dan "gambaran" yang salah itu ADALAH di sebabkan penggunaan terjemahan Melayu "Bersemayam".

Paling Senang sekali, pakai je perkataan ISTAWA  tersebut.

Allah ISTAWA di "atas" atau "beyond" Arasy.

Maka, apabila anak kita bertanya, kata mana ALLAH berada Ayah?

Jawablah dengan pasti dan dengan BERIMAN dengan Ayat-Ayat Allah 100% bahawa :

------------------------
Allah BERADA atau MENETAP (ISTAWA) di atas (beyond) 'Arasy.
------------------------

Namun - ada soalan lebih besar tak terjawab.
-----------------------
Oo ye ke Ayah, jadi Allah berada Jauh di atas langit la Ayah, lagi atas dari 'Arasy ?
-----------------------

----------continue to Part 2--------------

Tiada ulasan:

Catat Ulasan