Navigate

Carian

Isnin, 3 Februari 2014

Apa Allah nak dari kita

Apa Allah nak dari kita?
===================
(Date written : 27 Nov 2013)
(2nd Update : 30 Nov 2013)
(Revised a bit : 03 Feb 2014)
(Last update : 30 Oct 2016)

Yang SENTIASA kita kena lakukan.

1) Mengenal DIA dan MENGESAKAN DIA dengan sebenar-benarnya terutama sekali MERASAKAN WUJUD MUTLAK DIA (Zat) sentiasa YANG MELIPUTI segala sesuatu, beserta Sifat-sifatNya, Perbuatan (Af'al) DIA, Nama-nama (Asma) DIA.

Yang Terutama kena kita kenal adalah YANG MEMBERI MANFAAT dan MUDHARAT adalah DIA semata-mata, bukan yang lain.

Lagi yang kita kena tahu dengan JELAS, Semua yang Nyata atau yang Ghaib, di Langit, di Bumi atau antara keduanya, termasuk kita dan perbuatan kita, adalah DIA PUNYA.

Lagi, DIA sahaja Yang MENGURUS segala-galanya, TIDAK PERLU PERTOLONGAN siapapun dan apapun.
DAN kita perlu juga sangat SEDAR, semua URUSAN pun MILIK DIA, KEPUNYAAN DIA.
Apa maksudnya? Hakikatnya bukan kita kontrol.

Ramai orang tak tahu penting nya bab ni, sebelum membuat amal-amal yang lain.
Di sini lah maksud sebenar LA ILAHA ILLALLAH.  Perlu KITA TASDIQKAN dalam qalbu dan beramal sesuai dengan iktiqad ini.

Al-'Ikhlāş :1 - Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa (AHAD).

Al-'Ikhlāş :2 - Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu (SAMAD).

Al-Baqarah :115 - Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah Wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Al-Baqarah :255 - Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi Berdiri sendiri dan terus menerus-mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Fuşşilat :54 - Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu (BIKULLI SYAI'IN MUHIT).

An-Nisā' :126 - Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah Allah Maha Meliputi segala sesuatu.

Al-'Isrā' :60 - Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: "Sesungguhnya Tuhanmu meliputi segala manusia".....

Yūnus : 3 - Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?

Yūnus :31 - Katakanlah: "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab: "Allah". Maka katakanlah "Mangapa kamu tidak bertaqwa kepada-Nya)?"

Ar-Ra`d :2 - Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya)
(YUDABBIRU AMR), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu.

'Āli `Imrān :109 - Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

Hud:123 - Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.

Aş-Şāffāt :96 - Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan perbuatan kamu.

'Āli `Imrān :154 - ...Katakanlah: "Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah"...

Al-'Anfāl :44 - Dan ketika Allah menampakkan mereka kepada kamu sekalian, ketika kamu berjumpa dengan mereka berjumlah sedikit pada penglihatan matamu dan kamu ditampakkan-Nya berjumlah sedikit pada penglihatan mata mereka, karena Allah hendak melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan. Dan hanyalah kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

Ar-Ra`d :31 -  ...Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah...

Al-Mā'idah :76 - Katakanlah: "Mengapa kamu menyembah selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat?" Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Perhatikan betul2 Firman Allah ini:

Al-'Anfāl :2 - Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gementarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Ayat di atas menerangkan dengan jelas betapa kita di minta mengenal Allah dan MengESAkan DIA dengan sebenar-benarnya sehingga bila di sebut "Allah", bergementarlah qalbu kita. Jika qalbu tidak bergetar maka tak betul lagi Tauhid atau PengESAan kita pada DIA.

Bila PengESAan kita tak betul lagi, amal-amal lain yang kita buat tak berapa berguna - seperti buat tiang rumah tak pakai konkrit dan besi - senang runtuh.

=====

2) Selalu MEMBACA AL QUR'AN, Memahaminya dan Mengamalkan nya. Itu adalah KALAM ALLAH yang menjadi bimbingan dan pedoman dan penuh dengan Ketauhidan, Peringatan, Suruhan dan Larangan dari DIA.  

Membaca Al Quran dan memahami maknanya adalah TUNTUTAN TERBESAR yang Allah minta kita buat melebihi ibadat zikir yang lain. Al Qur'an di panggil AZ-ZIKRI dan sememangnya ia adalah ZIKIR terbaik kita pada DIA.

Al-`Ankabūt :45 - Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah solat. Sesungguhnya solat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain) (WALA ZIKRULLAHI AKBAR). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Az-Zukhruf :36 - Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (AZ ZIKRI) Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.

Al-Kahf :27 - Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al Quran). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari pada-Nya.

Fāţir :29 - Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan solat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,

Al-'A`rāf :52 - Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Al-'An`ām :155 - Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertaqwalah agar kamu diberi rahmat.  

Yūnus : 109 - Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.

Membaca Al Quran,  Memahaminya dan mengamalkan nya adalah suruhan yang sangat penting yang selalu di minta Allah untuk diutamakan, lebih dari ibadat-ibadat zikir yang lain.

Terdapat lebih dari 100 kali perkataan yang merujuk kepada Al Quran dan kepentingannya diceritakan dalam Al Quran sendiri.
Membaca nya menjadikan kita dapat rasakan Allah berkata-kata dengan kita secara terus. Kesan membaca Kalam Allah dengan pemahaman makna yang benar BOLEH MENGUBAH diri seseorang.

Di dalamnya ada Rahmat Allah,  ada Berkat dari Allah,  ada Cahaya,  dan ia menjadi pembimbing dan petunjuk kepada jalan yang lurus, menjadi peringatan dan ianya adalah suatu ZIKIR atau INGAT kepada Allah secara lebih tulus dan penuh kesedaran (fokus).

=====

3) Menjadi hamba abdi pada DIA. Kena rasakan sentiasa yang kita ni hanya hamba yang kena ikut apa di suruh dan tinggal apa di larang oleh DIA. Ini hanya dapat kita buat bila kita dah MENGENAL DIA dan MENGESAKAN DIA melalui bimbingan Al Quran.

Paling tinggi pangkat kita boleh capai adalah tetap "hamba" kepada DIA.

Di sinilah kena TAAT segala perintah DIA.

Adh-Dhāriyāt :56 - Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Āli `Imrān :51 - Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus".  

Maryam:36 - Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

Az-Zukhruf :64 - Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.

=====

4) Meikhlaskan ketaatan pada hanya DIA (MUKHLISIN). Ikhlas bermaksud MEGESAKAN Allah pada ZatNya, SifatNya, AsmaNya dan Af'alNya tanpa MENSYIRIKKAN DIA dengan suatu apa pun.

Al-'A`rāf :29 - Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". Dan (katakanlah): "Luruskanlah muka (diri)mu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)".

Al-Bayyinah : 5 - Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan (MUKHLISIN) ketaatan kepada-Nya (LAHU) dalam agama (DEEN) yang lurus (HUNAFA), dan supaya mereka mendirikan solat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.  

Az-Zumar : 2 - Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan mengikhlaskan (MUKHLISAN) ketaatan kepada-Nya (LAHU) dalam agama (DEEN).

An-Nisā' :146 - Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar.

Syaitan tidak dapat mengganggu atau menyesatkan orang MUKHLASIN :

Al-Ĥijr:39 - Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh
(sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,  

Al-Ĥijr:40 - kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka (MUKHLASIN)".  

Al-Ĥijr:41 - Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya).

=====

5) Bersegera MINTA AMPUN pada DIA tatkala sedar berbuat dosa. Selalu tau dah buat salah, syaitan akan berbisik takpe, dah tua baru minta ampun. JANGAN tangguh; SEGERA. MATI tak tau bila.

Kelemahan ramai orang ternyata di sini. Boleh beramal berlama-lama, cepat dalam menolong orang tapi bila sampai bab MINTA AMPUN pada Allah - liat atau tangguh-tangguh. Sebab? Rasa dah tak suci, sebab rasa dah berdosa banyak sangat pada Allah - jadi rasa jauh dengan Allah.

Memang pun, bila kita berdosa, kita dapat rasa yang kita ni MENJAUHI ALLAH. Sebab itu orang yang MINTA AMPUN di sebut "KEMBALI".

Apa yang "KEMBALI" ?
KEMBALI DEKAT pada Allah.

Ini semua RASA. Bukan boleh ukur berapa Jauh atau Dekat.

'Āli `Imrān :133 - Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa,

Āli `Imrān :135 - Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Hud : 3 - dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.

Al-'Anfāl :33 - Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun

An-Naml :46 - Dia (Nabi Saleh) berkata: "Hai
kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat".

=====

6) Bertaubat pada DIA. Allah nak terima taubat kita jika kita benar-benar nak bertaubat.

Selepas MINTA AMPUN, ALLAH mahu kita selalu BERTAUBAT. Di sini lah kita RESET balik semua pegangan, akhlak dan amalan kita dan di sinilah kita melalui proses penyucian JIWA.

Salah satu SEBAB UTAMA DOA kita tidak di makbulkan (ini pendapat saya - Allah Lebih Mengetahui mengapa DIA kelihatan Tak Makbul Doa) adalah kita TIDAK BERTAUBAT.

Rasulullah yang maksum pun selalu bertaubat.
Rasulullah bersabda bermaksud: "Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan memohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari sebanyak 100 kali." (Hadis riwayat Muslim).

TAUBAT ibarat DETOKSIFIKASI diri - proses pembuangan najis-najis kotoran dalam DIRI sebelum NUTRIEN (amalan soleh) boleh menyerap dalam tubuh (JIWA) yang membolehkan kita SIHAT (JIWA BERTAQWA).

Sebelum membuat amalan soleh yang lain, BERTAUBAT lah dulu. Baru betul step.

Al-Baqarah :222 - ...Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

At-Tawbah :104 - Tidaklah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?

Al-Baqarah :160 - kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang.

An-Nisā' :26 - Allah hendak menerangkan (hukum syari'at-Nya) kepadamu, dan menunjukimu kepada jalan-jalan orang yang sebelum kamu (para nabi dan shalihin) dan (hendak) menerima taubatmu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

An-Nisā' :27 - Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).

An-Nisā' :64 - Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya jikalau mereka ketika menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Al-'An`ām :54 - Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


=====

7) Bertasbih Mengagungkan ALLAH dengan Memuji-muji DIA dengan Nama-namaNya.

Al-'Aĥzāb :42 - Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.

Al-'Isrā' :44 - Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

An-Nūr :41 - Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

Al-Ĥijr:98 - maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (solat),

Ţāhā:130 - Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang,

Ar-Rūm :17 - Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh,

========

8) Memuji-muji HANYA DIA. Membesarkan DIA dan mengagungkan DIA dalam segala hal.

Hanya Allah yang patut atau layak di puji - itu maksud sebenar Alhamdulillah. Selain dari itu, tidak layak di puji. ("dia tu memang baik hati, suka sedekah kat orang, suka tolong orang.."). Sebenarnya DIA lah yang memberi kita makan dan minum dan memberi rezeki kepada kita dan DIA lah Yang Memberi Pertolongan.

DIA yang memberi segala nikmat dan segala manfaat kepada kita. Jika kita membuat kebaikan, adalah kerana DIA menghendaki kita berbuat kebaikan. DIA lah yang patut di puji. Pendek kata segala kebaikan, nikmat, manfaat, kebahagiaan, kesenangan yang kita kecapi adalah dari DIA semata-mata maka kat siapa lagi patut kita puji?

Bagaimana PERASAAN kita bila kita tengok ada 'orang' yang selalu dan sentiasa beri kita APA yang kita perlukan. Kalau kita nak apa2 lagi, kita minta, dan 'dia' bagi lagi. 'Orang' tu kaya pula, tak habis2 dan tak luak harta 'dia'. 'Orang' paling kaya dan dermawan kat dunia. Selalu nya pulak atau kekadang kita tak minta dah siap dah
rezeki kita dan 'dia' lebih tahu pulak apa kita perlukan dari diri kita sendiri. Kira kita ni menumpang tuah 'orang' ni je. Jika 'dia' bagi dapat lah kita, kalau 'dia' tak bagi, kita tak boleh dapat dari 'orang lain' sebab rupanya segala harta benda; syarikat2, saham-saham, ternakan, ladang2, rumah2, bangunan2, taman2, estet-estet, tanah yang kita pijak, langit yang kita nampak, udara yang kita sedut, rupanya 100% milik 'dia'.

Memang kena puji 'orang' ni selalu. Terlampau Pemurah.

Itu bukan 'orang' - tak de 'orang' macam tu.

Tetapi DIA lah Yang Mempunyai Segala sesuatu dan DIA lah Yang Paling Kaya (GHANIYU) dan DIA lah Yang Terlampau Pemurah (RAHMAN) itu.

Maka kena PUJI hanya DIA selalu.

Al-Fātiĥah :2 - Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Al-'An`ām :1 - Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.

Al-'Isrā' :111 - Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.

Al-Kahf :1 - Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Quran) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya;

At-Taghābun :1 - Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Al-Ĥijr:98 - maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (solat),

Al-Furqān :58 - Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.

Aţ-Ţūr) :48 - Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri,

An-Naşr : 3 - maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.

AllahuAkbar bermaksud Allah Maha Besar.

Apa maksud sebenar MEMBESARKAN DIA?
Tau ke tidak? Apa yang Besar? Bagaimana Membesarkan Dia?

Maksudnya dalam segala hal, ALLAH yang kita kena dulukan dan UTAMAkan. DIA YANG TERPENTING dalam priority atau keutamaan kita. ITU MAKSUDNYA. Tengok, DIA suruh ke, DIA larang, DIA SUKA atau DIA MURKA, DIA KASIH atau DIA LAKNAT.

BESARKAN DIA dalam kesedaran kita dan letak DIA TERUTAMA dalam kehidupan kita. Selalunya dah terantuk baru tengadah.

========

9) Berzikir atau INGAT kepada DIA

Al-Baqarah :152 - Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.

Al-'Aĥzāb :41 - Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (Ingat) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.

Al-Baqarah :200 - Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.

Āli `Imrān :135 - Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah (ZAKARULLAH), lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

Āli `Imrān :190 - Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang Memiliki Lubb (ULUL ALBAB),

Āli `Imrān :191 - (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Al-'A`rāf :205 - Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.

An-Nūr :37 - laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah (ZIKRILLAH), dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.

An-Nisā' :103 - Maka apabila kamu telah menyelesaikan solat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah solat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya solat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.

Ar-Ra`d :27 - Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya",

Ar-Ra`d :28 - (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah (BIZIKRILLAH). Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Ayat di atas menerangkan hati atau qalbu kita yang selalu berbolak-balik ni HANYA boleh ditenteramkan dengan mengingati (ZIKIR) kepada ALLAH yang sudah kita kenali KEHEBATAN, KEAGUNGAN, KEKUASAAN dan 99 nama DIA yang lain yang melambangkan SIFAT-SIFAT DIA.

======

10) Menerima Ujian dari DIA dengan redha dan sedar kita selalu di uji. Ujian termasuk penderitaan,  kesusahan juga harta, anak pinak, kesenangan dan segala nikmat yang DIA beri.

Sentiasa sedar yang kita sentiasa di uji adalah satu tuntutan utama. Masalah yang datang, dan memang sentiasa je kita dapat masalah, janganlah pandang ia datang dari manusia;  YANG SEBENAR nya ia dari Allah untuk menguji kita.

Maka hentikankah RUNGUTAN, Celaan, Kemarahan, Dendam, Iri hati, dan pelbagai penyakit hati yang lain dan sedarlah segala sesuatu yang terjadi pada kita, adalah semata-mata datang dari DIA.

Hud:7 - Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata".

Al-'An`ām :165 - Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Al-`Ankabūt :2 - Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?

Al-'Anbyā' :35 - Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

=====

11) Bersabar apa yang datang dari DIA, berupa kesusahan, kesempitan, kemiskinan dan lain2 penderitaan atau kemudharatan.

Al-Baqarah :155 - Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

Al-Baqarah :177 - Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan solat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.

Āli `Imrān :142 - Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.

Āli `Imrān :186 - Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.

Al-'Anfāl :46 - Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

Al-'Anfāl :66 - Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat
mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.

Al-Kahf :28 - Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keredhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

=====

12) Mengadu susah dan sedih pada HANYA DIA. Ramai manusia selalu cerita kat kawan rapat.."dengan kau sorang je, aku cerita ni..bla bla bla" - cerita dan mengadu pada DIA lagi BENAR lagi BAGUS dan itu kemahuanNYA.

"bulan ni aku short sikit RM 200, tak cukup nak cover..", cerita kat kawan apa kita dapat? Simpati satu, lagi satu mungkin dia jawab "kau baru bulan ni je? aku tiap2 bulan tak cukup.."
Ceritalah, mengadulah pada HANYA DIA. Moga kita di TOLONG oleh DIA dan memberikan kita jalan keluar.

Yūsuf :86 - Ya'qub menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya".

=====

13) Minta pertolongan HANYA pada DIA. Selalunya kita teringat kat sedara mara dulu atau kawan rapat dulu tempat kita minta tolong. Ubah dalam hati kita untuk PERTAMA sekali minta tolong pada DIA.

Al-Fātiĥah :5 - Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

An-Naĥl :53 - Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan.

Al-'Anbyā' :112 - (Muhammad) berkata: "Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohonkan pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu katakan".

Al-'A`rāf :128 - Musa berkata kepada kaumnya: "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa".

Yūsuf :18 - Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu. Ya'qub berkata: "Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan".

Yā-Sīn:74 - Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.

Yā-Sīn:75 - Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.

Al-Baqarah :107 - Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.

Ini jalan mendapat pertolongan Allah (Allah dah ajar):

Al-Baqarah :45 - Jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',

Al-Baqarah :153 - Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

=====

14) Berdoa HANYA pada DIA. Doa adalah permintaan atau permohonan. Apa yang kita nak minta atau pohon hari-hari kat dunia ni? Sejahtera?  Banyak duit? Banyak kawan? Permudah Urusan?  Lepas dari kesusahan? Usaha ye kena buat, kita DOA tak pada DIA? Allah mahu kita berdoa pada DIA.

Doa dalam bahasa Arabnya adalah YAD'U yang juga bermaksud SERU. Benarkah kita sudah menyeru Allah betul-betul ? RASAkan kewujudan Allah tatkala kita Berdoa atau MENYERU Allah.

Al-Baqarah :186 - Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

An-Naml :62 - Atau siapakah yang memperkenankan orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).

'Ibrāhīm :39 - Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha Mendengar (memperkenankan) doa.

Hud:61 - Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)".

'Āli `Imrān :38 - Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa".

Maryam:48 - Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku".

Al-'An`ām :41 - (Tidak), tetapi hanya Dialah yang kamu seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepada-Nya, jika Dia menghendaki, dan kamu tinggalkan sembahan-sembahan yang kamu sekutukan (dengan Allah).

Āli `Imrān :16 - (Yaitu) orang-orang yang berdoa: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,"

=====

15) Berserah diri atau bertawakkal kepada DIA semata-mata SAMBIL berusaha, Berikhtiar dan beramal.

Bertawakal itu menjadikan Allah itu sebagai WAKIL kita dalam menguruskan hal-hal kehidupan kita.

WAKIL adalah semestinya yang Paling kita Percayai. Siapakah yang paling kita percaya MELAINKAN ALLAH AL-WAKIL.

Al-Furqān :58 - Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.

'Āli `Imrān :122 - ketika dua golongan dari padamu ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.

'Āli `Imrān :159 - Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

'Āli `Imrān :160 - Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.

Al-'Anfāl :2 - Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

=====

16) Sentiasa mengharapkan Rahmat Allah dan Berkat dari Allah.

Al-Baqarah :218 - Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Yūsuf :87 - Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".

'Āli `Imrān :8 - (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)".

Al-Mu'minūn :109 - Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (di dunia): "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.

Al-Ĥijr:56 - Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang sesat".

Al-'A`rāf :156 - Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertaqwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami".

Az-Zumar :53 - Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Al-'A`rāf :149 - Dan setelah mereka sangat menyesali perbuatannya dan mengetahui bahwa mereka telah sesat, merekapun berkata: "Sungguh jika Tuhan kami tidak memberi rahmat kepada kami dan tidak mengampuni kami, pastilah kami menjadi orang-orang yang merugi".

Āli `Imrān :157 - Dan sungguh kalau kamu gugur di jalan Allah atau meninggal, tentulah ampunan Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka kumpulkan.

Al-Baqarah :156 - (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".

Al-Baqarah :157 - Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat bimbingan.

=====

17) Ingat NIKMAT yang DIA beri dan bersyukurlah pada DIA.

Al-Baqarah :152 - Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.

Al-Baqarah :231 - Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang ma'ruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang ma'ruf (pula). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan, karena dengan demikian kamu menganiaya mereka. Barangsiapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan, dan ingatlah nikmat Allah padamu, dan apa yang telah diturunkan Allah kepadamu
yaitu Al Kitab dan Al Hikmah (As Sunnah). Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu. Dan bertaqwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwasanya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Ar-Raĥmān :13 - Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Ayat di atas di dalam surah Ar-Raĥmān di ulang-ulang sebanyak 30 kali! Apa maksud Allah nak bagitau kita ni?
SIFAT RAHMAN atau PEMURAHNYA DIA perlu kita selalu SEDAR, KENANG DAN INGAT seterusnya PANJAT kan SYUKUR terima kasih pada DIA - selalu.

=====

18) Bertaqwa kepada DIA. Sebanyak lebih kurang 272 kali perkataan Taqwa di sebut dalam Al Qur'an.

Ternyata ianya satu SURUHAN yang BESAR untuk kita laksanakan sentiasa.
Taqwa bermaksud menjadikan Allah sebagai Pemelihara kita dan kita pula memelihara dan memperhatikan sentiasa,  apa yang Allah suruh dan larang dan melakukan apa-apa yang di redhai oleh DIA. Taqwa adalah kebanyakkannya kerja qalbu yang di dalam Minda.

Petanda Taqwa adalah Beriman, Minta Ampun,  Bertaubat, Sabar, Berdoa, Membuat amal soleh dan kebajikan, Berkata dan berbuat Benar, Mendirikan solat, Berpuasa bulan Ramadhan, Menginfakkan sebahagian harta dan rezeki, Memaafkan orang dan sangat memelihara syariat Allah.

Taqwa pada maksud sebenarnya adalah MEMELIHARA MINDA kita dari melihat-lihat atau berangan-angan kepada selain Allah. Ianya perbuatan Minda yang di kawal kepada apa sahaja yang Allah redhai.


'Āli `Imrān :102 - Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.

Al-Baqarah :194 - ... Bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertaqwa.

Al-Baqarah :233 - ... Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

'Āli `Imrān :76 - (Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertaqwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa.

Kesimpulan Ciri-ciri Taqwa berdasarkan hampir seluruh ayat-ayat Al Quran :

a) Mereka mestilah Islam dulu dan kemudian Beriman. Seruan bertaqwa adalah ditujukan kepada orang beriman. Ini bermaksud semua ciri-ciri orang Beriman adalah ciri-ciri orang Bertaqwa. Salah satu ciri orang beriman adalah bila di sebut Allah,  bergetar dan gementar hatinya. Orang beriman juga bertawakkal kepada Allah semata-mata. Bertaqwa adalah kerja atau amalan hati (QALBU).

b) Beriman kepada yang ghaib iaitu Hari Akhirat, Malaikat. Juga beriman kepada Nabi-nabi, Al-Quran dan Kitab-kitab.

c) Mendirikan dan memelihara solat.

d) Menafkahkan sebahagian rezeki kepada yang memerlukan,  mengeluarkan zakat dan sedekah kepada yang memerlukan.  Menginfaqkan harta di jalan Allah.  Menafkahkan bukan sahaja harta, malah usaha, tenaga, fikiran dan ilmu kepada apa-apa yang menjadikan keredhaan Allah di waktu lapang atau sempit. Menginfaqkan adalah sangat rapat dengan ciri taqwa.

e) Berpuasa di bulan Ramadhan.

f) Menelan kemarahannya. Orang bertaqwa tidak marah dan tidak kelihatan marahnya pada riak muka mahupun tubuh badan.

g) Memaafkan orang lain dengan kasih sayang. Memaafkan orang yang tidak patut di maafkan walau banyak orang tersebut membuat pelbagai perkara buruk kepada kita.

h) Sentiasa bersegera kembali (AWWABIN) kepada Allah dalam apa jua hal.
i) Sentiasa benar dalam perkataan atau perbuatan (SODIQIN). Benar dalam perjanjian dengan menunaikan janji. Benar dalam perbuatan adalah hanya menuntut Redha Allah semata-mata.

j) Sentiasa bersegera meminta ampun (MUSTAGHFIRIN) tatkala tersedar melakukan perbuatan keji, mungkar dan menganiaya diri sendiri. Selalu meminta ampun pada Allah semasa waktu Sahur iaitu sebelum masuk waktu Subuh. Sentiasa hatinya bertaubat kepada Allah (MUNIB).

k) Selalu membuat perkara-perkara kebajikan kepada masyarakat. Selalu membuat kebaikan kepada semua manusia (MUHSININ).

l) Sabar dalam menghadapi dugaan dan ujian dari Allah berupa kesempitan dan penderitaan, sabar dalam melaksanakan ketaatan pada Allah dan sabar dalam menjauhi kemungkaran.

m) Sentiasa berhati-hati dan memelihara segala apa yang menjadi suruhan Allah dan
meninggalkan apa yang di larang Nya (HAFIDZIN).
n) Selalu membuat Qiamullail, iaitu bangun pada sebahagian malam terakhir, beribadat dan bertaqarrub pada Allah melakukan Solat Tahajjud, Tasbih, Witir dan lain2 solat sunat, Membaca Al Quran dengan Tartil dan memahami nya dan mengamalkannya dan berzikir kepada Allah sebanyak-banyaknya.

o) Takut (KHASYIYA) kepada Allah dan takut akan hisab yang buruk di hari akhirat.

p) Sentiasa istiqamah dalam ketaatan pada Allah (QONITIN) dan juga Rasulullah.

q) Selalu berdoa kepada Allah - "Ya Allah,  kami telah beriman kepadaMu, maka ampunilah segala dosa kami, dan peliharalah kami dari api Neraka".

=====

19) Mencari dan mempelajari ILMU.

Hud:46 - Allah berfirman: "Hai Nuh,
sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatan)nya perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakekat)nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan".

Ţāhā:114 - Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan".

Maryam:43 - (Ibrahim berkata) Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.

Al-'Anbyā' :7 - Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu
kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.

Al-'Isrā' :36 - Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

Tak boleh ikut2 orang tanpa ada Ilmu. BUAT hanya apabila dah paham betul sesuatu perkara - itu maksud berilmu - paham.

Al-'Isrā' :107 - Katakanlah: "Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud,

Ayat di atas menerangkan orang yang berilmu memang Takut pada Allah.  Juga ayat di bawah :

Fāţir :28 - Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama (Orang yang Berilmu). Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

Jika tiada ilmu, tu yang asyik MEMBANTAH, orang JAHIL selalu begitu :

Al-Ĥaj : 3 - Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap syaitan yang jahat,

Al-Ĥaj :8 - Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya,

Ar-Rūm :29 - Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah? Dan tiadalah bagi mereka seorang penolongpun.

Luqman:20 - Tidakkah kamu perhatikan
sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.

Lagi, jika kita tak ada Ilmu,  SABAR pun tak sempurna :

Al-Kahf :68 - Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?"

Dan sedarlah kita sentiasa bahawa segala Ilmu milik DIA. DIA TAHU SEGALA-GALANYA. Mintalah Ilmu dari DIA.

Al-Baqarah :255 - ....Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. ...

Ţāhā:98 - Sesungguhnya Tuhanmu hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu".

=====

20) Bertafakkur atau berfikir.

Yang berfikir adalah Qalbu yang di dalam S°udur atau Minda. Ianya suatu proses mencari jawapan kepada Persoalan-persoalan dalam Minda. Ianya juga adalah proses mencari kebenaran dengan mendapatkan bukti-bukti.

'Āli `Imrān :190 - Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mempunyai Lubb (ULUL ALBAB),

Āli `Imrān :191 - (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Al-Furqān :45 - Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,

Yūnus :24 - Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berfikir (YATAFAKKARUN).

Ar-Ra`d :4 - Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir (YA'QILUN).

Ar-Rūm :21 - Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (YATAFAKKARUN).

Az-Zumar :42 - Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir (YATAFAKKARUN).

Al-Jāthiyah :13 - Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir (YATAFAKKARUN).

Al-Ĥashr :21 - Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir (YATAFAKKARUN).

Al-Kahf :100 - dan Kami nampakkan Jahannam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas,
Al-Kahf :101 - yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar.

=======

Berikut pula apa Allah nak kita buat sesama manusia :

21) Menginfaq Sebahagian rezeki dan harta kepada orang yang memerlukan.

Berinfaq adalah Ciri terpenting Taqwa.

Al-Baqarah :2 - Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (MUTTAQIN),

Al-Baqarah : 3 - (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka (RAZAQNAHUM YUNFIQUN).

'Āli `Imrān :133 - Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa (MUTTAQIN),

 'Āli `Imrān :134 - (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya, usahanya, tenaganya, ilmunya) (YUNFIQUN), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang menelan kemarahannya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Al-Baqarah :245 - Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

Al-Baqarah :261 - Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Ganjaran bisnes yang tidak rugi:

Fāţir :29 - Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan solat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan
merugi,

At-Taghābun :16 - Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah (ANFIQU) nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Orang selalu Berinfaq berhasil mendapat 'Tiada Khawatir dan Tidak Bersedih Hati'.

Al-Baqarah :262 - Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Al-Baqarah :274 - Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Tak sempurna kebaikan diri jika tidak menafkahkan sebahagian rezeki :

'Āli `Imrān :92 - Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Muĥammad:38 - Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) (TUNFIQU) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini.

=====

22) Memberi Peringatan dan Menyampaikan yang haq.  Hal Mentauhidkan Allah dan Kebenaran juga kepada Kesabaran juga Kasih Sayang.

Al-'An`ām :70 - Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa'at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

Al-'An`ām :51 - Dan berilah peringatan dengan apa yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpunkan kepada Tuhannya (pada hari kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'atpun
selain daripada Allah, agar mereka bertaqwa.

Al-'An`ām :68 - Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).

Al-'An`ām :69 - Dan tidak ada pertanggungjawaban sedikitpun atas orang-orang yang bertaqwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan agar mereka bertakwa.

Al-'An`ām :90 - Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Quran)". Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat.

Al-'Asr : 3

إِلَّا الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

● kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan menggesa berbuat (/saling berpesan untuk) kebenaran dan berbuat kesabaran. ●

Al-Balad : 17

ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ

● Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. ●

=====

23) Memelihara Silaturrahim.

Muĥammad:22 - Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?

Muĥammad:23 - Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.

An-Nisā' :1 - Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

Ash-Shūraá :22 - Kamu lihat orang-orang yang zalim sangat ketakutan karena kejahatan- kejahatan yang telah mereka kerjakan, sedang siksaan menimpa mereka. Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam taman-taman syurga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.

Ash-Shūraá :23 - Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal yang soleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Riwayat Hadis Sahih :

Daripada Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, bahawasanya seorang laki-laki datang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku suatu amal yang dapat memasukkanku ke dalam Syurga dan menjauhkanku dari Neraka”. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Engkau beribadah kepada Allah dan tidak mensyirikkan-Nya dengan sesuatu apa pun, mendirikan solat, mengeluarkan zakat, dan menjalinkan silatur rahim”.”
(Hadis Riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah bahawa Rasulullah s.a.w. bersabda: “Pintu-pintu syurga dibuka pada setiap hari Isnin dan Khamis lalu diampunkan semua hamba yang tidak mensyirikkan Allah dengan sesuatupun kecuali seseorang yang bermusuhan dengan saudaranya. Maka dikatakan: Tangguhkanlah kedua orang ini sehingga mereka berdamai, tangguhkanlah kedua orang ini sehingga mereka berdamai, tangguhkanlah kedua orang ini sehingga mereka berdamai.”
(Hadis riwayat Muslim)

=======

24) Berbuat Baik kepada Ibu Bapa.

Al-`Ankabūt : 8 - Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Al-Baqarah :83 - Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah solat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.

Memang kena bagi duit kat Ibu Bapa :

Al-Baqarah :215 - Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang
sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.

An-Nisā' :36 - Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,

Al-'An`ām :151 - Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya).

Juga kita diminta mendoakan Ibu Bapa :

Ibrāhīm :41 - Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".

Perhatikan Firman Allah yang ini betul2:

Al-'Isrā' :23 - Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

Sudah jelas Allah mengajar kita beradab dengan Ibu Bapa kita. Sudah cukup terperinci bagaimana ayat Allah di atas menerangkan,  maka minta ampunlah pada Ibu Bapa kita jika kita sudah melampaui batas.

=====

25) Berbuat baik kepada Jiran Tetangga.

An-Nisā' :36 - Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,

Hadis Sahih :

Tidak akan masuk surga, seseorang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatannya. (HR. Muslim)

===========
Apa Allah nak dari kita?

Kesimpulan
==========
Amat susah sebenarnya nak menyusun mengikut turutan manakah yang lebih utama dari yang lain (ALLAH Paling Tahu). Namun yang pasti,  UBAH lah PANDANGAN terhadap keutamaan dalam beribadah pada Allah.

Pahamilah bahawa Rukun Islam yang lima hanya lah MINIMUM, dan IBADAT seperti Solat,  Puasa Ramadhan, Zakat dan Haji adalah semuanya MEMPUNYAI masa TERTENTU; sedangkan 'Apa yang Allah nak kita buat'; SENTIASA; adalah beyond apa yang kita selalu di paham kan sejak kecil oleh 'sistem' yang telah menjauhkan kita dari Al Quran.

Sebagai contoh kita di besarkan dengan Kepentingan Bersolat dulu; (BUKAN SAYA KATA TAK PENTING), dah solat?  Makwe Pakwe pun selalu bertanya pada bakal isteri atau suami masing2 untuk 'menentukur' bahawa bakal pasangan orang beriman.

Solat kita kalau tak betul lagi ( tak kyusuk, cepat dan pantas sehingga selepas salam baru sedar 'dah habis solat', masa nak solat tangguh2 hingga hujung waktu)
ADALAH di sebab kan Syahadah kita TAK BETUL.

Syahadah itulah MENGESAKAN ALLAH.
Sangat ramai orang tak paham bab ni.

Kalau solat sedangkan kita mensyirikkan Allah; bukan boleh diterima lagi malah dosa yang tak dapat di ampun yang kita dapat.

Solat TETAP Tiang, namun sebelum nak pacak tiang, kena pastikan BASE nya kukuh, perlu PILING ke tak, rata tanah, buat base konkrit tak, etc. Base tak kukuh, kena kukuhkan BASE dulu kalau tak TIANG senget atau mudah TUMBANG.

BASE itulah Mentauhidkan atau Mengesakan Allah.
Kalimah Syahadah adalah Kalimah Tauhid.

WE are talking about PRIORITY here :

Apa Allah nak dari kita?

1) Mengenal dan MengESAkan DIA semata-mata.
2) Membaca dan memahami Al Quran.
3) Menjadi hamba abdi kepada DIA. Taat perintah.
4) Mengikhlaskan ketaatan kepada DIA.
5) Bersegera MINTA AMPUN kepada DIA.
6) Bertaubat kepada DIA.
7) Bertasbih pada DIA.
8) Memuji-muji HANYA DIA, mengagung dan membesarkan DIA.
9) Berzikir atau mengingat DIA.
10) Menerima Ujian dari DIA dengan redha.
11) Bersabar terhadap Ujian dari DIA.
12) Mengadu hanya kepada DIA
13) Minta Tolong dengan hanya DIA.
14) Berdoa kepada hanya DIA.
15) Bertawakkal pada DIA.
16) Mengharap Rahmat DIA.
17) Ingat Nikmat dari DIA dan Bersyukur pada DIA.
18) Bertaqwa kepada DIA.
19) Mencari dan mempelajari ILMU.
20) Bertafakkur dan Berfikir kejadian Alam yang DIA buat.
Ni kepada manusia:
21) Menginfaqkan sebahagian rezeki dan harta kepada yang memerlukan.
22) Memberi Peringatan.
23) Memelihara Silaturrahim.
24) Berbuat Baik kepada Ibu Bapa.
25) Berbuat baik kepada Jiran Tetangga.

Mari kita lalu kan turutan ini :

Apa Allah nak dari kita?

Mengenal dan mengESAkan DIA.
Macammana cara atau jalan?  Cari bimbingan atau Pedoman atau Imam kita iaitu Membaca dan memahami Al Quran,  Kalam Allah.

Selepas dah tahu, maka sembah dan beribadah lah pada DIA,  taat perintah dan tinggal larangan DIA (di sini lah baru sampai keutamaan Solat, Zakat, Puasa Ramadan dan Haji jika mampu (ini semua MINIMUM) banyak lagi kewajiban lain dan meninggalkan larangannya Arak, Judi, Zina, Riba dan lain2). Dan Sentiasa IKHLASKAN ketaatan kepada DIA semata-mata.

Kekadang pasti terjerumus dosa, sedar je,
Segera minta AMPUN dan kemudian BERTAUBAT untuk tidak mengulangi dosa.
Sudah bersih diri dengan Taubat, Beramal lah dengan Bertasbih MENSUCIKAN DIA dari sesuatu yang kita persekutukan,  pagi petang, malam, siang dan PUJI LAH DIA yang Maha Pemurah dan Penyayang- Pemberi Segala nya kepada kita, Agungkan DIA,  BESARKAN DIA dengan sentiasa mengutamakan DIA dulu dari segala sesuatu yang lain. Sentiasa dan seboleh-boleh menyebut-nyebut Nama DIA, dan berzikir atau Ingat akan DIA selalu, yang kita telah utamakan.

Semasa beramal dan melalui pekerjaan tuntutan hidup, mencari nafkah, pasti banyak masalah mendatang - SEDAR sentiasa, itu dari DIA sebagai UJIAN, maka BERSABARlah terhadap masalah itu, kalau rasa tak tahan sangat MENGADULAH pada hanya DIA jugak dan kemudian minta lah PERTOLONGAN DIA selalu untuk selesai masalah kita, dengan BERDOA kepada hanya DIA semata - mata. Sudah berdoa dan SAMBIL Berusaha dan Berikhtiar, SERAH DIRI (surrender, angkat tangan) atau BERTAWAKKALAH pada hanya DIA dan sentiasa mengharapkan RAHMAT (kasih sayang) dari DIA. Bila sudah dapat Rahmat Allah, berupa jalan keluar dari masalah, atau rezeki bertambah, bila hati dah tenang dan gembira , INGAT itu NIKMAT dari DIA maka BERSYUKURLAH.

Teruskan kehidupan dengan beribadah dan menjadi hamba abdi kepada DIA dengan pakaian TAQWA, yang merangkumi segala-gala yang di sebutkan tadi. Di samping itu, sentiasa lah suka kepada Ilmu, pelajari ilmu baru setiap hari dan PERHATIKAN dan Fikirkan tentang ciptaan DIA
dan lihat tanda - tanda KEBESARAN dan KEHEBATAN DIA.

Bila pandang pada manusia lain yang susah, terutama anak yatim pula,  sedarlah pada rezeki kita yang lebih dari keperluan, ada hak mereka yang perlu kita INFAQ kan kepada mereka. Ini ciri taqwa terpenting.  Kemudian,  bila berurusan dengan manusia,  jika kita sudah sedar dan rasa KEBENENARAN perlu di jelas kan, maka sampaikan lah peringatan TERUTAMA AYAT-AYAT ALLAH kepada mereka. Dan, sangat lah tidak boleh MEMUTUSKAN SILATURRAHIM sesama manusia. Kena selalu panjang kan dan pelihara hubungan baik sesama manusia. Bila lihat IBU BAPA kita, sedarlah tanggung jawab kita besar untuk sentiasa menghormati, menyayangi, mendoakan mereka di ampuni dan Menginfaq kan sebahagian rezeki kita kepada mereka. Balik rumah, keliling rumah kita ada jiran Tetangga yang lagi perlu kita berbuat baik dan hormat hak-hak mereka.

=======

Al-Kahf :57 - Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.

=======
Akhir kata, sesuatu yang mesti saya sebutkan di sini agar saya dan pembaca mendapat KEBENARAN yang lebih.

Sesungguhnya perkataan 'Apa yang Allah nak dari kita' adalah hanya pemudah cara berbahasa NAMUN jika di jawab pertanyaan itu, secara MUTLAK nya adalah ALLAH tidak perlukan APA-APA dari kita LANGSUNG.

Itu HAKIKATNYA dan itulah KEBENARANNYA kerana Dia Kaya yang tidak memerlukan apa-apa pun dari sesiapapun.

Segala yang kita buat iaitu menjadi ABDI kepada DIA dengan Mematuhi Arahan-arahanNya hanyalah untuk MANFAAT dan KEBAIKAN diri kita sendiri SEMATA-MATA dan tidak Menambah Sebesar Zarah pun kebesaran Allah.

Apa yang kita buat hanyalah untuk diri kita sendiri. Buat baik berdasarkan Apa Allah suruh, kita enjoy banyak nikmat. Buat jahat berdasarkan apa Allah larang, kita akan dapat mudharat sebab kita menganiaya atau zalim kepada diri sendiri.

Allah itu Kaya tak perlu sembahan manusia dan Adil.

===========
End.

Allah Al-Ghaniy.
======

Tiada ulasan:

Catat Ulasan