Navigate

Carian

Isnin, 3 Februari 2014

Menafkahkan (Infaq)

Menafkahkan (INFAQ) 
================== 
(Date written : 02 Nov 2013 )

Sekurang-kurangnya di sebut Allah dalam Al Quran sebanyak 49 kali. 

Kaitan dengan rezeki 

Al-Fajr :15 - Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: "Tuhanku telah memuliakanku". 

Al-Fajr :16 - Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: "Tuhanku menghinakanku". 

Al-Fajr :17 - Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim, 

Al-Fajr :18 - dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin, 

Al-Fajr :19 - dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil),

Al-Fajr :20 - dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan. 

===== 

Berinfaq adalah Ciri terpenting Taqwa 

Al-Baqarah :2 - Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (MUTTAQIN), 

Al-Baqarah : 3 - (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan solat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka (RAZAQNAHUM YUNFIQUN). 

'Āli `Imrān :133 - Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa (MUTTAQIN), 

'Āli `Imrān :134 - (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya, usahanya, tenaganya, ilmunya) (YUNFIQUN), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang menelan 
kemarahannya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. 

====== 

Susunan Keutamaan dalam Memberi Infaq 

Al-Baqarah :215 - Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. 

===== 

Bahagian mana dari Rezeki kepada kita yang kena kita Nafkahkan ? 

Al-Baqarah :219 - Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,

======= 

Ganjaran Allah kepada orang selalu berinfaq : 

Al-Baqarah :245 - Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. 

Al-Baqarah :261 - Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. 

Saba' :39 - Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki
Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan (ANFAQTUM), maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. 

Ganjaran bisnes yang tidak rugi: 

Fāţir :29 - Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan solat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, 

At-Taghābun :16 - Maka bertaqwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah (ANFIQU) nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

At-Taghābun :17 - Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan balasannya kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. 

====== 

Orang selalu Berinfaq berhasil mendapat 'Tiada Khawatir dan Tidak Bersedih Hati'. 

Al-Baqarah :262 - Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 

Al-Baqarah :274 - Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

====== 

Pemberian mestilah dari hasil usaha yang baik2 sahaja - contoh binatang ternak yang paling bagus sifatnya, buah buahan yang terbaik (tidak busuk, etc). 

Al-Baqarah :267 - Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. 

====== 

Orang special yang kena dicari pasal mereka tidak meminta : 

Al-Baqarah :273 - (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya 
karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui. 

===== 

Tak sempurna kebaikan diri jika tidak menafkahkan sebahagian rezeki : 

'Āli `Imrān :92 - Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. 

====== 

Berinfaq adalah ciri orang beriman : 

Al-'Anfāl :2 - Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

Al-'Anfāl : 3 - (yaitu) orang-orang yang mendirikan solat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. 

======= 

Balasan Buruk jika tidak Berinfaq 

Allah murka jika ada Emas dan Perak yang di simpan tetapi tidak di Infaq kan : 

At-Tawbah :34 - Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, 

At-Tawbah :35 - pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung 
mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu". 

Kedekut di balas dengan Allah Kedekut pada diri kita: 

Muĥammad:38 - Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) (TUNFIQU) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini. 

===== 

Nafkah adalah jalan mendekati diri kepada Allah dan jalan mendapat Rahmat Allah : 

At-Tawbah :99 - Di antara orang-orang Arab (Badwi/Kampung) itu ada orang yang beriman 
kepada Allah dan hari kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) itu, sebagai jalan untuk mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesungguhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mendekatkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukan mereka kedalam rahmat Nya; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 

====== 

Berinfaq adalah satu ciri Ulul Albab (orang dijanjikan syurga 'Adn) : 

Ar-Ra`d :22 - Dan orang-orang yang sabar karena mencari keredhaanTuhannya, mendirikan solat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka (ANFAQU MIMMA RAZAQNAHUM), secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), 

=====

Berinfaq adalah Seruan atau Suruhan Allah kepada orang Beriman : 

'Ibrāhīm : 31 - Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: "Hendaklah mereka mendirikan solat, menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan. 

===== 

Berinfaq adalah ciri orang Mukhbitin : 

Al-Ĥaj :34 - Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah) ( MUKHBITIN), 

Al-Ĥaj :35 - (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gementarlah hati mereka 
(WAJILAT QULUBUHUM), orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka (RAZAQNAHUM YUNFIQUN). 

====== 

Lain2 seruan Allah supaya berinfaq : 

Al-Ĥadīd :10 - Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. 

Sekadar yang mampu : 

Aţ-Ţalāq :7 - Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah (LIYUNFIQ) menurut 
kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. 

====== 

Rapatnya hubungan Taqwa dengan Menafkahkan (Berinfaq) : 

Al-Layl :17 - Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling taqwa (AL ATQA) dari neraka itu, 

Al-Layl :18 - yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, 

Al-Layl :19 - padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, 

Al-Layl :20 - tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keredhaan Tuhannya yang Maha Tinggi.

Al-Layl :21 - Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan. 

====== 

Senarai Rumah Anak Yatim di Malaysia : 

http://m.facebook.com/notes/rumah-anak-yatim-di-malaysia/senarai-penuh-rumah-anak-yatim-mengikut-negeri/480552718473

Tiada ulasan:

Catat Ulasan